
Bola.net - Leipzig menelan kekalahan telak 1-4 dari Como pada matchday pertama fase liga Liga Champions 2026-27. David Raum dan Willi Orban mengakui timnya tampil jauh di bawah standar dalam laga di Stadio Giuseppe Sinigaglia.
Como tampil luar biasa dalam debut mereka di kompetisi Eropa setelah menunggu 119 tahun. Martin Baturina dan Tasos Douvikas membawa tuan rumah unggul pada babak pertama sebelum Assane Diao dan Maximo Perrone memastikan kemenangan besar.
Andrija Maksimovic memang sempat mencetak gol balasan untuk Leipzig. Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan yang sepenuhnya berada dalam kendali Como.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Raum Akui Leipzig Tampil Buruk
Raum tidak berusaha menyembunyikan kekecewaannya setelah peluit panjang. Kapten Leipzig itu menilai performa timnya sangat buruk, terutama pada babak pertama.
"Rasanya sangat buruk, kami benar-benar dihajar hari ini. Babak pertama sangat buruk. Babak kedua mungkin sedikit lebih baik," ujar Raum.
Bek kiri berusia 28 tahun itu juga menilai Leipzig gagal bermain berani ketika menguasai bola. "Secara keseluruhan, ini bukan penampilan yang bagus dari kami. Kami harus belajar dari ini," katanya.
Orban: Rencana Permainan Tidak Berjalan
Orban turut mengakui bahwa Leipzig tidak mampu menjalankan rencana permainan yang telah disiapkan. Bek tengah berusia 33 tahun itu melihat Como berhasil mengendalikan pertandingan sejak awal.
"Kami memiliki rencana permainan yang cukup baik, tetapi dengan cepat terlihat bahwa kami tidak mampu mengendalikan permainan Como. Pertandingan ini sangat menyakitkan hari ini," ujar Orban.
Orban juga memberikan apresiasi kepada permainan Como yang mampu mengambil keputusan tepat ketika menguasai bola. "Como menunjukkan kepada kami bagaimana bermain aktif dengan bola, membuat keputusan dengan bola, dan memberikan umpan-umpan bagus di sepertiga akhir," katanya.
Leipzig Harus Segera Bangkit
Kekalahan tersebut membuat Leipzig memiliki pekerjaan besar untuk memperbaiki permainan sebelum pertandingan berikutnya. Raum menilai tim perlu segera bersatu kembali setelah kegagalan menjalankan rencana di Italia.
"Kami sebenarnya memiliki rencana yang jelas. Namun, kami tidak cukup berani atau cerdas dengan bola lagi. Kami memiliki kesempatan untuk bermain, tetapi tidak cukup tajam dan hari ini benar-benar tidak ada yang cukup," ujar Raum.
Leipzig akan menghadapi PSV Eindhoven pada matchday kedua Liga Champions di Red Bull Arena pada 13 Oktober. Sementara itu, Como akan melanjutkan perjalanan Eropa dengan bertandang ke markas Feyenoord sehari setelahnya.
Sumber: GOAL
Klasemen
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 11 September 2026 14:33Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:24Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:19Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:15Fabregas Batasi Euforia Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:11Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 11 September 2026 14:33Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:24Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:19Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:15Fabregas Batasi Euforia Como
-
Liga Champions 11 September 2026 14:11Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
-
Liga Champions 11 September 2026 14:06Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
BERITA LAINNYA
-
champions 11 September 2026 14:33Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
-
champions 11 September 2026 14:24Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
-
champions 11 September 2026 14:19Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
-
champions 11 September 2026 14:15Fabregas Batasi Euforia Como
-
champions 11 September 2026 14:06Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
-
champions 11 September 2026 14:02Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
SOROT
-
Liputan6 11 September 2026 14:45Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri
-
Liputan6 11 September 2026 14:37Pramono Dalami Usulan Kartu Transportasi Gratis untuk Pelajar
-
Liputan6 11 September 2026 14:22Keluarga Mahasiswi Tewas Dicekoki Narkoba Minta Proses Hukum Transparan
-
Liputan6 11 September 2026 13:512 Terduga Pelaku Penembakan ASN Jayawijaya Sudah Lama Diburu Polisi
-
Liputan6 11 September 2026 13:15BMKG Lampung Sebut Gelombang Capai 4 Meter Sebelum 5 Jurnalis Hilang Kontak
-
Liputan6 11 September 2026 12:33Identitas 2 Anggota KKB Penembak ASN di Jayawijaya
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446609/original/066893700_1765931612-Kapolri_Jenderal_Listyo_Sigit_Prabowo.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3560138/original/068350600_1630651083-20210903-Bus-Sekolah-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/849467/original/025285500_1428837125-Ilustrasi-pembunuhan-wanita-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345296/original/029953500_1789028707-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_15.20.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346058/original/024558600_1789107319-1001648009.jpg)

