Dilema Real Madrid: Mainkan Thiago Pitarch Lawan Manchester City Bisa Berujung Sanksi UEFA?

Dilema Real Madrid: Mainkan Thiago Pitarch Lawan Manchester City Bisa Berujung Sanksi UEFA?
Starting XI Real Madrid saat melawan Real Sociedad di lanjutan La Liga Spanyol, 15 Februari 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid menghadapi dilema menjelang leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City. Absennya Jude Bellingham akibat cedera membuat Alvaro Arbeloa pusing memikirkan pengaturan lini tengah.

Kondisi ini membuka peluang bagi wonderkid jebolan La Fabrica, Thiago Pitarch, tampil sebagai starter. Namun, kehadiran gelandang 18 tahun itu menimbulkan risiko hukum serius.

Pitarch bisa terkena larangan bermain di level junior jika diturunkan, karena aturan ketat UEFA membatasi status pemain antara tim senior dan tim muda.

Manajemen El Real kini harus menimbang cermat antara kebutuhan tim utama atau masa depan sang pemain. Publik pun menyoroti keputusan berani yang akan diambil Arbeloa di pinggir lapangan.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Aturan Ketat UEFA Mengintai Pitarch

Menurut regulasi UEFA, pemain yang tampil di Liga Champions melebihi batas tertentu tidak boleh kembali ke kompetisi junior. Saat ini, Pitarch berada di ambang batas tersebut.

Jika ia bermain melawan Manchester City, secara otomatis ia menjadi anggota tetap skuad senior, sehingga kehilangan kelayakan tampil di UEFA Youth League. Regulasi UEFA menyatakan, pemain yang tampil dalam tiga pertandingan Liga Champions atau lebih tidak bisa bermain di Youth League. Pitarch sudah tampil dua kali sebelumnya saat Madrid mengalahkan Benfica di babak play-off.

Kondisi ini tentu merugikan tim muda Madrid yang sedang berjuang di kompetisi junior. Namun, kebutuhan tim senior yang pincang tampaknya menjadi prioritas utama klub saat ini.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 15 Maret 2026
Real Madrid Real Madrid
03:00 WIB
Elche Elche

Pengganti Bellingham yang Menjanjikan

Absennya Bellingham memaksa Arbeloa mencari kreator permainan untuk menemani Fede Valverde dan Arda Guler. Pitarch dinilai tepat karena performanya memukau dalam kemenangan Madrid atas Celta Vigo.

Kemampuannya mengatur ritme permainan membuat Arbeloa terkesan dan memberinya kepercayaan lebih. Meski usianya masih belia, Pitarch kini dianggap sebagai bagian tetap skema tim utama.

Kembalinya Eduardo Camavinga dari cedera gigi memang memberi opsi tambahan, namun fleksibilitas Pitarch memberi dimensi serangan berbeda jika dibutuhkan untuk menembus pertahanan rapat City.

Fokus Total Raih Kemenangan

Meski terancam sanksi di level junior, Pitarch dilaporkan tetap fokus pada kontribusi maksimal bagi tim senior. Ambisinya membantu Madrid meraih hasil positif di panggung tertinggi Eropa menjadi motivasi utama. Ia sadar, kesempatan bermain melawan tim sekelas Manchester City jarang datang bagi pemain muda.

Klub pun tampak siap merelakan kehadiran Pitarch di Youth League demi kepentingan yang lebih besar. Dengan absennya Kylian Mbappe dan Bellingham, setiap keputusan pemain menjadi krusial.

Madrid akan berjuang habis-habisan untuk membawa modal kemenangan sebelum bertandang ke Etihad Stadium pekan depan. Kehadiran Pitarch bisa menjadi kartu as tak terduga dalam rencana taktis Arbeloa.