
Bola.net - Perang antara 12 klub raksasa Eropa dan UEFA, bekerja sama dengan FIFA, sedang ramai dibicarakan belakangan ini. Momen yang panas ini disebabkan oleh wacana digelarnya European Super League dalam waktu dekat.
Meski belum mendapatkan tanggal pasti, namun Florentino Perez selaku penggagas sekaligus presiden Real Madrid berharap ESL bisa digelar mulai bulan Agustus mendatang. Kehadiran ESL membuat UEFA kebakaran jenggot.
Mereka pun mewanti-wanti 12 klub yang terlibat dengan ancaman hukuman berat. Di antaranya larangan bermain di ajang domestik dan kompetisi Eropa buat klub, serta larangan buat para pemain dari 12 klub tersebut untuk ikut pentas internasional bersama negaranya masing-masing.
ESL sendiri sedang tersudut. Hampir sebagian besar penikmat sepak bola di Eropa menentang keras kehadiran kompetisi ini. Meskipun demikian, 12 klub pendiri tetap berpegang teguh pada sikapnya mendukung digelarnya ESL.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Meminta UEFA dan FIFA Kooperatif
Baru-baru ini, ESL membuat langkah dengan mengirimkan surat kepada UEFA dan FIFA. Surat tersebut berisikan permintaan dari pihak ESL agar dua induk organisasi sepak bola dunia tersebut bersedia bersikap kooperatif.
Mereka berharap klub-klub yang berpartisipasi di ESL dibolehkan mengikuti kompetisi domestik dan internasional. Tidak seperti ancaman yang mereka keluarkan beberapa waktu lalu.
"Kami khawatir bahwa FIFA dan UEFA menanggapi surat undangan ini dengan usaha melakukan hukuman untuk mengeluarkan klub atau atau pemain yang berpartisipasi di kompetisinya masing-masing," buka surat dari ESL, seperti yang dikutip dari Mirror.
"Kami berharap tanggapan anda terhadap surat ini tidak seperti itu dan bahwa, seperti kami, organisasi anda akan menyadari manfaat langsung dari kompetisi yang dibentuk oleh SLCo."
"Kami juga meminta kerja sama dan dukungan anda tentang bagaimana kompetisi dapat dibawa ke dalam ekosistem sepak bola dan bekerja bersama kami untuk mencapai tujuan itu."
Sudah Mengambil Tindakan Hukum
Kalaupun UEFA masih bersikeras untuk memberikan hukuman, ESL sudah siap menempuh jalur hukum guna membela hak-haknya. Tindakan hukum itu sendiri diambil agar klub-klub yang berkaitan bisa mendapatkan perlindungan dari ancaman UEFA dan FIFA.
"Pernyataan formal anda, bagaimanapun juga, memaksa kami untuk mengambil langkah perlindungan guna mengamankan diri kami sendiri dari reaksi yang merugikan, yang tidak hanya akan membahayakan komitmen pendanaan hibah tetapi, secara signifikan, melanggar hukum."
"Untuk alasan ini, SLCo telah mengajukan mosi ke pengadilan terkait untuk memastikan pembentukan dan pengoperasian kompetisi yang mulus sesuai dengan ketentuan hukum," tutup surat pernyataan tersebut.
(Mirror)
Baca Juga:
- Opini: Dilema European Super League Buat Fans - Tetap Dukung Klub Idola atau Berpaling?
- European Super League: Beberapa Pertanyaan yang Belum Terjawab Soal Polemik Ini
- Analisis: Jangan Keburu Marah, Yuk Pahami Super League Sepenuhnya
- Presiden UEFA Soal European Super League: Andrea Agnelli yang Paling Mengecewakan!
- Haruskah European Super League Digelar? Ini Kata Presiden Real Madrid
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 01:18Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 22:29FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:40Ketua Komisi III DPR ke Jampidsus Kuntadi: Tuntaskan Kasus Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 09:30Ratusan Personel Kawal Demo di Gambir dan DPR Hari Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:43Kejagung Keluarkan Sprindik TPPU, Febrie Dipanggil soal Emas 74 Kg
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:15Direktur FBI Temui Prabowo, Bawa Artefak Indonesia yang Diselundupkan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6218706/original/020422100_1779096025-Kepala_Badan_Pemulihan_Aset__BPA__Kejaksaan__Kuntadi-18_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571485/original/060468600_1777626565-21378.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292890/original/041047500_1783663722-jam5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293391/original/038831400_1783699399-pol5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304768/original/016406100_1784770063-IMG-20260723-WA0009.jpg)
