
Bola.net - Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan atas Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Los Blancos menang 3-0 berkat hat-trick Federico Valverde di Santiago Bernabeu.
Hasil ini memberi keuntungan besar bagi Real Madrid sebelum menjalani leg kedua. Selain itu, performa Valverde menghadirkan cerita kebangkitan setelah sepanjang musim menghadapi banyak kritik. Ia seolah terlahir kembali.
Gelandang Uruguay tersebut mencetak tiga gol dalam rentang 22 menit pada babak pertama. Real Madrid bahkan berpeluang menambah gol, tetapi penalti Vinicius Junior pada menit ke-58 gagal berbuah gol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Hat-trick Cepat Federico Valverde

Gol pertama Federico Valverde lahir pada menit ke-20 melalui akselerasi tajam yang membuatnya lebih cepat mencapai bola dibanding para pemain bertahan. Penyelesaian akhirnya membawa Real Madrid unggul dan membuka jalannya pertandingan.
Tujuh menit kemudian, Valverde kembali mencetak gol lewat pergerakan tanpa bola yang cerdas di dalam kotak penalti. Ia menuntaskan peluang dengan kaki lemah layaknya seorang penyerang oportunis.
Gol ketiga menjadi momen yang menegaskan kualitasnya pada menit ke-42. Sentuhan flick melewati bek lawan diikuti voli keras yang bersarang ke gawang Manchester City.
Alvaro Arbeloa memberikan pujian tinggi setelah pertandingan. “Fede Valverde adalah Juanito abad ke-21. Segala hal yang seharusnya dimiliki pemain Real Madrid ada pada Valverde.”
Dominasi Lengkap di Lapangan

Penampilan Valverde tidak hanya diukur dari tiga gol yang ia cetak. Gelandang berusia 27 tahun tersebut juga menghadirkan kontribusi besar dalam fase bertahan maupun transisi permainan.
Ia mencatat empat tekel, satu intersep, dan empat sapuan sepanjang pertandingan. Valverde juga memenangkan 11 duel serta melakukan empat dribel yang membantu Real Madrid mempertahankan kontrol permainan.
Kerja defensifnya terlihat saat membantu Trent Alexander-Arnold menghadapi Jeremy Doku di sisi kanan. Setelah itu, ia segera kembali ke tengah lapangan untuk menekan Bernardo Silva dan Rodri.
Pergerakannya juga membuat Nico O'Reilly tertahan di posisi bek kiri sehingga tidak bisa membantu Manchester City menguasai lini tengah. Peran box-to-box yang dijalankannya menghadirkan keseimbangan bagi permainan Real Madrid.
Jika hat-trick tersebut diabaikan sekalipun, Valverde tetap tampil sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan. Namun, ketika tiga gol itu ikut dihitung, penampilan tersebut berubah menjadi salah satu performa paling mengesankan dalam era modern Liga Champions.
Sumber: Managing Madrid
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 23:57Alasan Banyak Pemain Memakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 23:03Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 23:57Alasan Banyak Pemain Memakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 23:03Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 23:00Tempat Menonton Portugal vs Kongo di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
-
Piala Dunia 17 Juni 2026 22:41Link Streaming Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama, 18 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 00:59Cerita Pilu Wanita di Bandung, Diduga Disekap-Dianiaya Pacar 3 Tahun
-
Liputan6 17 Juni 2026 23:22Kronologi Wedding Organizer Tipu Ratusan Calon Pengantin di Bandung
-
Liputan6 17 Juni 2026 23:00Tempat Menonton Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026
-
Liputan6 17 Juni 2026 22:27Praktik Rangkap Jabatan Digugat Lagi, Kini di PN Jaktim
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258865/original/087287100_1781420051-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2320245/original/076392300_1533533412-1533533412367325a1f9c9196ede-1512021137-30ae43ad1aa0a416699051b73a3dfcf6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8064710/original/039868400_1780909336-Calon_pengantin_diduga_menjadi_korban_penipuan_WO.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261496/original/069553800_1781712604-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_22.44.16.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259001/original/056000700_1781433120-AP26160613675480.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261477/original/016547900_1781709802-WhatsApp_Image_2026-06-17_at_18.04.02.jpeg)
