Final Liga Champions: Pedenya Mikel Arteta

Final Liga Champions: Pedenya Mikel Arteta
Manajer Arsenal Mikel Arteta memegang trofi juara Premier League setelah laga Liga Inggris antara Crystal Palace vs Arsenal di London, 24 Mei 2026 (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Arsenal bersiap menghadapi final Liga Champions melawan PSG di Budapest, Sabtu (30/5/2026) besok malam WIB. Di tengah tekanan laga terbesar musim ini, Mikel Arteta tampil percaya diri dan menyebut timnya punya peluang nyata untuk meraih gelar Eropa pertama dalam sejarah klub.

Optimisme itu tidak datang tiba-tiba. Arsenal baru saja mengakhiri penantian panjang 22 tahun tanpa gelar Premier League, sebuah pencapaian yang mengubah suasana tim secara signifikan. Kemenangan domestik itu, yang memastikan gelar liga pertama sejak 2004, jadi dorongan moral besar menjelang laga di Eropa.

Meski PSG datang sebagai juara bertahan dan dihuni banyak pemain bintang, Arteta menegaskan timnya tidak berada dalam posisi inferior.

Euforia juara liga kini perlahan bergeser menjadi ambisi baru. Bagi Arteta dan skuadnya, final Liga Champions ini bukan sekadar pertandingan, tapi kesempatan untuk mengubah musim luar biasa menjadi sejarah yang lebih besar.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Ambisi Arsenal Cetak Sejarah Baru

Ambisi Arsenal Cetak Sejarah Baru

Para pemain Arsenal merayakan gelar juara Premier League setelah pertandingan melawan Crystal Palace, Minggu (24/5/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Kemenangan di Premier League disebut membawa perubahan nyata di dalam skuad Arsenal. Arteta melihat para pemainnya kini lebih fokus, lebih tenang, dan datang dengan rasa lapar yang berbeda menjelang final di Budapest.

Laga melawan PSG dipandang sebagai panggung ideal untuk menguji level sebenarnya dari tim ini. Di ruang internal, Arsenal juga percaya diri bisa bermain tanpa beban, bahkan jika banyak pihak menjagokan lawan mereka.

“Kami punya kesempatan luar biasa untuk menulis sejarah baru di klub ini, dan kami percaya bisa melakukannya,” kata Mikel Arteta.

“Kami akan terbang ke Budapest pada hari Kamis dengan keyakinan penuh bahwa dalam beberapa hari ke depan kami bisa menjadi juara Eropa,” lanjutnya.

Penghargaan Manajer Terbaik dan Rasa Terima Kasih Arteta

Penghargaan Manajer Terbaik dan Rasa Terima Kasih Arteta

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Di tengah persiapan final, Arteta sempat menghadiri acara penghargaan tahunan Asosiasi Manajer Liga (LMA) di London, Selasa malam lalu. Ia dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Premier League musim ini, sebuah pengakuan atas perjalanan panjangnya bersama Arsenal.

Dalam pidatonya, Arteta menyinggung proses yang tidak selalu mulus sejak ia mengambil alih tim. Ia juga memberi apresiasi khusus kepada David Moyes, yang pertama kali membawanya ke sepak bola Inggris saat masih di Everton pada 2005.

“Terima kasih banyak atas penghargaan ini. Ini sebuah kehormatan besar,” ujar Arteta.

“Perjalanannya panjang. Kami sudah mencoba, pernah gagal beberapa kali, tapi akhirnya bisa menang dan itu membuat semuanya terasa sangat spesial,” tambahnya.

Peran Krusial Staf Kepelatihan Arsenal

Arteta juga menyoroti peran staf pelatih yang bekerja di balik layar sepanjang musim. Ia menyebut dukungan mereka sebagai bagian penting dari stabilitas tim, terutama di masa-masa penuh tekanan.

Menurutnya, kerja sama yang solid di ruang pelatih membuat dirinya bisa menjalani peran sebagai manajer dengan lebih tenang. Fondasi ini juga diyakini akan berpengaruh besar saat Arsenal menghadapi PSG di final.

“Mereka sangat membantu dan selalu mendukung saya,” kata Arteta.

“Mereka membuat saya menikmati pekerjaan ini dengan cara yang bahkan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya,” lanjutnya.

Final di Budapest pada akhirnya akan menjadi ujian terbesar Arsenal musim ini. Apakah momentum juara domestik bisa berlanjut ke panggung Eropa, semuanya akan terjawab di laga penentuan tersebut.