
Bola.net - PSG berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal pada final yang berlangsung di Budapest. Salah satu momen penting dalam pertandingan itu hadir melalui gol penalti Ousmane Dembele.
PSG sempat berada dalam posisi sulit sebelum Dembele menyamakan kedudukan dari titik putih. Eksekusi yang dilakukan penyerang asal Prancis tersebut langsung menarik perhatian karena menggunakan kaki kanan.
Pasalnya, Dembele dikenal sebagai pemain yang lebih dominan menggunakan kaki kiri. Keputusan itu ternyata bukan sesuatu yang baru dalam perjalanan kariernya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Alasan Dembele Memilih Kaki Kanan
GOAL PSG scores
— Suller_SA (@suller_sa_) May 30, 2026
Dembele launches In a Penalty to make it 1-1
GAME-ON #UCLfinal pic.twitter.com/aDgoS3CmCW
Kebiasaan Dembele menendang penalti dengan kaki kanan pertama kali diketahui saat masih membela Stade Rennais. Saat ditanya mengenai pilihan tersebut, ia memberikan jawaban singkat namun jelas.
Dembele merasa bisa menghasilkan tendangan yang lebih kuat menggunakan kaki kanannya. Faktor kekuatan itu menjadi alasan utama di balik pilihannya saat berada di depan gawang lawan.
Setelah bergabung dengan Barcelona pada 2017, Dembele kembali menjelaskan kemampuannya menggunakan kedua kaki. Ia mengatakan, "Saya ambidextrous. Saya lebih suka menggiring bola dengan kaki kiri, tetapi saya senang menembak dengan kaki kanan."
Kemampuan ambidextrous membuat seseorang dapat menggunakan sisi kanan dan kiri tubuh dengan tingkat kemampuan yang hampir setara. Kondisi tersebut tergolong langka dan dapat terbentuk secara alami maupun melalui latihan intensif.
Senjata yang Membuat Bek Sulit Menebak
Kemampuan menggunakan kedua kaki membuat Dembele menjadi pemain yang sangat sulit diprediksi. Ia bisa bergerak ke dalam dari sisi kiri atau menusuk dari sisi kanan dengan efektivitas yang sama.
Keunggulan itu memberi banyak pilihan saat menghadapi lawan satu lawan satu. Bek lawan kerap kesulitan membaca arah gerakan maupun keputusan akhir yang akan diambilnya.
Situasi serupa terlihat saat final Liga Champions. Dembele memperlihatkan gerakan yang mengarah pada tendangan kaki kiri sebelum melepaskan sepakan keras dengan kaki kanan yang gagal dihentikan David Raya.
Peluang Besar Raih Ballon d'Or Lagi
Kesuksesan PSG menjuarai Liga Champions kembali mengangkat posisi Dembele dalam persaingan Ballon d'Or 2026. Penampilannya sepanjang musim menjadi modal kuat untuk kembali meraih penghargaan individu paling prestisius tersebut.
Dembele mencatatkan 20 gol dan 11 assist dari 40 pertandingan musim ini. Statistik itu memperkuat perannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di Eropa.
Peluangnya masih akan dipengaruhi performa Timnas Prancis pada Piala Dunia 2026. Jika mampu tampil gemilang dan membawa negaranya meraih gelar, Dembele berpeluang besar mempertahankan status sebagai pemain terbaik dunia.
Bagi PSG, keberhasilan mempertahankan trofi Liga Champions menjadi bukti konsistensi tim di level tertinggi. Bagi Dembele, final tersebut kembali menunjukkan bahwa kemampuan menggunakan kedua kaki merupakan salah satu keunggulan terbesar dalam permainannya.
Sumber: Give Me Sport
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 31 Mei 2026 18:08Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
LATEST UPDATE
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:37Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
-
Liga Champions 31 Mei 2026 18:08Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:03Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:03Klasemen Pembalap Moto2 2026
BERITA LAINNYA
-
champions 31 Mei 2026 19:00Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
-
champions 31 Mei 2026 18:30Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
-
champions 31 Mei 2026 18:08Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
-
champions 31 Mei 2026 17:54Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
-
champions 31 Mei 2026 17:29Penegasan Status PSG Sebagai Kekuatan Utama Sepak Bola Eropa
SOROT
-
Liputan6 31 Mei 2026 16:40Ryamizard Meninggal, Mengenang Ucapan Prabowo: Old Soldier Never Die
-
Liputan6 31 Mei 2026 11:05Hari Lahir Pancasila 1 Juni: Sejarah, Tema dan Pelaksanaan Upacara
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...













:strip_icc()/kly-media-production/medias/2948813/original/039037600_1571911528-20191024-Sertijab_Menhan-Faizal_Fanani_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2948819/original/006189000_1571911531-20191024-Sertijab_Menhan-Faizal_Fanani_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2948820/original/062721000_1571911531-20191024-Sertijab_Menhan-Faizal_Fanani_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/7424403/original/067133000_1780201664-fans-arsenal-29e740.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382087/original/055220000_1760528668-Screenshot_2025-10-15_184230.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5238596/original/087393300_1748747549-000_48RG2XV.jpg)

