
Bola.net - - Jurgen Klopp dan Eusebio di Fransesco (EDF) akan bertemu di semifinal Liga Champions musim ini. Kali ini keduanya berstatus sebagai pelatih Liverpool dan AS Roma. Leg pertama akan dilangsungkan di Anfield, Rabu (25/4) besok.
Banyak pihak yang menilai kedua pelatih itu memiliki gaya bermain yang sama. Namun mengutip laman resmi liverpoolfc, Jurgen Klopp tidak mau banyak berkomentar soal perbandingan keduanya meskipun perjalanan karier mereka memang hampir sama.
"Kami berdua menggunakan kacamata dan memiliki cukuran yang buruk!" ujar Klopp berkelakar.
"Kami menyusuri jalan yang sama menuju klub besar. Dia mulai denga beberapa klub yang lebih kecil dan mendulang kesuksesan besar, itulah yang sebenarnya terjadi pada kami. Tetapi soal gaya bermain, saya tidak mau banyak bicara soal hal itu."
Dikatakannya, EDF adalah pelatih yang hebat dengan tim yang hebat pula. Klopp pun sudah menyadari sebelumnya bahwa duel mereka tidak akan berjalan dengan mudah. Dan perbandingan tersebut sama sekali tidak memudahkan apapun.
"Dia mencintai sepak bola, itu jelas. Dia memiliki tim sepak bola, membangun serangan dan organisasi yang bagus. Saya suka itu, semua pelatih menyukai itu," sambungnya.
"Ya, mungkin ada beberapa persamaan tetapi itu tidak membuat hidup lebih mudah bagi dia atau saya besok, itu hanya berarti akan menjadi lebih sulit dan saya sudah mengetahui itu sebelumnya."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 10:47CFD Naik Kelas jadi Wisata Baru Favorit WN Singapura dan Malaysia
-
Liputan6 5 Juni 2026 09:42Bocoran Said Iqbal soal Jabatan Barunya di Kabinet Prabowo
-
Liputan6 5 Juni 2026 09:35Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:22IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5667802/original/083407900_1778384639-IMG_1222.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4988446/original/089229300_1730529883-20241102_121958.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7810213/original/083594600_1780627029-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_09.25.42.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1817917/original/058473800_1514865745-20180102-IHSG-FF3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
