Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang

Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Starting XI Inter Milan saat melawan Arsenal di Liga Champions. (c) AP Photo/luca

Bola.net - Luis Henrique mengakui Inter Milan kalah efektif saat menghadapi Arsenal di Liga Champions. Bek sayap asal Brasil itu menilai perbedaan utama terletak pada ketajaman di depan gawang.

Inter Milan tumbang 1-3 dari Arsenal di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi hasil buruk ketiga beruntun Nerazzurri di kompetisi Eropa musim ini.

Petar Sucic sempat memberi harapan lewat gol indah di babak pertama. Namun, dua gol Gabriel Jesus dan satu gol Viktor Gyokeres memastikan kemenangan tim tamu.

Hasil tersebut membuat posisi Inter di klasemen fase liga terancam. Mereka kini harus meraih kemenangan pada laga terakhir demi menjaga peluang lolos otomatis.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 4 halaman

Arsenal Lebih Efektif di Depan Gawang

Arsenal Lebih Efektif di Depan Gawang

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus berebut bola dengan pemain Inter Milan, Francesco Acerbi, dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Henrique menilai permainan Inter sebenarnya berjalan cukup baik sepanjang pertandingan. Namun efektivitas di kotak penalti menjadi pembeda besar antara kedua tim.

Arsenal dinilai mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Sementara Inter kesulitan mengonversi kesempatan yang mereka ciptakan.

“Saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus, Arsenal adalah tim yang kuat,” ujar Luis Henrique kepada Inter TV.

“Mereka lebih kejam daripada kami di kotak penalti, dan itulah yang kami kurang, kami tidak mampu memaksakan tempo atau mencetak gol,” kata Henrique.

Pertandingan Selanjutnya
Serie A Serie A | 24 Januari 2026
Inter Milan Inter Milan
02:45 WIB
Pisa Pisa
2 dari 4 halaman

Henrique Bicara Posisi Bermain

Henrique Bicara Posisi Bermain

Selebrasi pemain Inter Milan, Petar Sucic usai mencetak gol ke gawang Arsenal di Liga Champions, 21 Januari 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Luis Henrique kembali dipercaya tampil sebagai starter karena absennya Denzel Dumfries. Ia mengaku mulai merasa lebih nyaman bermain di sisi lapangan.

Pemain asal Brasil itu menilai menit bermain sangat penting untuk meningkatkan performanya. Ia juga menegaskan siap menghadapi fase playoff bila diperlukan.

“Ya, saya merasa lebih percaya diri bermain di sana dan saya terus berkembang di setiap pertandingan,” ujar Henrique.

“Saya merasa kondisi fisik saya baik, semakin sering bermain maka semakin baik bagi saya, dan jika harus melalui playoff maka itu tidak masalah,” kata Henrique.

3 dari 4 halaman

Laga Penentuan Lawan Borussia Dortmund

Laga Penentuan Lawan Borussia Dortmund

Pemain Inter Milan, Francesco Pio Esposito dan Marcus Thuram tertunduk setelah Arsenal mencetak gol dalam pertandingan Liga Champions, Selasa (20/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Hasil kekalahan ini membuat posisi Inter di klasemen fase liga Liga Champions terancam serius. Mereka kini berada di peringkat kesembilan dengan 12 poin, terpaut satu poin dari zona lolos otomatis ke babak 16 besar.

Nerazzurri wajib meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Borussia Dortmund di Signal Iduna Park untuk menjaga peluang lolos otomatis. Hasil selain kemenangan hampir pasti akan memaksa mereka tampil di babak playoff.

Laga penentuan ini akan menjadi ujian berat bagi Inter untuk membuktikan mentalitas mereka. Tekanan besar berada di pundak pasukan Cristian Chivu untuk mengamankan tempat di babak 16 besar Liga Champions.

Sumber: Sempre Inter