
Bola.net - Inter Milan kalah di final Liga Champions 2022/2023. Nerazzurri menyerah 0-1 dari Manchester City dan gagal menjadi juara. Namun, mereka sepertinya kurang beruntung saja.
Dalam partai final yang digelar di Ataturk Olympick Stadium, Istanbul, Turki, Inter takluk 0-1 oleh gol tunggal Rodri menit 68. Man City berhasil meraih treble musim ini, sementara Inter gagal menambah koleksi gelarnya di kompetisi ini menjadi empat.
Meski kalah dalam hal kualitas skuad, Inter sebenarnya sanggup mengimbangi Man City. Inter juga menciptakan beberapa peluang, bahkan mencatatkan dua shots on target lebih banyak daripada sang wakil Inggris.
Kiper Inter, Andre Onana, mampu menepis tiga dari empat shots on target Man City. Satu tak kuasa dihentikannya sehingga bersarang di gawang Nerazzurri.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
4 Shots on Target vs 6 Shots on Target
Shots on target Manchester City vs Inter Milan (c) WhoScored
Di laga final ini, Man City cuma punya empat shots on target. Empat shots on target Man City tercatat atas nama Erling Haaland menit 26, Kevin De Bruyne menit 28, Rodri menit 67, dan Phil Foden menit 76.
Onana mampu menetralisir ancaman Haaland, De Bruyne, dan Foden. Hanya tembakan Rodri yang gagal dihalaunya.
Sementara itu, Inter mencatatkan enam shots on target melalui Lautaro Martinez menit 11 dan 57, Federico Dimarco menit 70, Romelu Lukaku menit 72 dan 87, serta Robin Gosens menit 90+5. Tak ada satu pun yang bersaranga di gawang Ederson.
Peluang Emas Ini ...
IL MANCHESTER CITY E' CAMPIONE D'EUROPA
— Fcinter1908 (@fcin1908it) June 10, 2023
L'Inter lotta ma non basta. Segna Rodri, poi clamorose palle gol per Dimarco (traversa) e Lukaku. Non basta il cuore nerazzurro ma grazie ragazzi, è stato un percorso meraviglioso! pic.twitter.com/8qmpxSL9hB
Inter sebenarnya memiliki satu peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat Dimarco. Akan tetapi, sundulannya mengenai rekannya, yakni Lukaku.
Lukaku, yang sebelumnya masuk menggantikan Edin Dzeko di menit 57, justru menjadi 'bek' Man City.
Inter tidak dinaungi keberuntungan. Itu adalah salah satu buktinya.
Apesnya Inter Milan

"Kami bermain hebat. Kami memiliki beberapa peluang bersih, tapi kami tidak beruntung," kata kiper Inter, Andre Onana, kepada Sky Sport.
"Jika Anda tak mencetak gol di level ini, Anda kalah. Saya bangga dengan apa yang sudah ditunjukkan oleh tim ini. Kami akan memainkan pertandingan-pertandingan ini lagi."
"Kami layak menang. Akan sulit melupakan kekecewaan ini," pungkasnya.
Sumber: WhoScored, Sky Sport
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Beda dengan Manchester City, Skuad Inter Milan Tidak Dibangun untuk Liga Champions
- Perolehan Gelar Liga Champions Guardiola Masih di Bawah Ancelotti
- Kalah di Final Liga Champions, Lautaro Merasa Inter Layak Mendapatkan Lebih
- Galeri Foto: Kekasih Erling Haaland di Perayaan Juara Liga Champions
- Guardiola: Yang Dirasakan Inter, Kami Merasakannya 2 Tahun Lalu
- Musim Perdana Haaland di Man City: Treble, Top Skor Premier League dan Liga Champions
- 3 Wakil Italia di 3 Final Kompetisi Eropa, Semuanya Kalah!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 5 Juni 2026 08:57Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:22IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:00Lahan Basah Silmy Karim dan Geng Imigrasi
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
