Jelang Juventus vs Man City: Pujian Thiago Motta pada Guardiola, dan Bianconeri yang Tak Mau Cari Alasan

Bola.net - Pelatih Juventus, Thiago Motta, memberikan tanggapan terkait persiapan timnya menghadapi Manchester City dalam lanjutan Liga Champions. Motta juga menanggapi situasi yang dihadapi oleh Manc City serta memuji capaian besar yang telah diraih Pep Guardiola bersama timnya.
Thiago Motta menegaskan bahwa saat menghadapi tim sekelas Manchester City, hal yang paling penting adalah fokus pada strategi tim. Dengan semangat untuk terus berkembang, Juventus bertekad untuk memberikan yang terbaik meskipun lawan mereka adalah salah satu tim terkuat di Eropa.
Sebelum laga, Motta mengungkapkan bahwa Juventus sudah mempersiapkan diri dengan baik. "Kami ingin tampil dengan fokus dan konsentrasi tinggi, berusaha mengembangkan diri sebagai tim," ujar Motta dalam konferensi pers.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Juventus Fokus pada Hal yang Bisa Dikendalikan

Motta menjelaskan bahwa dominasi permainan bukan hanya tentang penguasaan bola, melainkan tentang berbagai elemen yang harus dilakukan dengan baik.
"Kami tahu bahwa Manchester City memiliki pemain dengan kemampuan luar biasa, dan mereka akan menyerang dengan banyak pemain," ujarnya.
"Kami harus menutup celah antara garis dan menjaga intensitas, terutama dalam momen-momen kunci," tambahnya.
Motta juga mengakui bahwa Juventus adalah tim muda yang terus berkembang, dan memiliki potensi untuk memperbaiki segala aspek permainan.
"Kami sudah menunjukkan kepribadian kami di lapangan, dan itu adalah dasar untuk terus tumbuh sebagai tim," jelasnya.
Tidak Menghakimi Guardiola dan Manchester City

Terkait dengan situasi Manchester City yang belakangan ini belum tampil maksimal, Motta memilih untuk tidak menghakimi tim asuhan Pep Guardiola.
"Saya tidak bisa menilai apa yang terjadi di tim lain. Saya hanya mengagumi apa yang telah mereka capai dalam beberapa tahun terakhir," kata Motta.
"Dia (Guardiola) telah memenangkan segalanya secara konsisten, dan itu adalah hal yang paling sulit dilakukan dalam sepak bola," tambah Motta.
"Saya tidak akan menambahkan lebih banyak pujian pada pelatih yang sudah sangat kuat seperti dia," tutup Motta.
Cedera Pemain Bukan Alasan Juventus
Motta mengakui bahwa Juventus masih menghadapi tantangan dalam beberapa pertandingan terakhir, meskipun timnya tetap tak terkalahkan di Serie A.
"Kami tidak pernah menggunakan cedera sebagai alasan, dan kami terus mencoba untuk meningkatkan permainan kami," ungkap Motta.
Meskipun beberapa pemain kunci absen, Motta tetap yakin dengan potensi timnya. "Kami terus menghadapi setiap situasi dengan cara yang benar, berusaha bermain lebih baik dari lawan," ujarnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 15 Mei 2026 23:24Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 Mei 2026 23:59Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Mei 2026 04:42Aston Villa vs Liverpool: Ollie Watkins Menggila, The Reds Merana
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Wesley Sneijder Prediksi Arsenal Akan Bernasib Seperti Inter Milan di Final Liga Champions Melawan PSG
PSG Siapkan Strategi Khusus Redam 'Haram Ball' Arsenal di Final Liga Champions
Terlalu Disiplin! Cristiano Ronaldo Minta Latihan Ekstra Hanya Gara-gara Segelas Sampanye
Legenda Liverpool Jagokan PSG Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5987209/original/056935200_1778881322-ollie_watkins_lawan_liverpool.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
