
Bola.net - Juventus kalah 1-3 melawan Barcelona di final Liga Champions 2014/15. Mantan kapten Juventus Gianluca Vialli menilai kekalahan itu tak bisa dhindari.
Menurut Vialli, Juve sudah mengerahkan semua kemampuan terbaiknya di Berlin. Namun, Barca lah yang terlalu kuat.
"Juve sudah maksimal. Hanya sayang, mereka gagal mendapatkan hasil yang diinginkan. Lawannya terlalu kuat," kata Vialli seperti dikutip TuttoJuve.
"Juve tak boleh larut dalam kekecawaan. Mereka harus mulai fokus untuk musim depan," imbuhnya.
Juve dan Barca bertarung memperebutkan treble di Berlin. Sang kampiun La Liga serta Copa del Rey yang keluar sebagai pemenang berkat gol-gol Ivan Rakitic, Luis Suarez dan Neymar. Juve, yang hanya bisa mencetak satu gol lewat Alvaro Morata, pun harus puas dengan Scudetto Serie A dan trofi Coppa Italia. [initial]
(tj/gia)
Menurut Vialli, Juve sudah mengerahkan semua kemampuan terbaiknya di Berlin. Namun, Barca lah yang terlalu kuat.
"Juve sudah maksimal. Hanya sayang, mereka gagal mendapatkan hasil yang diinginkan. Lawannya terlalu kuat," kata Vialli seperti dikutip TuttoJuve.
"Juve tak boleh larut dalam kekecawaan. Mereka harus mulai fokus untuk musim depan," imbuhnya.
Juve dan Barca bertarung memperebutkan treble di Berlin. Sang kampiun La Liga serta Copa del Rey yang keluar sebagai pemenang berkat gol-gol Ivan Rakitic, Luis Suarez dan Neymar. Juve, yang hanya bisa mencetak satu gol lewat Alvaro Morata, pun harus puas dengan Scudetto Serie A dan trofi Coppa Italia. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
