
Bola.net - Oleh pelatih Joachim Loew, Bastian Schweinsteiger disebut sebagai otak permainan tim nasional Jerman. Ucapan Loew itu terbukti dengan penampilan impresif sang midfield motor Bayern Munich dalam final Piala Dunia 2014 melawan Argentina.
Meski identik dengan cedera sepanjang musim 2013/14, Schweinsteiger menolak menyerah hingga akhirnya bisa fit tepat waktu untuk terbang ke Brasil. Ya, Loew tak mungkin meninggalkannya begitu saja.
Schweinsteiger baru tampil sebagai pemain pengganti di laga kedua Jerman, melawan Ghana. Setelah itu, dia mendapatkan kembali tempatnya di lini tengah. Kehebatannya terlihat di partai pemungkas kontra Argentina.
Schweinsteiger menampilkan permainan layaknya seorang jenderal lapangan tengah sejati. Total 105 operan dia bukukan dalam laga tersebut. Berkat penampilan solid, penuh energi dan tak kenal lelahnya, Jerman sukses membuat Argentina tak berdaya sebelum akhirnya menang 1-0 lewat gol pemain pengganti Mario Gotze di waktu ekstra.
Dari situ, terlihat jelas betapa pentingnya keberadaan Schweinsteiger bagi Jerman. Dari situ, semakin tak terbantahkan pula peran vital seorang Schweinsteiger sebagai otak sekaligus motor permainan timnya dari lini kedua.
Pascamundurnya Philipp Lahm dari pentas internasional, Schweinsteiger bahkan dipercaya untuk menjadi kapten anyar Die Mannschaft. [initial]
(bola/gia)
Meski identik dengan cedera sepanjang musim 2013/14, Schweinsteiger menolak menyerah hingga akhirnya bisa fit tepat waktu untuk terbang ke Brasil. Ya, Loew tak mungkin meninggalkannya begitu saja.
Schweinsteiger baru tampil sebagai pemain pengganti di laga kedua Jerman, melawan Ghana. Setelah itu, dia mendapatkan kembali tempatnya di lini tengah. Kehebatannya terlihat di partai pemungkas kontra Argentina.
Schweinsteiger menampilkan permainan layaknya seorang jenderal lapangan tengah sejati. Total 105 operan dia bukukan dalam laga tersebut. Berkat penampilan solid, penuh energi dan tak kenal lelahnya, Jerman sukses membuat Argentina tak berdaya sebelum akhirnya menang 1-0 lewat gol pemain pengganti Mario Gotze di waktu ekstra.
Dari situ, terlihat jelas betapa pentingnya keberadaan Schweinsteiger bagi Jerman. Dari situ, semakin tak terbantahkan pula peran vital seorang Schweinsteiger sebagai otak sekaligus motor permainan timnya dari lini kedua.
Pascamundurnya Philipp Lahm dari pentas internasional, Schweinsteiger bahkan dipercaya untuk menjadi kapten anyar Die Mannschaft. [initial]
Klik Juga:
- Kandidat Ballon d'Or 2014: James Rodriguez
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Arjen Robben
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Sergio Ramos
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Paul Pogba
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Neymar
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Manuel Neuer
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Thomas Muller
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Lionel Messi
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Javier Mascherano
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Philipp Lahm
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Toni Kroos
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Andres Iniesta
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Zlatan Ibrahimovic
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Eden Hazard
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Mario Gotze
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Angel Di Maria
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Cristiano Ronaldo
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Thibaut Courtois
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Diego Costa
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Karim Benzema
- Kandidat Ballon d'Or 2014: Gareth Bale
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 3 Juni 2026 13:02Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Jalan Harry Kane Menuju Ballon dOr
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 12:08Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 11:45Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 12:01Kondisi Terkini Rumah Silmy Karim yang Disegel KPK
-
Liputan6 5 Juni 2026 11:10Draf RUU Polri: Usia Pensiun Kapolri Diusulkan Jadi 63 Tahun
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7818375/original/090959800_1780636835-IMG_2860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7817499/original/052719500_1780635701-1001338332.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/7815724/original/084650300_1780633514-20260604-prabowo-keras-ultimatum-mitra-sppg-nakal-minta-cepat-cepat-tobat-biar-selamat-f34179.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7807298/original/099302700_1780623900-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7172419/original/018823900_1779964521-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5385582/original/051824400_1760936690-Jenderal_Listyo_Sigit_Prabowo.jpeg)
