FOLLOW US:


Kata Klopp, Beli Pemain Baru Tak Menyelesaikan Masalah Liverpool

14-09-2017 19:19

 | Jurgen Klopp

Kata Klopp, Beli Pemain Baru Tak Menyelesaikan Masalah Liverpool
Jurgen Klopp © EPL

Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan bahwa pembelian pemain baru akan bisa membenahi lini belakang mereka saat ini.

Lini belakang Liverpool kembali jadi sorotan fans dan media serta para pandit pada musim ini. Mereka rata-rata menilai bahwa lini tersebut masih terlalu keropos karena Klopp tak membeli bek tengah baru.

Sorotan itu sendiri sudah muncul di pertandingan pertama lawan Watford di Premier League. Saat itu gawang The Reds dibobol dua kali melalui set piece dan laga berakhir imbang 3-3.

Sorotan lebih tajam muncul saat Liverpool menjalani pertandingan pertamanya di Liga Champions pada musim ini. Bermain melawan Sevilla di Anfield, The Reds justru ditahan imbang 2-2.

Saat itu, Liverpool ketinggalan lebih dahulu setelah Dejan Lovren gagal menyapu bola dengan baik di awal babak pertama. The Reds kemudian memang berhasil berbalik unggul 2-1, namun karena lini belakangnya lagi-lagi lalai menjaga pemain lawan, gawang Loris Karius kebobolan lagi dan laga berakhir imbang 2-2.

Ragnar Klavan dan Dejan Lovren

Kendati banyak yang menyebut lini belakang Liverpool bermasalah dan harus membeli bek yang berjiwa pemimpin, seperti Virgil Van Dijk, namun Klopp menolak anggapan itu. Ia menyebut beli pemain baru bukanlah solusi dari masalah tersebut.

"Saya tahu Anda selalu mencari hal ini - lini belakang selalu jadi sesuatu yang dibicarakan. "Kami tidak merekrut pemain ini atau itu," ujarnya seperti dilansir Soccerway.

"Jika masalah ini bisa diatasi oleh satu pemain, Anda bisa membayangkan bahwa kami akan menggunakan semua uang kami dan berkata: 'Ayo lakukan ini'," sambungnya

"Ini tentang menjadi dominan dan kehilangan sedikit pegangan pada pertandingan di semua momen defensif. Ada ruang untuk perbaikan Kita perlu belajar untuk menjadi dominan dan tidak memberikan gol yang mudah. Ini bukan masalah bertahan secara umum tapi kita harus membenahinya 100 persen," tegasnya.