
Bola.net - Real Madrid memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah menang 2-1 atas Benfica pada leg kedua fase gugur play-off di Santiago Bernabeu, Rabu malam waktu setempat. Hasil itu cukup untuk mengamankan keunggulan agregat dan menjaga asa Los Blancos di kompetisi elite Eropa.
Namun kemenangan tersebut tidak sepenuhnya menghadirkan rasa lega. Sempat tertinggal lebih dulu, Real Madrid kembali memperlihatkan sejumlah masalah lama yang belum tuntas, terutama di sektor pertahanan.
Di sisi lain, performa lini tengah yang sempat diragukan justru menjadi pembeda. Gol dari Aurelien Tchouameni dan Vinicius Junior mengantar Madrid lolos, sekaligus membuka diskusi baru tentang kesiapan tim menghadapi tantangan berikutnya.
Real Madrid kini melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang antara Manchester City atau Sporting. Secara hasil, target tercapai. Namun secara performa, masih banyak pekerjaan rumah yang menanti Alvaro Arbeloa dan timnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Lini Tengah yang Sempat Diragukan Menjawab Tekanan

Kepergian Toni Kroos dan Luka Modric dalam dua musim beruntun meninggalkan lubang besar di lini tengah Real Madrid. Kritik terus mengiringi para gelandang yang tersisa, situasi yang semakin berat setelah Jude Bellingham harus menepi akibat cedera hamstring pada awal Februari.
Namun, di laga krusial melawan Benfica, lini tengah Los Blancos tampil dengan wajah berbeda. Aurelien Tchouameni menjadi simbol kebangkitan itu lewat gol penyeimbang pada babak pertama, hasil sepakan melengkung dari luar kotak penalti yang menghidupkan kembali atmosfer Bernabeu.
Gol tersebut merupakan gol pertama Tchouameni di Liga Champions, dengan Federico Valverde berperan sebagai penyedia assist. Valverde juga kembali terlibat dalam proses gol kedua yang akhirnya dicetak Vinicius Junior, setelah sebelumnya sempat mengawali serangan untuk gol Arda Guler yang dianulir karena offside.
Musim ini tidak mudah bagi Tchouameni, Valverde, maupun Guler. Namun, pada malam Eropa di Bernabeu, mereka memainkan sepak bola dengan kebebasan dan kreativitas yang jarang terlihat dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus menjadi motor utama serangan Real Madrid.
Masalah Lama di Lini Belakang Kembali Terlihat

Di balik kelolosan tersebut, Real Madrid kembali menampilkan wajah rapuh di sektor pertahanan. Gol pembuka Benfica pada menit ke-14 menjadi rangkuman dari masalah yang terus berulang dalam dua musim terakhir.
Rafa Silva mencetak gol setelah serangkaian kesalahan individual. Alvaro Carreras tertinggal posisi, Eduardo Camavinga gagal menutup pergerakan Vangelis Pavlidis, Raul Asencio melakukan sapuan yang buruk, sementara Antonio Rudiger dan Trent Alexander Arnold terlambat mengantisipasi pergerakan di kotak penalti.
Cedera memang kerap dijadikan alasan, mengingat Eder Militao belum pulih sepenuhnya. Namun kesalahan-kesalahan mendasar seperti menjaga bentuk pertahanan dan pengambilan keputusan tidak sepenuhnya bisa dibenarkan oleh faktor absennya pemain inti.
Sepanjang musim, Real Madrid kerap dihukum oleh kesalahan sendiri, mulai dari penalti yang tidak perlu, kartu merah di momen krusial, hingga blunder individu. Melawan Benfica, mereka lolos dari bahaya, tetapi lawan dengan kualitas lebih tinggi berpotensi memanfaatkan kelemahan yang sama.
Absennya Kylian Mbappe Terasa Nyata

Ketiadaan Kylian Mbappe kembali menjadi topik utama. Penyerang andalan Real Madrid itu masih berkutat dengan cedera lutut, dan absennya sangat terasa ketika Benfica bermain lebih terbuka dan memberi ruang di lini belakang.
Dalam kondisi normal, kecepatan Mbappe akan menjadi senjata mematikan dalam skema serangan balik. Bahkan tanpa mencetak gol, keberadaannya memaksa lawan mengalokasikan perhatian ekstra, yang pada akhirnya membuka ruang bagi Vinicius Junior atau Arda Guler.
Tanpa Mbappe, pola serangan Real Madrid menjadi lebih mudah ditebak. Tekanan terhadap Vinicius meningkat, sementara opsi di lini depan tidak sepenuhnya mampu mengubah jalannya laga.
Gonzalo Garcia memang menjanjikan sebagai penyerang nomor sembilan, tetapi inkonsistensinya masih menjadi kendala. Dalam laga ini, ia hanya mencatatkan 21 sentuhan dan tanpa satu pun tembakan selama 84 menit, angka yang menggambarkan betapa terbatasnya dampak yang bisa ia berikan di level tertinggi.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Batang Hidung Jose Mourinho Tak Terlihat di Bernabeu, Ternyata Sembunyi di Sini!
- Real Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Hanya Bisa Lega!
- Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions Berdasar Asal Negara: Inggris Dominan, Kirim 6 Wakil, Italia 1
- Pilih Manchester City atau Sporting Lisbon di Babak 16 Besar, Real Madrid: Yang Mana Saja Boleh!
- No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 13 September 2026 06:47Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
-
Liga Spanyol 13 September 2026 05:39Man of the Match Madrid vs Rayo: Jude Bellingham
-
Liga Spanyol 12 September 2026 23:02Link Live Streaming Madrid vs Rayo 13 September 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 13 September 2026 06:59Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
-
Liga Spanyol 13 September 2026 06:47Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
-
Liga Inggris 13 September 2026 06:34Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
-
Liga Spanyol 13 September 2026 05:39Man of the Match Madrid vs Rayo: Jude Bellingham
-
Liga Inggris 13 September 2026 05:12Man of the Match Sunderland vs Arsenal: David Raya
BERITA LAINNYA
-
champions 11 September 2026 15:50Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
-
champions 11 September 2026 14:33Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
-
champions 11 September 2026 14:24Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
-
champions 11 September 2026 14:19Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
-
champions 11 September 2026 14:15Fabregas Batasi Euforia Como
-
champions 11 September 2026 14:11Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
SOROT
-
Liputan6 13 September 2026 06:34KTT BRICS 2026 Hasilkan Deklarasi New Delhi, Ubah Komitmen Jadi Aksi Nyata
-
Liputan6 13 September 2026 06:00Momen Akrab Prabowo Bareng Modi, Putin, dan Xi Jinping Jelang Pembukaan KTT BRICS
-
Liputan6 12 September 2026 21:19Prabowo Dorong BRICS Perkuat Ketahanan dan Kemandirian
-
Liputan6 12 September 2026 18:20Momen Prabowo Disambut PM India Modi saat Tiba di KTT ke-18 BRICS
-
Liputan6 12 September 2026 11:55Kasus Siswa Pati Tumbang Usai Santap MBG, Pengelola Dapur Diperiksa
-
Liputan6 12 September 2026 09:26Menko Airlangga Dampingi Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-18 BRICS
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347023/original/057229800_1789256021-IMG-20260912-WA0142.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347021/original/057806700_1789254391-IMG-20260912-WA0166.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346845/original/042818200_1789212630-IMG-20260912-WA0069.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344144/original/083612300_1788937180-IMG-20260909-WA0063_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346546/original/018136700_1789179406-Presiden_Prabowo_hadiri_BRICS_2026-12_September_2026a.jpg)

