
Bola.net - Kevin De Bruyne akhirnya menyempurnakan karier sepak bola level klub. Gelandang Belgia itu resmi mengangkat trofi Liga Champions bersama Manchester City.
Minggu (11/6/2023), Man City menghadapi Inter Milan dalam laga final Liga Champions 2022-2022. Pertandingan berlangsung sengit, Man City harus susah payah meraih kemenangan 1-0.
Gol tunggal Man City di laga ini dicetak oleh Rodri. Sang gelandang sanggup menjebol gawang Nerazzurri di menit ke-68.
Ada banyak peluang lain dari masing-masing tim yang harusnya tercipta jadi gol. Hanya saja, tidak ada yang benar-benar bisa dikonversi menjadi gol.
Nahas, De Bruyne yang sudah tampil luar biasa di fase gugur sebelumnya, kini harus rela ditarik keluar setelah 36 menit pertandingan berjalan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Dua final, cuma tahan 96 menit
🔹 20/21 | KDB forced off vs Chelsea in the 60th min
— Mirror Football (@MirrorFootball) June 10, 2023
🔹 22/23 | KDB forced off vs Inter Milan in the 36th minute
Injury heartbreak for Kevin de Bruyne in back-to-back Champions League finals 💔https://t.co/aqIqzu6wkI#UCLFinal | #MCIINT pic.twitter.com/1jwPsKGgO2
De Bruyne yang diharapkan bisa jadi otak serangan Manchester City saat melawan Inter Milan justru harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai.
Kaki kanannya cedera saat memasuki menit ke-30. Ia bertahan beberapa menit kemudian, tetapi rasa sakitnya terlalu besar hingga tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Momen ini membangkitkan ingatan final 2020-2021 silam. Kala itu, laga final Man City vs Chelsea, De Bruyne hanya bisa bermain selama 60 menit. Sampai akhirnya ia ditarik keluar dan digantikan oleh Gabriel Jesus.
Artinya, dalam dua final Liga Champions sejauh ini, De Bruyne hanya bisa menempuh total 96 menit di lapangan. Dia belum maksimal membantu tim.
Tetap juara
Got me a new hat! 🏆🤪 pic.twitter.com/HbT2zfvnYM
— Kevin De Bruyne (@KevinDeBruyne) June 10, 2023
Untungnya, cerita kali ini berbeda dengan cerita dua tahun lalu. Musim 2020-2021, De Bruyne tidak bisa menuntaskan pertandingan, Man City gagal juara dikalahkan Chelsea.
Musim 2022-2023, De Bruyne juga tidak bisa menuntaskan pertandingan, tapi kali ini Man City akhirnya berhasil meraih trofi impian mereka. De Bruyne pun ikut angkat trofi seusai laga.
Kontribusi De Bruyne sudah luar biasa sepanjang musim ini. Terlebih, dia ternyata menahan sakit cedera hamstring dalam dua bulan terakhir demi membantu Man City meraih treble winners.
Susunan pemain
Manchester City (3-2-4-1): Ederson; Manuel Akanji, Ruben Dias, Nathan Ake; John Stones (Kyle Walker 82’), Rodri; Bernardo Silva, Kevin de Bruyne (Phil Foden 36’), Ilkay Gundogan, Jack Grealish; Erling Haaland.
Pelatih: Josep Guardiola.
Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Matteo Darmian (Danilo D’Ambrosio 84’), Fransesco Acerbi, Alessandro Bastoni (Robin Gosens 76’); Denzel Dumfries (Raoul Bellanova 76’), Nicolo Barella, Marcelo Brozovic, Hakan Calhanoglu (Henrikh Mkhitaryan 84’), Federico Dimarco; Lautaro Martinez, Edin Dzeko (Romelu Lukaku 57’).
Pelatih: Simone Inzaghi.
Statistik Man City vs Inter Milan
Goal: 1-0
Total shots: 7 - 14
Shots on target: 4 - 6
Possession: 55% - 45%
Touches: 692 - 558
Pass success: 87% - 82%
Key passes: 6 - 8
Dribbles: 20 - 5
Aerials won: 16 - 18
Tackles: 12 - 17
Corners: 2- 4
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 2 Juni 2026 14:45Real Madrid Dekati Denzel Dumfries, Inter Mulai Cari Pengganti
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 3 Juni 2026 23:27Chelsea Tutup Pintu Keluar untuk 4 Pemain 'Tak Tersentuh' Ini
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 3 Juni 2026 23:18Dicari KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Muncul Jelang Tengah Malam
-
Liputan6 3 Juni 2026 22:43KPK Sita Ratusan Gram Emas Saat OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat
-
Liputan6 3 Juni 2026 22:27Megawati Diundang ke Dili untuk Terima Penghargaan Khusus
MOST VIEWED
Bawa PSG Juara Liga Champions, Luis Enrique Masuk Daftar Pelatih Elit yang Sir Alex Ferguson-pun Tidak Masuk!
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Mikel Arteta Bongkar Alasan Pilih Gabriel sebagai Penendang Penalti ke-5 Arsenal di Final Liga Champions: Dia yang Minta!
Harga Mahal Strategi Ultradefensif Arteta di Final Liga Champions
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7703941/original/002742700_1780503492-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_23.15.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7525289/original/038831500_1780298579-WhatsApp_Image_2026-06-01_at_14.17.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7694852/original/038402100_1780492891-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_20.16.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7632888/original/091705200_1780421506-IMG-20260602-WA0042.jpg)
