
Bola.net - Mikel Arteta membeberkan sebuah cerita menarik dari balik layar sesaat sebelum Arsenal memastikan tiket final Liga Champions. Manajer asal Spanyol itu ternyata sempat terjebak dalam dilema besar mengenai siapa yang harus turun sebagai starter melawan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions.
Ia menghabiskan begitu banyak waktu untuk mengutak-atik strategi demi menemukan taktik tepat melawan Atletico Madrid. Meskipun sudah melakukan analisis mendalam, Arteta justru mengambil keputusan akhir yang cukup mengejutkan di Emirates Stadium.
Hasilnya terbukti sangat efektif bagi tim berjuluk Meriam London tersebut. Gol tunggal Bukayo Saka di akhir babak pertama menjadi pembeda yang mengantar Arsenal unggul agregat 2-1 atas skuad asuhan Diego Simeone.
Kemenangan ini membawa Arsenal kembali ke partai puncak kompetisi elit Eropa setelah penantian panjang selama dua dekade. Kini, mereka hanya berjarak satu langkah dari trofi juara sekaligus ambisi meraih gelar ganda musim ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Simulasi Tak Terbatas dalam iPad
Arteta menunjukkan betapa detailnya persiapan yang ia lakukan melalui perangkat digital miliknya sebelum laga dimulai. Ia mengaku terus memutar otak untuk mengantisipasi setiap perubahan taktik yang mungkin dilakukan oleh tim tamu.
Berbagai skenario pertandingan telah ia susun dengan teliti, mulai dari susunan pemain inti hingga rencana pergantian pemain. Namun, pada akhirnya semua perhitungan teknis tersebut harus berhadapan dengan insting kuat sang manajer.
"Jika Anda melihat iPad saya, jumlah susunan pemain yang telah saya buat, ubah, dan putar kembali sangat banyak. Bagaimana dengan ini, kemungkinan pergantian pemain, jika mereka melakukan itu, kami melakukan ini. Pada akhirnya itu adalah firasat saya," ungkap Mikel Arteta.
Dilema Arteta
Keputusan mempertahankan susunan pemain yang sama dengan laga sebelumnya didasari oleh performa apik tim saat melawan Fulham. Arteta merasakan ada energi positif yang harus dipertahankan demi menjaga momentum kemenangan timnya.
Meski demikian, kebijakan ini memaksa beberapa nama besar harus rela mengawali pertandingan dari bangku cadangan. Arteta mengakui bahwa momen tersebut merupakan salah satu bagian tersulit dalam tugasnya sebagai pemimpin tim.
"Saya memiliki perasaan yang sangat baik dari apa yang saya lihat beberapa hari lalu melawan Fulham. Melakukan hal tersebut terasa menyakitkan karena sulit untuk meninggalkan pemain-pemain penting karena mereka semua ingin terlibat," jelas Arteta.
"Anda melihat semua finisher (pemain pengganti), cara mereka masuk ke lapangan dan betapa banyak mereka membantu tim," tambahnya memuji kontribusi seluruh skuad.
Kebanggaan Sebagai Pelatih
Setelah pertandingan yang melelahkan tersebut berakhir, emosi Arteta pecah saat melihat kebahagiaan di wajah para pendukung. Baginya, momen keberhasilan ini bukan sekadar soal statistik atau taktik di atas kertas.
Ia mendedikasikan pencapaian bersejarah ini untuk keluarganya dan seluruh staf klub yang telah bekerja keras di balik layar. Segala keraguan yang sempat muncul saat menyusun tim di iPad seketika sirna melihat hasil yang dicapai.
"Anda bisa berpikir ini akan menjadi malam yang indah, tetapi saat Anda menatap mata seseorang dan mereka memiliki ekspresi seperti itu, dan melihat suporter sangat bangga, itulah saat pekerjaan kami masuk akal," kata Arteta emosional.
"Banyak waktu lain yang sulit untuk menemukan alasan tepat mengapa kami melakukan apa yang kami lakukan, tetapi ketika hal-hal ini terjadi, semuanya menjadi layak," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 Juni 2026 23:24David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
-
Piala Dunia 20 Juni 2026 19:52Inggris vs Ghana: Apakah Bukayo Saka Bakal jadi Starter?
-
Liga Inggris 16 Juni 2026 22:30Inikah Pembelian Pertama Arsenal di Musim Panas 2026?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 02:01Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 00:31Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 00:08Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 02:00Brian Brobbey Tenggelamkan Duet Striker Swedia Bernilai Rp 4,3 Triliun
-
Liputan6 20 Juni 2026 14:19Isi Percakapan di Telepon Genggam Sony Sonjaya yang Dibongkar Jaksa
-
Liputan6 20 Juni 2026 07:55Prabowo Dorong Akademi Olahraga, Bina Calon Atlet Sejak Usia 8 Tahun
-
Liputan6 19 Juni 2026 23:50Kesaksian Warga Sebelum Istri Tewas Dicekik Suami
-
Liputan6 19 Juni 2026 22:48Pimpinan DPR Janji Cabut Status Tersangka 16 Mahasiswa Trisakti
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263735/original/044427600_1781976562-063_2282511714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261730/original/044268900_1781756195-IMG_3586.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263328/original/010998600_1781883632-40d61759-e5b4-4164-b814-01ba8afee642.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263345/original/081855100_1781887842-IMG_20260619_205520.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263286/original/078037600_1781877229-IMG_4038.jpeg)
