
Bola.net - Aturan handball kembali menjadi sorotan setelah semifinal Liga Champions antara Bayern Munchen dan PSG berakhir kontroversial, Kamis (7/5/2026) dini hari tadi. Keputusan wasit Joao Pinheiro yang mengabaikan insiden tangan Joao Neves memicu kemarahan publik Allianz Arena dan perdebatan luas di dunia sepak bola.
Bayern sedang mengejar ketertinggalan agregat ketika sapuan Vitinha justru mengenai tangan rekan setimnya sendiri di kotak penalti. Banyak pihak menilai momen itu layak menghasilkan penalti bagi tuan rumah.
Die Roten membutuhkan gol untuk menjaga peluang lolos ke final. Meski Harry Kane sempat mencetak gol, PSG tetap memastikan tiket ke Budapest dengan agregat tipis 6-5.
Sejumlah pengamat langsung mengkritik aturan handball yang dianggap membingungkan. Chris Sutton menjadi salah satu sosok paling vokal dalam menyoroti keputusan tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Logika di Balik Keputusan Wasit
View this post on Instagram
Banyak pendukung Bayern mempertanyakan mengapa VAR tidak meminta peninjauan ulang atas insiden itu. Namun, aturan terbaru UEFA memang memiliki pengecualian dalam kasus tertentu.
Handball tidak dianggap pelanggaran jika bola berasal dari rekan setim dalam situasi yang sulit diantisipasi pemain. Wasit menilai Joao Neves tidak memiliki cukup waktu untuk menghindari arah bola.
"Itu mencakup situasi ketika bola secara tidak terduga mengenai Anda dari rekan setim, bahkan jika lengan Anda jauh dari tubuh," ujar Dale Johnson dari analis BBC Sport.
"Saat Vitinha membuang bola, apakah Joao Neves bisa menyangka bola akan langsung mengenainya?" tambahnya.
Kritik Pedas Chris Sutton
Chris Sutton menilai aturan tersebut tidak masuk akal dan membuka celah interpretasi yang terlalu luas. Mantan striker Chelsea itu khawatir regulasi semacam ini justru membuat keputusan handball semakin membingungkan.
Stephen Warnock juga mengaku kesulitan memahami standar yang dipakai musim ini. Menurutnya, penggemar kini makin sulit menilai mana insiden yang layak dianggap pelanggaran.
"Handball itu, saya tidak ingin bersikap kritis terhadap aturan handball, tapi itu benar-benar aturan yang bodoh," tegas Chris Sutton.
"Jadi Anda bisa menendang bola dan jika bola berada di udara Anda bisa meninju bola dan Anda tidak akan dihukum karena itu," sindir Sutton.
Kekecewaan Mendalam Vincent Kompany
Vincent Kompany merasa Bayern dirugikan oleh inkonsistensi keputusan wasit. Ia membandingkan insiden tersebut dengan penalti kontroversial yang diterima timnya pada leg pertama.
Pelatih Bayern itu juga menyoroti kegagalan wasit memberi kartu kuning kedua kepada Nuno Mendes. Bek PSG tersebut sempat melakukan handball, tetapi tetap dibiarkan bermain hingga laga selesai.
"Karena itu berasal dari rekan setimnya sendiri, itu bukan penalti. Tapi jika Anda melihat kedua fase, sedikit akal sehat saja dan itu sangat konyol," keluh Vincent Kompany.
"Keputusan kartu kuning kedua Nuno Mendes itu, saya merasa dia membatalkannya karena menyadari sudah memberinya kuning dan tidak ingin mengusirnya," lanjutnya.
Hasil imbang 1-1 memastikan PSG akan menghadapi Arsenal di final Liga Champions pada 30 Mei mendatang. Sementara itu, Bayern harus mengakhiri perjalanan mereka dengan rasa frustrasi terhadap regulasi yang masih diperdebatkan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Eropa Lain 6 Agustus 2026 04:25Hasil Uji Coba: PSG Dibungkam Mallorca 0-3 pada Laga Perdana Pramusim
-
Liga Inggris 5 Agustus 2026 17:35Liverpool Berambisi Datangkan 2 Pemain PSG Sekaligus
-
Liga Inggris 5 Agustus 2026 06:06Bukan Cuma Bradley Barcola, Liverpool Juga Kejar Winger PSG Ini
-
Liga Spanyol 4 Agustus 2026 21:00Pindah ke PSG atau Bertahan di Barcelona? Ini Kata Ferran Torres
LATEST UPDATE
-
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026 09:27Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
-
Bola Indonesia 6 Agustus 2026 08:47Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
-
Liga Inggris 6 Agustus 2026 07:55Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
BERITA LAINNYA
-
champions 4 Agustus 2026 16:32Liga Champions, Manchester United Datang!
SOROT
-
Liputan6 6 Agustus 2026 09:43Penduduk Jakarta Berkurang Ribuan Orang, Ini Data Terbarunya
-
Liputan6 6 Agustus 2026 08:46Pamit Nonton Voli, Pelajar SMP Ditemukan Tewas di Waduk Greneng
-
Liputan6 6 Agustus 2026 07:34Babak Baru Kasus Pembunuhan Nus Kei
-
Liputan6 6 Agustus 2026 06:13Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:50Detik-Detik Avanza Tabrak 7 Motor Penjemput Pelajar MTsN di Bandar Lampung
-
Liputan6 6 Agustus 2026 05:37Kades di Pandeglang Buka Suara Soal Jenazah Anak Dibawa Motor
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175713/original/091328900_1664458434-Pemprov_DKI_Akan_Dukung_Pencabutan_Status_Pandemi_Covid-19-IQBAL_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316648/original/020869000_1785980794-1785975355344.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316603/original/017062400_1785976477-a7d9d441-8d8b-4358-be82-b54d18cf8de7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521888/original/068671200_1690882636-20230801-Gelombang-Panas-El-Nino-Jakarta-Faizal-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316583/original/025398800_1785970222-1001528331.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316469/original/080019700_1785929797-1000518444.jpg)
