
Bola.net - - Bek Liverpool Dejan Lovren menyebut Sergio Ramos sebenarnya melakukan lebih banyak kesalahan dibandingkan dirinya namun tak banyak mendapatkan kritikan.
Ramos adalah salah satu bek terbaik di dunia. Ia sudah meraih banyak gelar di sepanjang karirnya baik di level klub maupun level internasional.
Salah satunya adalah gelar Liga Champions 2018. Saat itu ia membawa Real Madrid mengalahkan Liverpool, yang diperkuat oleh Lovren, di partai final.
Bek Spanyol itu kemudian mendapat gelar tambahan. Ia dinobatkan sebagai defender terbaik UCL 2018-19.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kritikan
Di sisi lain, Lovren tak sesukses Ramos. Sejauh ini ia cuma meraih empat gelar juara saja.
Tiga di antaranya ia raih saat masih di Kroasia. Sementara satu gelar diraih saat bermain bersama Lyon di Prancis.
Di Liverpool, Lovren tak meraih sukses. Ia sempat membawa Liverpool ke final Liga Europa dan Liga Champions, namun cuma jadi runner-up.
Bek berusia 29 tahun ini juga kerap mendapat kritikan dari fans Liverpool. Sebab ia kerap melakukan blunder yang fatal saat melakukan tugasnya.
Tidak Adil
Lovren kemudian menyebut semua kritikan yang dialamatkan kepadanya sejatinya tidak adil. Sebab menurutnya Ramos melakukan lebih banyak kesalahan dibanding dirinya akan tetapi tak mendapatkan perhatian yang cukup.
"Orang-orang selalu menangkap Anda atas kesalahan-kesalahan ini, mereka tidak melihat hal-hal yang baik," ketusnya pada Copa 90. "Kadang-kadang saya pikir saya tidak pantas mendapat rasa benci itu."
"Jika Anda melihat, Ramos, ia melakukan lebih banyak kesalahan daripada saya. Tapi ia di Real Madrid. Ketika Anda melakukan kesalahan, tetapi Anda menang 5-1, 5-2, tidak ada yang melihat kesalahan Anda. Anda tahu apa yang saya maksud," serunya.
"Saya, sepertinya, tidak cukup beruntung. Ketika saya membuat kesalahan hasilnya jadi 1-0 dan selesai. Tapi seperti yang saya katakan, saya terus melangkah," tegas Lovren.
Berita Video
Berita video Stefano Lilipaly menjalani latihan terpisah dan berbeda saat Timnas Indonesia berlatih persiapan untuk Piala AFF 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (2/11/2018).
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
