
Bola.net - Real Madrid akan menjamu AS Monaco pada matchday ke-7 fase liga Liga Champions. Duel panas ini bakal tersaji di Santiago Bernabeu, Rabu (21/1/2026) dini hari nanti WIB.
Laga ini menjadi momen krusial bagi Los Blancos yang tengah memulai era baru. Pelatih Alvaro Arbeloa akan menjalani debutnya sebagai pelatih kepala di kompetisi Eropa.
Mantan bek Madrid ini ditunjuk menggantikan Xabi Alonso yang resmi dipecat pada 12 Januari lalu. Beban berat langsung berada di pundak Arbeloa untuk mengamankan tiga poin.
Di sisi lain, partai ini menjadi panggung emosional bagi Kylian Mbappe. Penyerang timnas Prancis ini siap menjadi mimpi buruk bagi klub yang pernah membesarkannya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Era Baru Pasca Xabi Alonso

Kondisi internal Real Madrid sedang tidak baik-baik saja jelang laga ini. Manajemen melakukan perombakan drastis di kursi kepelatihan setelah serangkaian hasil kurang maksimal.
Arbeloa yang sebelumnya melatih tim B kini dipercaya memegang kendali tim utama. Ia dituntut segera mengembalikan mentalitas pemenang El Real.
Posisi Madrid di klasemen sementara cukup aman di peringkat tujuh dengan 12 poin. Namun, kekalahan 1-2 dari Manchester City di laga kandang sebelumnya menjadi peringatan keras.
Tuan rumah haram terpeleset lagi di hadapan pendukungnya sendiri. Kemenangan adalah harga mati untuk mengembalikan kepercayaan publik Bernabeu.
Ketajaman Monster Bernama Mbappe

Sorotan utama pertandingan jelas tertuju pada sosok Kylian Mbappe. Penyerang Timnas Prancis ini sedang dalam performa yang sangat menakutkan (on fire).
Mbappe tercatat sebagai top skor sementara Liga Champions musim ini dengan sembilan gol. Angka tersebut sudah menjadi rekor gol terbanyaknya dalam satu musim kompetisi.
Sang pemain memiliki sejarah panjang dengan Monaco pada periode 2015-2017. Ia mencetak 27 gol dari 60 laga sebelum akhirnya hengkang dan menjadi superstar global.
Selain Mbappe, Aurelien Tchouameni juga akan bereuni dengan sang mantan. Gelandang jangkar ini pernah menjadi andalan Monaco sebelum dipinang Madrid pada 2022.
Dejavu Kelam 2004
Pertemuan ini membangkitkan memori pahit Madrid pada perempat final musim 2003/04. Kala itu, raksasa Spanyol ini disingkirkan Monaco secara dramatis.
Madrid sempat menang 4-2 di Bernabeu pada leg pertama. Namun, mereka tersingkir karena aturan gol tandang setelah kalah 1-3 di Prancis.
Menariknya, saat itu Madrid disakiti oleh Fernando Morientes yang merupakan pemain pinjaman dari Madrid. Kini, situasi berbalik karena Mbappe ada di pihak tuan rumah.
Rekor kandang Madrid melawan tim Prancis sebenarnya cukup impresif. Mereka hanya kalah sekali dari 18 pertemuan terakhir di Bernabeu.
Tim Tamu Tak Bisa Diremehkan
Monaco datang ke Spanyol bukan untuk menyerah begitu saja. Tim asuhan Adi Hutter ini memiliki rekor tandang yang cukup solid belakangan ini.
Mereka tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di Liga Champions. Pertahanan mereka juga kokoh dengan mencatat tiga clean sheet dari empat laga terkini.
Folarin Balogun menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Madrid. Striker muda ini selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir fase liga.
Meski sejarah mencatat Monaco sering kesulitan di tanah Spanyol, performa terkini mereka patut diwaspadai. Arbeloa harus memutar otak agar debutnya tidak berakhir tragis.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:22IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
-
Liputan6 5 Juni 2026 07:00Lahan Basah Silmy Karim dan Geng Imigrasi
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5344976/original/094862600_1757498720-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
