
Bola.net - Jose Mourinho sekali lagi membuktikan kualitasnya sebagai pelatih top dengan segudang pengalaman. Teranyar, dia membawa Tottenham mengalahkan Olympiakos 4-2 pada laga kandang pertamanya di Liga Champions, Rabu (27/11/2019).
Mourinho ingin menegaskan sesuatu. Momen paling sulit pada pertandingan itu bukanlah melihat timnya tertinggal dua gol, melainkan keputusannya menarik keluar Eric Dier di babak pertama. Mourinho tahu perlakuan itu tidak layak diterima pemain mana pun.
Kala itu, Spurs tertinggal 2-0 dan harus mengejar ketinggalan. Mourinho mengorbankan Dier demi memainkan gelandang kreatif lainnya, Christian Eriksen.
"Saya melukai hati sang pemain [Dier] tetapi saya pun melukai drii sendiri. Itu tidak mudah bagi pemain, juga tidak mudah untuk saya," kata Mourinho dikutip dari Sky Sports.
Ucapan itu saja sudah membuktikan manajemen manusia ala Mou, pergantian pemain itu menjelaskan lebih banyak. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Harus Bermain
Mourinho tampaknya sudah belajar dari kegagalannya bersama Manchester United dahulu, yakni bahwa lidah pedas tidak selalu berujung manis. Dia mengaku ingin bersikap lebih rendah hati sebagai pelatih Spur sekarang.
Sosok 56 tahun ini berulang kali berkata "ini bukan tentang saya" tapi tentang para pemain. Biar begitu, khusus setelah comeback kontra Olympiakos itu, Mou tidak menyangkal keputusannya di tengah pertandingan alias in-game management telah mengubah pertandingan.
"Ini adalah salah satu pertandingan yang memaksa saya bermain, Anda tahu? Ada sejumlah pertandingan yang sudah Anda mainkan sebelum dimulai dalam cara Anda mempersiapkan tim," sambung Mou.
"Anda bekerja keras, berlatih, mempersiapkan diri, lalu ketika pertandingan dimulai, aksi Anda selama laga tidak terlalu penting. Di pertandingan lainnya, Anda harus bermain, dan saya harus bermain pada laga ini."
Perubahan Cepat
Menarik pemain di pertengahan babak pertama umumnya hanya terjadi karena dua hal, entah karena cedera atau karena pemain itu bermain buruk. Kali ini, Mou menarik Dier bukan untuk alasan-alasan tersebut.
Pelatih lain mungkin bakal menunggu lebih lama untuk mengganti taktik, tapi Mou tidak demikian. Dia tidak membuang waktu, segera mencari cara untuk kembali ke pertandingan.
Dier keluar, Eriksen masuk. Hasilnya? Tottenham bisa mencetak satu gol balasan lewat Dele Alli di ujung babak pertama, momentum berubah.
Keberanian Mou
"Ini tentang kebutuhan tim. Saya merasa, pada momen itu, satu gelandang box-to-box sudah cukup. Saya kira saya membutuhkan pemain kreatif lainnya. Pemain yang bisa bermain dengan Alli pada segitiga itu," lanjut Mou.
"Segitiga terbuka, seperti yang biasa saya sebut, bukan dengan segitiga tertutup seperti yang dibentuk dengan Dier dan Harry Winks."
Keputusan ini tidak benar-benar baru dan genius, tapi Mou patut diapresiasi karena memutuskannya dengan segera. Mou tahu timnya kurang maksimal dan berani membuat keputusan berisiko.
Berbeda dengan Poch
Jika dibandingkan dengan mantan pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, Mou jelas berbeda. In-game management Poch sering dikritik, dia dicintai suporter, tapi terkadang keputusannya tidak bisa dipahami.
Mou sebaliknya. Mungkin dia belum benar-benar dicintai fans Spurs, tapi setidaknya fans bisa memahami keputusan-keputusan Mou di sempadan lapangan.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Apa Rahasia Kebangkitan Real Madrid? Zinedine Zidane Bagikan Resepnya
- Kejutan Isco Starter Lawan PSG, Bukti Zinedine Zidane Genius?
- Rebut Singgasana De Ligt, Joao Felix Raih Penghargaan Golden Boy 2019
- Selebrasi Berlebihan, 2 Pemain Club Brugge Diusir Wasit
- Juventus Menang, Dybala Dipuja-puji, Ronaldo Diolok-olok
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 28 Oktober 2026 22:28Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 21:16Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
-
Liga Inggris 27 Oktober 2026 12:28Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 29 Oktober 2026 20:06Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 29 Oktober 2026 20:02Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 18:00Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
-
Otomotif 29 Oktober 2026 17:51Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
BERITA LAINNYA
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
-
champions 27 Oktober 2026 06:03PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 20:23Kubu Gibran Tunjukkan Riwayat Pendidikan, Penggugat Soroti Bukti Penyetaraan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:55Prabowo Sebut Olahraga Jadi Simbol Kehormatan Bangsa
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:39Momen Massa Trisakti Bakar Flare Sebelum Bubarkan Diri
-
Liputan6 29 Oktober 2026 19:11Prabowo Tekankan Kedaulatan di UU Satu Data Indonesia
-
Liputan6 29 Oktober 2026 17:51Cara Kepala BGN Cegah Monopoli Bahan Pangan untuk MBG
-
Liputan6 29 Oktober 2026 16:48Dakwaan Berlapis Silmy Karim di Kasus Izin Tinggal WNA
MOST VIEWED
Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
Kylian Mbappe Sempat Pimpin Voting Ballon d'Or 2026, tetapi Kalah Tipis dari Harry Kane
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385915/original/075393800_1793280225-IMG_0682.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385897/original/098515500_1793278230-IMG-20261029-WA0170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385893/original/039717800_1793277580-254265.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385874/original/009652400_1793275898-Screenshot_20261029_183025_Instagram.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385748/original/055039700_1793267298-IMG_20261029_141944_495.jpg)
