
Bola.net - Jose Mourinho, manajer berjuluk 'The Special One', memiliki sejarah panjang dan penuh intrik saat berhadapan dengan mantan klubnya, Chelsea. Sepanjang karier kepelatihannya, Mourinho tercatat sudah 14 kali memimpin timnya melawan The Blues dalam berbagai kompetisi. Pertemuan ini selalu menarik perhatian, mengingat ikatan emosional dan rivalitas yang terbentuk.
Mourinho pertama kali menghadapi Chelsea secara kompetitif pada tahun 2010, tiga tahun setelah ia meninggalkan Stamford Bridge untuk periode pertamanya. Kala itu, ia memimpin Inter Milan dalam ajang Liga Champions, sebuah laga yang menjadi titik awal catatan pertemuan Jose Mourinho melawan Chelsea yang penuh dinamika. Momen ini menandai dimulainya serangkaian duel sengit antara Mourinho dan klub yang pernah ia bawa meraih kejayaan.
Dari kemenangan heroik hingga kekalahan menyakitkan, setiap laga melawan Chelsea selalu menjadi ujian tersendiri bagi Mourinho. Nah di pekan ini, Mourinho akan kembali ke Stamford Bridge sebagai lawan.
Sang pelatih asal Portugal kini memimpin Benfica, kali kedua dalam kariernya. Dan yang menarik, Benfica akan bertemu dengan Chelsea di League Phase untuk Liga Champions 2025/2026.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Awal Mula Rivalitas: Inter Milan dan Treble Bersejarah
Jose Mourinho tidak pernah menghadapi Chelsea sebelum ia menjadi manajer di Stamford Bridge pada tahun 2004. Pertemuan kompetitif pertamanya dengan Chelsea baru terjadi tiga tahun setelah ia meninggalkan London barat, yaitu saat ia menukangi Inter Milan. Momen ini menjadi awal dari catatan pertemuan Jose Mourinho melawan Chelsea yang akan terus berlanjut.
Sebagai pelatih Inter Milan, Mourinho berhasil menyingkirkan Chelsea dari babak perempat final Liga Champions pada tahun 2010. Inter meraih kemenangan kandang dan tandang, sebuah pencapaian luar biasa dalam perjalanan mereka menuju treble bersejarah. Kemenangan ini menunjukkan kejeniusan taktik Mourinho di panggung Eropa.
Eliminasi ini bahkan diyakini oleh Carlo Ancelotti, pelatih Chelsea saat itu, sebagai salah satu faktor penyebab pemecatannya di kemudian hari. Mourinho membuktikan bahwa ia bisa mengalahkan mantan klubnya dengan strategi yang matang. Kisah ini menjadi salah satu highlight dalam catatan pertemuan Jose Mourinho melawan Chelsea.
Periode di Manchester United: Tantangan yang Sulit

Setelah sukses bersama Inter, Jose Mourinho kembali ke Liga Inggris dan kemudian melatih Manchester United. Pada periode ini, catatan pertemuan Jose Mourinho melawan Chelsea menunjukkan hasil yang kurang memuaskan baginya. Mourinho menghadapi tantangan berat setiap kali berjumpa dengan mantan timnya.
Bersama Manchester United, Mourinho tercatat kalah dalam empat dari tujuh pertemuan melawan Chelsea. Ia hanya mampu memenangkan dua pertandingan saja selama periode tersebut. Statistik ini menggambarkan betapa sulitnya bagi Mourinho untuk menaklukkan The Blues saat memimpin Setan Merah.
Pertemuan-pertemuan ini seringkali diwarnai tensi tinggi dan drama di pinggir lapangan. Meskipun demikian, Mourinho tetap berusaha keras untuk mencari celah dalam pertahanan Chelsea. Namun, hasil akhir seringkali tidak berpihak padanya dalam duel-duel tersebut.
Tottenham Hotspur dan Rekor Keseluruhan
Perjalanan Jose Mourinho melawan Chelsea berlanjut saat ia menukangi Tottenham Hotspur. Pada September 2020, tim asuhan Mourinho berhasil menyingkirkan Chelsea dari Piala Carabao melalui adu penalti. Pertandingan ini secara teknis dihitung sebagai hasil imbang karena pemisahan tim terjadi via adu penalti.
Kemenangan ini menjadi salah satu momen manis bagi Mourinho saat menghadapi mantan klubnya dengan seragam Spurs. Namun, ia belum menghadapi The Blues lagi sejak meninggalkan jabatan manajer Tottenham pada tahun 2021. Ini menutup babak lain dalam catatan pertemuan Jose Mourinho melawan Chelsea.
Secara keseluruhan, rekor Mourinho dalam 14 pertemuan kembali dengan Chelsea adalah empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Statistik ini memberikan gambaran komprehensif tentang bagaimana 'The Special One' berhadapan dengan klub yang pernah ia cintai. Setiap pertemuan selalu menyisakan cerita dan kenangan tersendiri bagi para penggemar sepak bola.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 1 April 2026 15:30Kondisi Terkini Mykhailo Mudryk: Tetap Latihan Meski Terancam Sanksi
-
Liga Spanyol 1 April 2026 15:01Benfica Incar Franco Mastantuono, Real Madrid Siapkan Skema Khusus
-
Liga Inggris 1 April 2026 14:25Soal Sandro Tonali, MU Pilih Bertindak Rasional dan Realistis!
-
Liga Inggris 1 April 2026 12:49Ambisi Besar! Kiper Muda MU Ini Siap Tantang Senne Lammens Jadi No.1
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 1 April 2026 16:00 -
Bola Indonesia 1 April 2026 15:51 -
Bola Indonesia 1 April 2026 15:45 -
Liga Inggris 1 April 2026 15:30 -
Liga Inggris 1 April 2026 15:26 -
Piala Dunia 1 April 2026 15:19
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/8586/original/siram-air-keras-iluts-131006c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543610/original/003183000_1775030528-IMG-20260401-WA0010.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543585/original/032479200_1775030037-1001132396.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540950/original/009881700_1774844645-6.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5543555/original/005296700_1775028527-Harga_Galaxy_A57_5G_01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5543492/original/028184700_1775026942-2dc1125c-3799-4acf-b0b5-43875a52327e__1_.jpeg)
