
Bola.net - Rasa frustrasi Antonio Conte memuncak, terutama setelah Inter Milan dipastikan tersingkir di Liga Champions. ia terlibat perdebatan sengit dengan beberapa sosok usai pertandingan berakhir termasuk pelatih legendaris, Fabio Capello.
Conte menemani skuad Inter untuk menghadapi Shakhtar Donetsk dalam laga pamungkas fase grup Liga Champions, Kamis (10/12/2020) dinihari. Mereka menjamu Shakthar di Giuseppe Meazza dengan misi meraih kemenangan.
Jika mampu meraih kemenangan, Inter bisa lolos ke babak 16 besar secara dramatis. Apalagi Real Madrid yang berada satu grup dengan mereka menang atas Borussia Monchengladbach pada hari yang sama.
Namun yang terjadi justru sebaliknya. Romelu Lukaku dkk gagal menuai kemenangan atas Shakhtar. 20 tembakan yang dilepaskan selama 90 menit tidak menghasilkan satu gol pun, sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Debat Panas Conte vs Capello
Conte menjadi sasaran kritikan publik setelah kegagalan itu. Fabio Capello, yang sekarang bekerja sebagai pandit, berdebat cukup panas dengannya pasca pertandingan.
"Tidak ada determinasi, hasrat untuk menang dengan segala cara," kata Capello, yang dibalas oleh Antonio Conte dengan singkat: "Saya tidak ada respon untuk itu," ucapnya.
Sesi wawancara dengan Sky Sport Italia berlanjut, di mana Anna Billo selaku presenter melempar pertanyaan yang membuat Conte kesal. "Shakhtar datang ke sini dan mengubah taktiknya untuk menetralisir kami. Mereka kalah 0-5, itulah mengapa mereka mengubah taktik. Berpikir dulu sebelum bertanya," ucapnya.
Capello bertanya kepada Conte soal rencana cadangan jika taktik utamanya tidak berhasil. "Kami punya Plan B, namun saya tidak akan membicarakannya di sini, kalau tidak itu akan menjadi bencana sepenuhnya dan itu juga akan dinetralisir tim lain," jawab Conte.
Antonio Conte Mengecewakan
Setelah sesi wawancara berakhir, Capello beserta legenda AC Milan, Alessandro Costacurta, menyatakan ketidaksukannya kepada Antonio Conte. Kedua sosok itu mengkritik keras Conte atas cara menjawabnya yang tidak menyenangkan.
"Sekarang mustahil untuk berbicara dengan Conte. Dia tidak paham bahwa kami tak bisa berbicara hanya pada saat semua berjalan dengan baik," tutur Capello.
"Inter menderita hantaman ekonomi yang sangat besar pada malam ini, mereka bahkan tidak akan bermain di Liga Europa. Kerusakannya sangat besar, bahkan untuk sponsor sekalipun," tambahnya.
"Saya sangat kecewa terhadap teman saya, Conte," timpal Costacurta. "Saya sangat sedih karena dia tidak menghormati kami. Dia unik dan murah hati, namun pada malam ini saya tidak menyukai dia. Saya sangat kecewa dengan sikapnya."
Hasil imbang melawan Shakhtar membuat Inter finis di posisi terdasar klasemen Grup B dengan raihan enam poin. Artinya, mereka tidak akan melanjutkan perjalanannya di kompetisi Eropa manapun di sisa musim 2020/21.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Edinson Cavani Berulang Kali Tolak Juventus dan Inter Milan, Ada Apa Gerangan?
- Milan, Inter, dan Juventus Berebut Bintang Muda Fluminense Gabungan Dybala dan Rivaldo
- Ketika Duo Milan Berebut Jasa 'Lord' Lingard
- Samir Handanovic: Inter Milan Memang Tak Pantas Lolos!
- Termasuk MU, Ini 3 Klub Besar yang Gagal Melaju ke 16 Besar Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
