
Bola.net - Eks Direktur Olahraga Real Madrid, Predrag Mijatovic memberikan opininya terkait anggapan bahwa Josep Guardiola gagal menerapkan gaya permainan Tiki-Taka di Bayern Munich. Pandangan tersebut muncul setelah Die Roten tersingkir secara tragis dengan agregat 0-5 di tangan Real pada babak semifinal Liga Champions musim ini.
Mijatovic menganggap bahwa taktik tersebut memang butuh waktu untuk diaplikasikan dalam sebuah klub, apa lagi di negara yang memiliki gaya permainan berbeda dengan Spanyol. Meskipun Guardiola pernah sukses dengan cara serupa di Barcelona, namun perbedaan kultur bisa menghambat Bayern untuk bisa optimal menggunakan taktik tersebut.
"Barca mengeksekusi Tiki-Taka dengan sempurna selama beberapa tahun, dan sejumlah klub berusaha meniru yang mereka lakukan. Namun tentu jelas berbeda ketika anda mencoba menerapkan taktik serupa dengan pemain, tim, dan negara yang berbeda," papar mantan bomber Yugoslavia ini seperti dilansir Marca.
"Bayern akan belajar banyak dari musim ini. Tiki-Taka terbukti tak berguna di Italia, dan saat ini banyak orang di Jerman mulai mempertanyakan efektivitasnya. Mereka memiliki pandangan yang berbeda soal sepakbola, filosofi Jurgen Klopp adalah salah satu contoh yang bagus."
Guardiola sendiri telah menegaskan bahwa ia akan tetap menerapkan gaya permainan serupa musim depan dan berharap dukungan penuh dari para petinggi klub.[initial]
(mrc/mri)
Mijatovic menganggap bahwa taktik tersebut memang butuh waktu untuk diaplikasikan dalam sebuah klub, apa lagi di negara yang memiliki gaya permainan berbeda dengan Spanyol. Meskipun Guardiola pernah sukses dengan cara serupa di Barcelona, namun perbedaan kultur bisa menghambat Bayern untuk bisa optimal menggunakan taktik tersebut.
"Barca mengeksekusi Tiki-Taka dengan sempurna selama beberapa tahun, dan sejumlah klub berusaha meniru yang mereka lakukan. Namun tentu jelas berbeda ketika anda mencoba menerapkan taktik serupa dengan pemain, tim, dan negara yang berbeda," papar mantan bomber Yugoslavia ini seperti dilansir Marca.
"Bayern akan belajar banyak dari musim ini. Tiki-Taka terbukti tak berguna di Italia, dan saat ini banyak orang di Jerman mulai mempertanyakan efektivitasnya. Mereka memiliki pandangan yang berbeda soal sepakbola, filosofi Jurgen Klopp adalah salah satu contoh yang bagus."
Guardiola sendiri telah menegaskan bahwa ia akan tetap menerapkan gaya permainan serupa musim depan dan berharap dukungan penuh dari para petinggi klub.[initial]
Baca Juga
- Kroos: Tak Ada Yang Salah Dengan Gaya Main Bayern
- Mijatovic: Tiki-Taka Belum Mati
- Rummenigge: Real Sukses Eksploitasi Kelemahan Bayern
- Guardiola: Bayern Bermain Jelek Tanggung Jawab Saya
- Robben: Segalanya Berakhir Karena Gol Set Piece
- Sanchis Sebut Dua Alasan Bayern Kalah di Bernabeu
- Pizarro Khawatirkan Serangan Balik Madrid
- Lawan Madrid, Lahm Optimis Ribery Jadi Pahlawan
- Morientes Yakin Madrid Cetak Gol di Munich
- Berduka Atas Kepergian Tito, Pep Tak Rayakan Gol Bayern
- Eks Madrid Sebut Guardiola Punya Aura Pelatih Sejak Masih Aktif Bermain
- Javi Martinez Ngeri Melihat Lini Serang Real Madrid
- Heynckes Lega Bayern Jumpa Real, Bukan Atletico
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Gabriel Magalhaes Buka Suara Setelah Gagal Eksekusi Penalti di Final Liga Champions
Sir Alex Ferguson Sindir Arsenal Usai Kalah dari PSG di Final Liga Champions: Mereka Hanya Bertahan
Di Balik Kekalahan Arsenal dari PSG: Saat Strategi Arteta Nyaris Sempurna
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4411433/original/029651100_1682935761-IMG20230501112847.jpg)
