
Bola.net - - Gelandang Real Madrid Luka Modric mengaku dirinya sangat senang bisa mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam perebutan trofi Ballon d'Or untuk membuktikan bahwa sepakbola tidak melulu soal mencetak banyak gol.
Messi dan Ronaldo mendominasi sepakbola dunia selama satu dekade terakhir. Hal tersebut tak lepas dari prestasi mereka dari tahun ke tahun.
Mereka tak cuma sekedar mengantarkan timnya jadi juara. Akan tetapi mereka juga mampu menghasilkan puluhan gol per musim.
Dominasi itu patah pada tahun ini. Mereka dikalahkan oleh Modrid yang sangat instrumental dalam keberhasilan Real Madrid juara Liga Champions 2018 plus mengantarkan Kroasia masuk final Piala Dunia 2018.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kebahagian Modric
Modric sendiri jelas bukan seorang mesin gol seperti Ronaldo atau Messi. Ia pun bahagia karena akhirnya bisa membuat orang-orang sadar bahwa sepakbola bukan melulu soal gol.
"Ini membuat saya senang bahwa orang-orang akhirnya mengakui semua yang telah saya capai dalam karir olahraga saya," serunya dalam wawancaranya dengan GQ.
"Saya harus memenangkan banyak hal untuk mewujudkannya dan baru kemudian orang lain menyadari bahwa sepak bola bukan hanya tentang gol, gol, dan gol," tegas Modric.
Kerja Keras
Gelandang berusia 33 tahun itu kemudian membeberkan bahwa di awal karirnya, hampir tak ada orang yang optimis ia akan bisa memiliki karir yang sukses. Akan tetapi pada akhirnya ia bisa membuktikan orang-orang itu salah dengan kerja keras yang ia lakukan di sepanjang karirnya.
"Awalnya banyak orang tidak percaya pada saya. Itu bagian dari hidup saya, selalu dikelilingi oleh keraguan, selalu mendengar bahwa tidak saya tidak akan mencapai puncak."
"Semua pengakuan, seperti Pemain Dunia FIFA atau Ballon d'Or, jauh lebih berharga ketika Anda menyadari bahwa tidak ada yang memberi Anda apa pun," ucapnya.
"Tidak ada yang diberikan kepada saya oleh siapa pun. Saya harus bekerja keras untuk itu," tegas Modric.
Berita Video
Berita video mantan bek Timnas Indonesia, Hamka Hamzah, bereaksi keras setelah adanya tuduhan di media sosial ditujukan kepadanya soal match fixing pada final Piala AFF 2010.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 20 Januari 2026 03:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:01 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:00
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 20 Januari 2026 03:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:02 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:01 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:00 -
Liga Champions 20 Januari 2026 03:00 -
Liga Spanyol 20 Januari 2026 02:31
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)

