
Bola.net - Leg kedua babak semifinal Liga Champions akan digelar pada pekan ini. Salah satunya mempertemukan dua klub raksasa Eropa, Chelsea dan Real Madrid, di Stamford Bridge hari Kamis (6/5/2021) nanti.
Sekilas, kedua tim sedang berada di posisi yang seimbang. Leg pertama yang dilangsungkan di Estadio Alfredo Di Stefano pada pekan lalu berakhir seri 1-1. Akan tetapi, jika dilihat seksama, Chelsea sebenarnya lebih diuntungkan.
Mereka mengantongi satu gol tandang dari markas Real Madrid. Dengan demikian, mereka hanya perlu menahan imbang klub besutan Zinedine Zidane tersebut dengan skor kacamata 0-0 jika ingin melaju ke babak final.
Ada lima alasan mengapa Chelsea sangat mungkin mendepak Real Madrid dari pentas Liga Champions musim ini. Informasi selengkapnya bisa disimak di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kai Havertz Mulai Bersinar
Jika ada satu pemain yang wajib berterima kasih kepada Thomas Tuchel selaku pelatih Chelsea, maka Kai Havertz-lah orangnya. Performanya meningkat cukup drastis semenjak Tuchel menduduki kursi kepelatihan the Blues.
Setelah melakukan beberapa eksperimen, Tuchel akhirnya menemukan peran yang pas buat Havertz. Ia bermain sebagai penyerang, baik dalam format dua striker ataupun tiga. Dan belakangan ini, Havertz mulai rajin mencetak gol.
Fulham menjadi korban terbaru dari mantan penggawa Bayer Leverkusen tersebut. Ia berhasil mencetak gol sebanyak dua kali dan membantu Chelsea meraih tiga angka. Berkat aksinya, the Blues bisa keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.
Benteng Chelsea Terlalu Rapat
Selama bisa mencatatkan clean sheet, maka satu tempat di babak final dipastikan akan menjadi milik Chelsea. Situasi ini cukup menguntungkan buat mereka karena sejak kehadiran Tuchel, lini belakang the Blues semakin kuat.
Semenjak bertemu Wolverhampton akhir bulan Januari lalu, Chelsea berhasil menorehkan 11 clean sheet dari 14 laga. Beberapa didapatkan saat bertemu lawan yang memiliki daya serang tinggi, seperti Manchester United dan Liverpool.
Namun Chelsea harus tetap waspada. Sebab kalau kehilangan konsentrasi, gawang mereka bisa jadi bulan-bulanan lawan. Pemandangan ini terlihat jelas ketika the Blues berhadapan dengan West Brom pada awal bulan April lalu.
Inkonsistensi Lini Depan Real Madrid
Lini depan Real Madrid saat ini membuat Zinedine Zidane harus memutar otak. Karim Benzema dkk kadang produktif dalam urusan mencetak gol. Namun seringkali, mereka ciut ketika menghadapi barisan pertahanan lawan.
Enam gol berhasil dibukukan Real Madrid dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Dan perlu dicatat juga kalau Los Merengues gagal mencetak gol di dua pertandingan. Yakni ketika bertemu Getafe dan Real Betis.
Dalam lima pertandingan itu juga, hanya Karim Benzema selaku penyerang Real Madrid yang mampu mencetak gol. Dalam laga melawan Osasuna akhir pekan kemarin, dua golnya dikantongi Casemiro (gelandang) dan Eder Militao (bek).
Ancaman Christian Pulisic
Tuchel juga manusia. Kedatangannya tidak membuat semua permasalahan Chelsea tuntas seketika. Setelah pria berdarah Jerman tersebut membereskan masalah di pertahanan, muncul lagi problematika di lini depan yang membuat geleng-geleng kepala.
Masalah ini masih terjadi sampai sekarang. Selain melawan Crystal Palace, mereka hanya mampu mencetak paling banyak dua gol ke gawang lawan. Bahkan kadang tak mampu mencetak gol sama sekali. Namun paling tidak, belakangan ini, lini depan mulai rajin mencetak gol di tiap pertandingan.
Hal ini disebabkan oleh meningkatnya performa para bomber Chelsea, salah satunya Christian Pulisic. Pemain yang diberikan julukan 'Captain America' tersebut mampu mencetak empat gol dari delapan laga termasuk saat menghadapi Madrid pada leg pertama.
Kejutan Timo Werner
Mantan bomber RB Leipzig ini cukup akrab dengan kritikan di sepanjang musim 2020/21. Akan tetapi, belakangan ini, Werner kerap menyajikan beberapa kejutan. Salah satunya adalah saat Chelsea West Ham beberapa waktu lalu.
Ia berhasil mempersembahkan satu gol yang menjadi penentu kemenangan Chelsea di laga tersebut. Seharusnya bisa meraih dua gol andai dirinya mampu memanfaatkan satu kesempatan emas di babak kedua.
Kalaupun tidak mencetak gol, Werner masih bisa berkontribusi dalam bentuk lain. Jangan salah, pria berumur 25 tahun itu bisa menyajikan assist untuk rekan-rekan setimnya. Werner sudah memproduksi 13 assist pada musim ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 15:01Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 12:03Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 07:36Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 07:23Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 16:36Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 15:21Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
BERITA LAINNYA
-
champions 30 Oktober 2026 06:55Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
-
champions 27 Oktober 2026 15:49Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 15:34Kacang Tidak Lupa Kulit! Ada Tottenham di Pidato Kemenangan Ballon d'Or Harry Kane!
-
champions 27 Oktober 2026 13:02Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
-
champions 27 Oktober 2026 12:59Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Ingin Jadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
