FOLLOW US:


Optimisme Tottenham vs Antusiasme Ajax

01-05-2019 12:53
Optimisme Tottenham vs Antusiasme Ajax
Mauricio Pochettino dan Erik ten Hag © AP Photo

Bola.net - Tottenham kalah 0-1 saat menjamu Ajax Amsterdam pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2018/19, Rabu (01/5). Tottenham bertekad membalasnya di Amsterdam pekan depan, tapi Ajax percaya diri bisa menuntaskan pekerjaan mereka.

Gol tunggal Donny van de Beek dari assist Hakim Ziyech pada menit 15 menjadi pembeda di Tottenham Hotspur Stadium.

Manajer Tottenham Mauricio Pochettino telah menegaskan bahwa timnya belum menyerah. "Kami masih hidup. Kami hanya kalah 0-1. Kami harus tetap percaya kami akan ke sana untuk menang," katanya setelah pertandingan, seperti dikutip UEFA.com.

Pochettino dan Tottenham boleh-boleh saja merasa optimistis bahwa peluang ke final masih terbuka. Namun Ajax pun demikian.

Kemenangan di kandang lawan pada leg pertama tentu saja membuat kubu Ajax sangat bersemangat. Pelatih Erik ten Hag pun antusias dan percaya kalau timnya bisa tampil lebih baik lagi saat main di kandang sendiri pekan depan.

Scroll terus ke bawah.

1 dari 1

Demi Final

"Ini malam yang luar biasa, dan tentu saja hasil yang memuaskan," kata Erik ten Hag, seperti dikutip UEFA.com. "Di fase awal pertandingan, kami benar-benar mendominasi. Kami pun mencetak satu gol fantastis."

"Di babak kedua, kami memiliki banyak possession, tapi yang bagus dari tim ini adalah mereka telah berjuang sangat keras. Mereka bertarung mempertaruhkan segalanya dan melakukannya dengan sangat baik."

Ajax menang di kandang lawan, tapi ini masih separuh jalan. Masih ada leg kedua di Amsterdam pekan depan.

"[David] Neres tidak mencetak gol dari peluang itu (mengenai tiang gawang di babak kedua) memang cukup disayangkan. Namun menang 1-0 di Tottenham adalah hasil yang luar biasa dan awal yang bagus," lanjut ten Hag.

"Kami harus belajar dari pengalaman. Kami tahu kami bisa tampil jauh lebih baik lagi pekan depan," tegasnya.

Optimisme Tottenham ataukah antusiasme Ajax yang akan keluar sebagai 'pemenang'? Di Amsterdam seminggu lagi, kita akan mengetahui jawabannya.