FOLLOW US:


Polemik European Super League: Komentar dari Para Pendukung dan Penentang

20-04-2021 09:49

 | Asad Arifin

Polemik European Super League: Komentar dari Para Pendukung dan Penentang
Protes European Super League di atas markas Leeds United, Selasa (20/4/2021) © Pool Getty via AP Photo

Bola.net - European Super League [ESL] telah dideklarasikan dan menuai banyak kontroversi. Di sisi lain, tidak sedikit pula yang memberi dukungan atas ide digelarnya Liga Champions tandingan ini.

12 klub menyatakan ambil bagian pada ESL. 'Big Six' dari Premier League dipastikan ambil bagian. Lalu, ada Juventus, Inter Milan, AC Milan, Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid yang ambil bagian.

UEFA merespon dengan keras rencana bergulirnya ESL. Mereka mengancam akan memberi hukuman, bukan hanya bagi klub tapi individu yang terlibat di ESL. FIFA pun mendukung langkah UEFA tersebut.

Lantas, seperti apa komentar pihak yang mendukung dan menentang ESL? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 15

Gary Neville

Gary Neville
Gary Neville © AP Photo

"Itu keserakahan murni. Mereka penipu. Mereka tidak ada hubungannya dengan sepak bola di negara ini," kata Neville.

"Saya tidak menentang uang dalam sepakbola. Prinsip dan etos persaingan yang sehat dan hak untuk memainkan permainan, sehingga Leicester memenangkan liga, mereka pergi ke Liga Champions," tegas Neville.

2 dari 15

Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson
Sir Alex Ferguson © AFP

"Pembicaraan European Super League adalah langkah menjauh dari 70 tahun sepak bola klub Eropa," buka Ferguson kepada Reuters.

"Baik sebagai pemain untuk tim provinsi Dunfermline pada tahun 60-an dan sebagai manajer Aberdeen yang memenangkan Piala Winners Piala Eropa, bagi klub provinsi kecil di Skotlandia itu seperti mendaki Gunung Everest."

3 dari 15

Roy Keane

Roy Keane
Roy Keane © Ist

"Itu tergantung pada uang, keserakahan," buka Roy Keane.

"Jelas, kami belum mendengar apa-apa dari FIFA tapi itu tidak terdengar bagus, semoga saja mereka menghentikannya karena itu hanya keserakahan nyata," tegas mantan kapten Manchester United itu.

4 dari 15

Chelsea Supporters Trust (CST)

Chelsea Supporters Trust (CST)
Skuat Chelsea merayakan gol Hakim Ziyech ke gawang Manchester City, Minggu (18/4/2021) © AP Photo

"Mereka berkata mengharapkan yang tidak terduga, tetapi hari ini Chelsea Supporters Trust (CST), anggota kami dan suporter sepak bola di seluruh dunia telah dikhianati," begitu pernyataan dari Chelsea Supporters Trust.

"Ini adalah keputusan yang serakah, untuk memenuhi kantong orang-orang di atas dan itu telah dibuat tanpa mempertimbangkan pendukung setia, sejarah kami, masa depan kami dalam masa depan sepak bola di negara ini," tambahnya.

5 dari 15

Manchester United Supporters Trust (MUST)

Manchester United Supporters Trust (MUST)
Skuad Manchester United merayakan gol Mason Greenwood ke gawang Burnley, Minggu (18/4/2021) © Pool Getty via AP Photo

"Sebuah 'liga super' yang terdiri dari klub-klub kaya dan menjadi liga yang teruttup tentu melawan dasar-dasar sepakbola, dan Manchester United seharusnya menolak kompetisi ini,"

"Ketika Sir Matt Busby memimpin klub ini memenangkan Piala Eropa di tahun 1950an, itu menjadi awal terbentuknya Manchester United sebagai klub yang modern. Jadi meninggalkan kompetisi itu [UCL] akan menjadi pengkhianatan besar bagi sejarah dan nilai-nilai yang dipegang klub ini."

6 dari 15

Jurgen Klopp

Jurgen Klopp
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp © AP Photo

"Pendapat saya tidak berubah [menolak]. Jelas saya mendengar untuk pertama kalinya kemarin, dan mencoba mempersiapkan pertandingan, pertandingan yang sangat sulit melawan Leeds, dan saya tahu sejauh ini kami mendapat beberapa informasi, jujur tidak banyak," ujar Klopp kepada Sky Sports.

"Itu sulit. Orang-orang tidak senang tentang itu, dan saya bisa memahaminya, tapi saya tidak bisa mengatakan lebih banyak tentang itu karena kami tidak terlibat dalam proses apa pun, bukan para pemain, bukan saya, kami tidak mengetahuinya. Itu masalahnya atau faktanya, fakta ada di luar sana. Kita harus menunggu untuk melihat bagaimana perkembangannya." tambahnya.

7 dari 15

Thomas Tuchel

Thomas Tuchel
Manajer Chelsea Thomas Tuchel. © AP Photo

"Saya datang ke sini untuk bersaing di kompetisi tersulit. Saya datang ke sini untuk melatih di kompetisi tersulkit di Eropa," buka Thomas Tuchel.

"Saya adalah bagian dari klub ini, dan saya percaya bahwa klub mengambil keputusan yang tepat."

"Saya rasa masih terlalu dini untuk menghakimi segalanya, dan saya tidak mau melakukan itu. Semua orang punya tanggung jawabnya sendiri-sendiri, dan tugas saja adalah melatih dan mempersiapkan tim untuk pertandingan berikutnya," ujarnya.

8 dari 15

Florentino Perez

Florentino Perez
Florentino Perez © AP Photo

"[Kami sedang melakukannya] untuk menyelamatkan klub-klub sederhana, sebelum kesempatan untuk menyelamatkan mereka sirna," buka Perez saat diwawancarai oleh El Chingruito.

"Ini akan menyelamatkan semua orang. Sepak bola sedang melalui momen yang sulit. Terburuk dalam 20 tahun terakhir. Itu tidak akan hilang, tapi bisa turun ke tingkat yang berbeda, jika anak muda tak tertarik terhadap itu," lanjutnya lagi.

9 dari 15

Florentino Perez

Florentino Perez
Florentino Perez © Ist

"Kami sedang memperjuangkan masa depan sepak bola. Ada orang-orang yang tidak menganggap hal semacam ini dengan serius. Kami akan membantu sepak bola di tiap level dan membawanya ke tempat yang tepat di dunia," kata Perez.

"Sepak bola adalah satu-satunya olahraga global di dunia yang memiliki lebih dari empat miliar fans dan tanggung jawab kami sebagai klub besar untuk merespon hasrat mereka."

10 dari 15

Rio Ferdinand

Rio Ferdinand
Rio Ferdinand © AFP

"Ini adalah perang terhadap dunia sepak bola. Ini aib. Memalukan. Dan itu bertentangan dengan segala hal yang berkaitan dengan sepak bola," ujar Ferdinand kepada BT Sports.

"Ini adalah toko yang tertutup buat para petinggi dan ini benar-benar cuma berkaitan dengan satu hal yaitu uang. Yang kaya akan semakin kaya dan yang lainnya takkan dipertimbangkan," lanjut eks pemain Manchester United.

11 dari 15

Gary Neville

Gary Neville
Gary Neville © AFP

"Sungguh memalukan. Itu tidak akan pernah terjadi. Biarkan mereka melepaskan diri tapi, hukum mereka. Hukum saja mereka," buka Neville pada Sky Sports.

"Jika mereka mengumumkan letter of intent maka mereka harus dihukum dengan berat. Denda besar, pengurangan poin, ambil gelar yang diraih, siapa yang peduli?"

"Beri gelar juara [Premier League] Burnley, Fulham. Biarkan Fulham bertahan dan degradasi kan saja Manchester United, Liverpool dan Arsenal," sambung mantan kapten Manchester United.

12 dari 15

Ole Gunnar Solskjaer

"Saya berurusan dengan berita sore ini, spekulasi. Saya rasa saya tidak perlu berkomentar sekarang. Kami hanya harus menunggu dan melihat apa yang terjadi," ujar Solskjaer seusai laga kontra Burnley seperti dikutip Manchester Evening News.

"Seperti yang telah saya katakan, saya telah melihat spekulasi atau berita sore ini. Saya tidak dapat berkomentar. Ini adalah masalah yang harus dikomentari oleh klub." tambahnya.

13 dari 15

Juventus

"Meskipun klub pendiri akan menggunakan kemampuan terbaik untuk melaksanakan proyek dalam jangka waktu singkat, saat ini perusahaan tidak dapat memastikan bahwa proyek pada akhirnya akan berhasil diluncurkan atau memprediksi waktu yang tepat dari proyek tersebut," demikian pernyataan Juventus.

"Oleh karena itu, perusahaan tidak memiliki semua elemen yang diperlukan untuk menilai secara rinci dampak Super League pada kondisi keuangan dan ekonomi serta kinerjanya."

14 dari 15

Arsene Wenger

"Saya bisa bilang bahwa ini ide yang buruk," buka Wenger kepada talkSPORT.

"Untuk saat ini yang terpenting adalah seluruh elemen sepakbola harus bersatu untuk menolak ini,"

"Kompetisi Eropa dibangun berdasarkan kepentingan olahraga dan juga menghormati sejarah kompetis iini. Jadi saya percaya kompetisi ini [ESL] tidak akan bertahan lama."

15 dari 15

Joel Glazer

"Dengan menyatukan klub dan pemain terhebat di dunia untuk bermain satu sama lain sepanjang musim, Liga Super akan membuka babak baru untuk sepak bola Eropa," buka Joel Glazer.

"ESL memastikan kompetisi dan fasilitas kelas dunia, dan meningkatkan dukungan finansial untuk piramida sepak bola yang lebih luas," tambah Joel Glazer.

Sumber: Berbagai Sumber