FOLLOW US:


Prediksi Juara Liga Champions 2019/2020 Versi Luka Modric

16-06-2020 09:59

 | Aga Deta

Prediksi Juara Liga Champions 2019/2020 Versi Luka Modric
Gelandang Real Madrid, Luka Modric, usai mencetak gol ke gawang Valencia di Supercopa de Espana (9/1/2020). © AP Photo

Bola.net - Gelandang Real Madrid memberikan prediksinya mengenai juara Liga Champions musim ini. Menurutnya, ada beberapa tim yang cukup difavoritkan untuk menjadi juara termasuk Los Blancos.

Musim ini Madrid masih memiliki kesempatan untuk memenangkan Liga Champions. Namun, tim asuhan Zinedine Zidane itu butuh perjuangan yang ekstra.

Madrid sudah berhasil menembus babak 16 besar. Akan tetapi, Karim Benzema dan kolega kalah 1-2 dari Manchester City pada leg pertama.

Liga Champions saat ini masih ditangguhkan karena pandemi virus Corona. Namun, kompetisi elit Eropa itu rencananya akan dimulai kembali pada bulan Agustus mendatang dan akan menggunakan format baru.

1 dari 3

Juara Liga Champions

Modric meyakini kalau Real Madrid bisa berbuat banyak di Liga Champions musim ini. Namun, tim-tim seperti PSG, Barcelona, Bayern Munchen dan Atletico Madrid perlu diwaspadai.

“Di Liga Champions, saya pikir PSG baik-baik saja, meskipun mereka tidak akan bermain sampai Agustus, maka mudah untuk mengatakan Barcelona dan Bayern," kata Modric kepada Gazzetta dello Sport.

“Hati-hati dengan Atletico Madrid ... dan tentu saja di antara favorit akan ada siapa pun yang menang antara kami dan City."

2 dari 3

Juara Serie A

Modric juga berbicara tentang persaingan dalam perebutan gelar Serie A musim ini. Menurutnya, Juventus masih tetap difavoritkan tetapi ia menginginkan Lazio atau Inter yang menjadi juara.

"Untuk Serie A, Juve adalah favorit, meskipun untuk kompetisi ini mungkin akan lebih baik jika yang memenangkan Lazio atau Inter ...," kata Modric.

3 dari 3

Penalti Lawan Juventus

Real Madrid mendapat penalti dalam pertandingan terakhir melawan Juventus. Keputusan ini tidak diterima oleh Gianluigi Buffon dan kemudian dikritik oleh Modric.

“Saya hanya mengatakan itu penalti karena ada di sana, Lucas Vazquez didorong ketika dia akan menendang bola. Apa gunanya berpura-pura?" lanjutnya.

“Saya mengalami situasi yang sama dan saya memahami seseorang ada yang memprotes, tetapi seharusnya tidak ada perbedaan antara penalti di menit 30 'dan 95'. Namun untuk Buffon, saya mendoakan yang terbaik: dia hebat.”

Sumber:Juvefc