
Bola.net - Ilkay Gundogan menyuarakan protesnya terhadap format Liga Champions yang baru. Baginya, format baru ini tidak lebih baik dari gagasan European Super League (ESL) yang baru saja digagalkan.
Beberapa terakhir, berita sepak bola didominasi gagasan ESL dari 12 klub top Eropa. Singkatnya mereka ingin menciptakan kompetisi tandingan Liga Champions yang lebih adil dan lebih transparan.
UEFA berang dan mengusahakan segala cara untuk menghentikan kompetisi tersebut. Dengan protes fans, akhirnya ESL ditangguhkan untuk sementara.
Ketika kisruh ESL sedang panas-panasnya, UEFA menggunakan kesempatan tersebut untuk mengumumkan format baru Liga Champions yang akan mulai diterapkan pada tahun 2024 mendatang.
Inilah yang jadi masalah. Format baru ini ternyata tidak lebih baik dari ESL, justru sama buruknya bagi pemain.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sekilas soal format baru UCL
UEFA mengumumkan bahwa Liga Champions yang baru akan melibatkan 36 tim sejak awal, bukan lagi 24 tim. Format ini akan mulai digunakan di tahun 2024.
Fase grup akan dihapus, diganti dengan liga yang melibatkan semua klub peserta. Nantinya klub di posisi 8 besar akan langsung lolos ke fase gugur (16 besar).
Tim-tim yang finis mulai peringkat ke-9 sampai ke-24 akan bertanding lagi dalam duel dua leg play-off untuk memperebutkan 8 tempat yang tersisa di 16 besar.
Setelah itu, mulai 16 besar sampai final tidak ada perubahan. Masih sama seperti format UCL yang sekarang.
Lebih banyak pertandingan, siksa pemain
Perubahan format itu berarti akan ada lebih banyak pertandingan sejak awal. Artinya para pemain akan semakin tersiksa, tenaga diperas habis-habisan.
Musim ini saja sudah ada begitu banyak pemain yang cedera karena jadwal begitu padat. UEFA justru membuat jadwal baru yang akan jauh lebih padat.
Artinya, UEFA sebenarnya tidak memihak pemain, hanya kepentingan mereka sendiri. Protes inilah yang disuarakan Gundogan.
Protes Gundogan
Lewat media sosial Twitter, Gundogan bicara cukup panjang. ESL sudah selesai, tapi bukan berarti perlawanan sepak bola juga selesai. Sebaliknya, para pemain akan semakin tersiksa dengan format UCL yang baru.
With all the Super League stuff going on... can we please also speak about the new Champions League format? More and more and more games, is no one thinking about us players?
— Ilkay Gündogan (@IlkayGuendogan) April 22, 2021
The new UCL format is just the lesser of the two evils in comparison to the Super League...
"Dengan segala hal soal Super League yang sudah berlalu... bisakah kita juga bicara soal format baru Liga Champions?
"Ada semakin banyak pertandingan, apakah tidak ada yang memikirkan kami para pemain?
"Format baru UCL ini hanya sedikit lebih baik di antara dua yang buruk jika dibandingkan dengan Super League," tegas Gundogan.
Sumber: Twitter, Goal
Baca ini juga ya!
- Kisruh ESL, Benarkah UEFA Sempat Berencana Hapus Laga Real Madrid vs Chelsea?
- 14 Tim Premier League Diskusi Sanksi untuk Big Six
- Positif Covid-19, Federico Valverde Absen Perkuat Real Madrid Lawan Chelsea
- Super League Ibarat Kasus Bullying oleh Tim-Tim Top
- Langkah Perez Ciptakan ESL Dikecam Legenda Barcelona: Bisa Bikin Kekacauan!
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 14 September 2026 07:52Catatan Menarik Man City vs Man United: Haaland Jadi Raja Derby Manchester
-
Liga Italia 14 September 2026 05:35Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 September 2026 07:52Catatan Menarik Man City vs Man United: Haaland Jadi Raja Derby Manchester
-
Liga Italia 14 September 2026 05:35Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
BERITA LAINNYA
-
champions 11 September 2026 15:50Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
-
champions 11 September 2026 14:33Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
-
champions 11 September 2026 14:24Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
-
champions 11 September 2026 14:19Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
-
champions 11 September 2026 14:15Fabregas Batasi Euforia Como
-
champions 11 September 2026 14:11Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
SOROT
-
Liputan6 14 September 2026 05:30Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis
-
Liputan6 13 September 2026 22:50Indonesia Dorong BRICS Naikkan Posisi Dalam Rantai Nilai Global
-
Liputan6 13 September 2026 22:15Di KTT BRICS, Prabowo Tawarkan Industrialisasi Bersama
-
Liputan6 13 September 2026 20:57Kepulan Asap Bromo Mulai Teratasi, Petugas Tetap Waspada
-
Liputan6 13 September 2026 20:10Penumpang KM Virgo Selamat: Tak Ada Alarm, Kapal Miring Cepat Lalu Tenggelam
-
Liputan6 13 September 2026 18:34KM Virgo Miring Sebelum Hilang Kontak di Laut Jawa
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346546/original/018136700_1789179406-Presiden_Prabowo_hadiri_BRICS_2026-12_September_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347255/original/075580600_1789288300-IMG-20260913-WA0099.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347428/original/047994300_1789308019-asap_mengepul_2.jpg.2000x1333_q85_crop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347413/original/094515600_1789305446-IMG_3272.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347084/original/078645400_1789270610-virgo_transport.jpg)

