
Bola.net - Dalam format gugur yang penuh kejutan seperti Liga Champions, sangat jarang final mempertemukan dua tim terbaik sepanjang musim.
Hasil pertandingan yang sulit diprediksi dan undian yang bisa menjebak favorit membuat hal itu sulit terjadi. Bahkan dengan sistem unggulan terbaik sekalipun, dua tim terkuat belum tentu bertemu di partai puncak.
Namun musim ini menjadi pengecualian. Meskipun PSG harus lolos dari babak play-off setelah finis di luar 24 besar fase liga, mereka berhasil menembus final.
Bersama Inter Milan yang tampil konsisten dan kokoh sejak awal, dua tim terbaik versi banyak pengamat kini akan saling berhadapan di laga pamungkas.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Perjalanan Impresif PSG di Fase Gugur
PSG musim ini menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim bertabur bintang, melainkan skuad yang benar-benar bermain sebagai unit.
Mereka mengalahkan empat tim Inggris sekaligus: Manchester City, Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal, untuk mencapai partai final. Tidak ada yang bisa mengabaikan jalur sulit yang mereka lalui.
PSG berkembang secara luar biasa sepanjang musim. Mereka kini tampil hampir tanpa cela, penuh stamina dan kecepatan, dengan lini tengah yang stabil, pertahanan kolektif.
Yang terpenting, mereka bermain sebagai satu kesatuan.
PSG Kalahkan Tim-Tim Inggris

Meski Liverpool secara keseluruhan adalah tim terbaik dari empat klub Inggris tersebut, PSG menghadapi mereka saat performa sedang menurun.
Kemenangan di Paris terjadi dalam kondisi di mana The Reds tampil di bawah standar dan hanya diselamatkan oleh performa luar biasa Alisson Becker.
Namun, PSG berhasil menunjukkan ketangguhan mental dan kolektivitas permainan. Mereka tampil dominan dalam setiap fase, dan semakin terlihat sebagai tim yang matang serta siap meraih mahkota Eropa untuk pertama kalinya.
Inter Milan, Raksasa Baru yang Sudah Lama Bangun
Di sisi lain, Inter Milan membuktikan diri sebagai kekuatan yang tidak bisa diremehkan di kancah Eropa.
Sejak awal kompetisi, mereka memiliki rekor pertahanan yang mengesankan, hanya kebobolan dua kali dalam 10 pertandingan awal, termasuk laga melawan Feyenoord di babak 16 besar. Ketangguhan lini belakang menjadi fondasi kekuatan mereka.
Saat menghadapi Bayern Munchen dan Barcelona di perempat final dan semifinal, Inter mulai menunjukkan fleksibilitas permainan.
Mereka kebobolan, tapi mampu mencetak banyak gol. Total 11 gol dari tujuh pencetak berbeda menunjukkan betapa beragamnya ancaman yang bisa mereka hadirkan.
Final Ideal yang Layak Ditunggu

Pertemuan antara PSG dan Inter di final Liga Champions musim ini terasa sangat tepat. Kedua tim telah menunjukkan kualitas luar biasa sepanjang kompetisi, melewati ujian berat, dan bermain dengan karakter yang berbeda namun sama-sama efektif.
PSG tampil eksplosif dengan permainan cepat dan tajam, sedangkan Inter mengedepankan organisasi dan efisiensi. Keduanya memiliki kiper kelas dunia, lini belakang yang disiplin, serta daya gedor yang mematikan. Ini adalah duel antara kekuatan baru Eropa yang telah matang secara kolektif.
Untuk sebuah turnamen yang kerap menghadirkan kejutan, musim ini menghadirkan sesuatu yang langka: Final yang benar-benar pantas. Dua tim terbaik akan bertemu, dan dunia sepak bola menantikan satu laga besar yang bisa mengukir sejarah.
Jadwal Final Liga Champions
Final UCL 2024/2025
Pertandingan: PSG vs Inter Milan
Stadion: Allianz Arena
Hari: Minggu, 1 Juni 2025
Kick off: 02:00 WIB
Siaran langsung: SCTV, beIN Sports
Live streaming: Vidio
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 06:09Hari yang Menyedihkan Bagi Prabowo
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:46Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN
-
Liputan6 4 Juni 2026 22:11Indonesia Kecam Rencana Perluasan Pendudukan Gaza oleh Israel
-
Liputan6 4 Juni 2026 21:33KPK: Anak Buah Silmy Karim Beli Rumah Pakai Emas Hasil Pemerasan
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:59Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN 8 Juni
-
Liputan6 4 Juni 2026 20:45IHSG Sempat Anjlok 5%, BEI Pastikan Tak Ubah Aturan Trading Halt
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7732290/original/018434000_1780537716-IMG-20260603-WA0058.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546355/original/068481300_1775289352-MBG_Nanik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7774042/original/093874100_1780585863-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_21.34.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550396/original/088397900_1775689022-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_05.41.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
