
Bola.net - Carles Puyol mengatakan bahwa sukses yang diraih oleh Barcelona di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir merupakan buah dari gaya bermain ala satu sentuhan yang unik.
Barcelona kali terakhir memenangkan trofi Liga Champions musim lalu, usai mereka mengalahkan Juventus di final yang digelar di Berlin. Puyol lantas menegaskan bahwa anda tak punya gaya yang khas, bukan tak mungkin tim Catalan bakal harus menanti lebih lama untuk kembali jadi yang terbaik di Eropa.
"Kehebatan kami dicapai dengan gaya bermain yang berbeda," tutur Puyol pada El Pais.
"Kami tahu bahwa tim ini memang berbeda. Gaya main ini memang lahir dari ide dan filosofi yang amat khusus. Hal tersebut membuat kami bisa meraih segalanya. Kami memang bermain dan ingin menang, namun kami harus melakukannya dengan gaya."
Barcelona akan menghadapi AS Roma di Liga Champions tengah pekan ini. [initial]
(pai/rer)
Barcelona kali terakhir memenangkan trofi Liga Champions musim lalu, usai mereka mengalahkan Juventus di final yang digelar di Berlin. Puyol lantas menegaskan bahwa anda tak punya gaya yang khas, bukan tak mungkin tim Catalan bakal harus menanti lebih lama untuk kembali jadi yang terbaik di Eropa.
"Kehebatan kami dicapai dengan gaya bermain yang berbeda," tutur Puyol pada El Pais.
"Kami tahu bahwa tim ini memang berbeda. Gaya main ini memang lahir dari ide dan filosofi yang amat khusus. Hal tersebut membuat kami bisa meraih segalanya. Kami memang bermain dan ingin menang, namun kami harus melakukannya dengan gaya."
Barcelona akan menghadapi AS Roma di Liga Champions tengah pekan ini. [initial]
Baca Juga:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 Juni 2026 07:47Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 06:48Sony Sonjaya Mengaku Siap Buka-bukaan
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709284/original/062279400_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
