Rapor Real Madrid vs Benfica: Vinicius Bersinar, Courtois Tangguh, Lini Belakang Solid tak Tergoyahkan

Rapor Real Madrid vs Benfica: Vinicius Bersinar, Courtois Tangguh, Lini Belakang Solid tak Tergoyahkan
Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, bereaksi dalam laga fase awal Liga Champions antara SL Benfica melawan Real Madrid, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Bola.net - Real Madrid membawa pulang kemenangan penting dari markas Benfica pada leg pertama play-off 16 Besar Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB. Los Blancos menang tipis 1-0 di Estadio da Luz.

Gol tunggal laga dicetak Vinicius Junior pada menit ke-50. Aksi individunya menjadi pembeda di laga yang berjalan ketat dan penuh tekanan.

Madrid sempat frustrasi menghadapi blok pertahanan rapat tuan rumah pada babak pertama. Namun satu momen magis dari kaki kanan Vinicius cukup untuk memberi modal berharga jelang leg kedua di Santiago Bernabeu.

Kemenangan ini juga dibayangi dugaan pelecehan rasis terhadap Vinicius. Insiden itu membuat tensi pertandingan meningkat dan mengubah atmosfer laga menjadi jauh lebih emosional.

Berikut adalah rapor pemain Real Madrid saat mengalahkan Benfica berdasarkan pada data FotMob:

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Kiper dan Bek: Disiplin, Tangguh, Minim Celah

Kiper dan Bek: Disiplin, Tangguh, Minim Celah

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan gol pembuka timnya dalam pertandingan play-off Liga Champions kontra Benfica, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Thibaut Courtois - 7.7

Kiper asal Belgia itu tampil sigap. Ia melakukan penyelamatan krusial atas tendangan Fredrik Aursnes yang sempat berubah arah di babak pertama. Refleksnya menjaga momentum tim.

Trent Alexander-Arnold - 7.7

Bermain sebagai bek kanan, ia menjadi kreator utama dari sisi lapangan. Seharusnya mencatat minimal dua assist. Umpan-umpannya tajam, tetapi tidak semuanya dikonversi menjadi gol.

Antonio Rudiger - 7.5

Rudiger tampil kuat dalam duel fisik. Ia menjaga garis pertahanan tetap rapat dan melakukan tekel berisiko di kotak penalti sendiri. Kontribusinya penting dalam mencatat clean sheet.

Dean Huijsen - 8.0

Huijsen bermain tenang dan distribusinya rapi dari belakang. Awalnya, dia sempat ditakutkan menjadi pemain yang dieksploitasi oleh pemain Benfica.

Alvaro Carreras - 7.9

Carreras aktif membantu serangan dan lebih disiplin saat mengawal sisi kiri pertahanan. Dia menjadi pendukung utama bagi Vinicius saat menyerang.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 22 Februari 2026
Osasuna Osasuna
00:30 WIB
Real Madrid Real Madrid

Gelandang: Energi, Duel, dan Kontrol Ritme

Gelandang: Energi, Duel, dan Kontrol Ritme

Pemain Real Madrid, Aurelien Tchouameni, melompat untuk menyundul bola saat mendapat tekanan dari pemain Benfica, Bruma, dalam pertandingan playoff Liga Champions antara SL Benfica melawan Real Madrid, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Federico Valverde - 8.0

Valverde menunjukkan kepemimpinan. Ia bekerja sama baik dengan Alexander-Arnold di sisi kanan dan konsisten menjaga intensitas permainan.

Arda Guler - 7.3

Butuh waktu beradaptasi. Namun setelah menemukan ritme, ia memaksa Anatoliy Trubin melakukan beberapa penyelamatan penting.

Aurelien Tchouameni - 7.9

Tchouameni efektif memutus serangan balik Benfica. Ia dominan dalam duel udara dan mencatat jumlah duel terbanyak di laga ini. Dia terpilih sebagai Man of the Match versi UEFA.

Eduardo Camavinga - 7.1

Camavinga agresif dalam tekel. Ia mencatat tekel terbanyak, tetapi juga terlalu sering melakukan pelanggaran yang berisiko.

Penyerang: Momen Magis dan Ketajaman Penentu

Penyerang: Momen Magis dan Ketajaman Penentu

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, berargumen dengan Jose Mourinho, usai mencetak gol pada laga playoff Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, Portugal, Rabu (18/2). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Kylian Mbappe - 7.5

Mbappe belum sepenuhnya klinis di babak pertama. Sentuhan akhirnya kurang tajam. Namun ia tetap berkontribusi dalam proses terciptanya gol kemenangan.

Vinicius Junior - 8.2

Ia kembali menunjukkan kelasnya di fase gugur Liga Champions. Golnya lahir dari aksi individu berkualitas tinggi. Ia juga tetap fokus bermain di tengah situasi sulit akibat dugaan rasisme.

Penampilannya menjadi simbol ketangguhan mental sekaligus kualitas teknis Real Madrid.