
Bola.net - Real Madrid kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah Liga Champions. Klub raksasa Spanyol itu kini resmi memegang rekor penalti terbanyak sepanjang masa kompetisi.
Rekor ini tercipta setelah kemenangan 2-1 atas Olympique Marseille di Santiago Bernabeu. Dua gol Los Blancos dalam laga tersebut semuanya berasal dari titik putih yang dieksekusi Kylian Mbappe.
Tambahan dua penalti membuat koleksi Madrid kini mencapai 63 sepanjang partisipasi mereka di ajang ini. Capaian tersebut membuat mereka melampaui Bayern Munchen yang sebelumnya berada di puncak daftar.
Pencapaian ini sekaligus menambah panjang daftar prestasi Madrid di Eropa. Selain itu, mereka juga masih menjadi klub tersukses dengan 15 gelar Liga Champions.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Real Madrid Geser Bayern Munchen

Statistik ini dikonfirmasi oleh analis sepak bola ternama asal Spanyol, MisterChip. Ia mencatat penalti kedua melawan Marseille menjadi momen resmi Madrid memecahkan rekor.
Dengan jumlah tersebut, Madrid kini unggul tipis atas Bayern Munchen. Klub asal Jerman itu mengoleksi 62 penalti sepanjang kiprahnya di Liga Champions.
Barcelona menempati urutan ketiga dengan 56 penalti. Tiga klub elite ini memperlihatkan konsistensi mereka sebagai kekuatan utama di benua biru.
Polemik di Balik Penalti

Walau berhasil mencetak sejarah, kemenangan Madrid diwarnai perdebatan. Penalti pertama diberikan setelah Geoffrey Kondogbia dianggap melanggar Rodrygo Goes di kotak terlarang.
Tak lama kemudian, Madrid kembali mendapat hadiah penalti akibat handball Facundo Medina. Mbappe pun dengan tenang mengeksekusinya untuk mencetak gol keduanya.
Namun, keputusan terkait penalti kedua menuai protes keras dari kubu Marseille. Pelatih Roberto De Zerbi dan direktur olahraga Medhi Benatia menilai wasit terlalu mudah menunjuk titik putih.
“Penalti kedua agak memalukan, dan saya akan mengatakan hal yang sama jika itu diberikan untuk saya,” ujar De Zerbi dikutip dari MARCA.
“Sulit sekali menerima penalti seperti itu, tapi saya sudah pernah mengalaminya di sini tujuh tahun lalu (saat bersama Juventus pada 2018). Perasaan saya tetap sama,” kata Benatia.
Klasemen Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 23 Juni 2026 09:15Man of the Match Norwegia vs Senegal: Erling Haaland
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 23 Juni 2026 11:10Mengaku Sangat Marah Usai Gagal Penalti, Begini Kata Lionel Messi
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juni 2026 11:26Kapolri Buka Suara soal Perpanjangan Batas Usia Pensiun Anggota Polri
-
Liputan6 23 Juni 2026 11:15Kapolri Angkat Bicara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan
-
Liputan6 23 Juni 2026 11:13Ibu Bonceng Anak di Koja Dilempar Molotov
-
Liputan6 23 Juni 2026 10:48Nadiem: Jangan Kasus Saya jadi Ketakutan Bagi Anak Muda Profesional
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8226505/original/052653000_1781086628-IMG_2718.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3912867/original/070770300_1643009764-20220124-Kapolri-raker-dengan-komisi-III-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8319845/original/014788000_1782188222-1000860003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)
