
Bola.net - Bayern Munich tampil perkasa dan menang 3-0 kala menjamu CSKA Moscow di matchday 6 Liga Champions grup E di Allians Arena, Kamis (11/12).
CSKA sempat memberikan perlawanan alot di laga ini, terutama di babak pertama. Namun, di babak kedua mereka takluk total dari sang tuan rumah. Gol-gol Bayern sendiri dicetak oleh Thomas Muller via tendangan penalti, Sebastian Rode dan Mario Gotze.
Bayern bermain cukup santai di laga ini. Sebab mereka sudah dipastikan lolos ke fase 16 besar Liga Champions. Sebaliknya, CSKA butuh kemenangan agar bisa membuka jalan lolos dari babak grup.
Bayern sendiri seperti biasa menjadi pihak yang dominan dalam penguasaan bola. CSKA kebanyakan hanya bisa berlari mengejar kemana bola mengarah.
Dan pada menit ke-18, Bayern akhirnya bisa mengubah keadaan. Salah satu pemain CSKA dianggap melanggar Franck Ribery tepat di ujung dalam kotak penalti mereka. Wasit pun menunjuk titik putih. Muller bisa mengeksekusi tendangan dari titik 12 pas itu dengan sempurna. 1-0 Bayern unggul.
Di menit ke-23, CSKA sempat mendapat peluang emas. Doumbia berhasil lolos dari kawalan bek Bayern. Ia pun bisa melepas sepakan ke arah gawang, namun masih bisa dimentahkan oleh Manuel Neuer.
CSKA pun kian lama bisa memberikan perlawanan pada sang tuan rumah. Namun Bayern masih terlalu tangguh bagi mereka. Babak pertama pun berakhir dengan skor tetap 1-0.
Josep Guardiola membuat perubahan di babak kedua. Permainan Bayern pun membaik dan mereka bisa kembali mendominasi permainan.
Akinfeev pun dipaksa banyak bekerja keras di babak kedua ini. Contohnya di menit ke-51, ia harus menahan gempuran dari Robert Lewandowski, dan di menit ke-59, giliran peluang dari Robben yang dimentahkannya.
Di menit ke-80, Lewandowski nyaris mencetak gol setelah sepakannya dari jarak dekat tak bisa dihentiken Akinfeev. Namun, bola hanya membentur mistar gawang.
Namun, pada akhirnya pertahanan CSKA menyerah juga menahan gempuran bertubi-tubi dari sang ruan rumah. Di menit ke-84, Rode berhasil menuntaskan umpan silang Bastian Schweinsteiger dengan sempurna. 2-0 Bayern memimpin.
Di menit ke-90, gawang Akinfeev kembali kebobolan. Kerjasama Lewandoswki dan Arjen Robben berhasil membuat Gotze lolos dari kawalan bek-bek lawan. Tanpa kesulitan, ia pun bisa menaklukkan Akinfeev.
Gol ketiga itu menjadi penutup laga tersebut. Bayern 3, CSKA Moscow 0. Musnah sudah harapan wakil Rusia itu untuk lolos ke fase knock-out musim ini.
CSKA sempat memberikan perlawanan alot di laga ini, terutama di babak pertama. Namun, di babak kedua mereka takluk total dari sang tuan rumah. Gol-gol Bayern sendiri dicetak oleh Thomas Muller via tendangan penalti, Sebastian Rode dan Mario Gotze.
Bayern bermain cukup santai di laga ini. Sebab mereka sudah dipastikan lolos ke fase 16 besar Liga Champions. Sebaliknya, CSKA butuh kemenangan agar bisa membuka jalan lolos dari babak grup.
Bayern sendiri seperti biasa menjadi pihak yang dominan dalam penguasaan bola. CSKA kebanyakan hanya bisa berlari mengejar kemana bola mengarah.
Dan pada menit ke-18, Bayern akhirnya bisa mengubah keadaan. Salah satu pemain CSKA dianggap melanggar Franck Ribery tepat di ujung dalam kotak penalti mereka. Wasit pun menunjuk titik putih. Muller bisa mengeksekusi tendangan dari titik 12 pas itu dengan sempurna. 1-0 Bayern unggul.
Di menit ke-23, CSKA sempat mendapat peluang emas. Doumbia berhasil lolos dari kawalan bek Bayern. Ia pun bisa melepas sepakan ke arah gawang, namun masih bisa dimentahkan oleh Manuel Neuer.
CSKA pun kian lama bisa memberikan perlawanan pada sang tuan rumah. Namun Bayern masih terlalu tangguh bagi mereka. Babak pertama pun berakhir dengan skor tetap 1-0.
Josep Guardiola membuat perubahan di babak kedua. Permainan Bayern pun membaik dan mereka bisa kembali mendominasi permainan.
Akinfeev pun dipaksa banyak bekerja keras di babak kedua ini. Contohnya di menit ke-51, ia harus menahan gempuran dari Robert Lewandowski, dan di menit ke-59, giliran peluang dari Robben yang dimentahkannya.
Di menit ke-80, Lewandowski nyaris mencetak gol setelah sepakannya dari jarak dekat tak bisa dihentiken Akinfeev. Namun, bola hanya membentur mistar gawang.
Namun, pada akhirnya pertahanan CSKA menyerah juga menahan gempuran bertubi-tubi dari sang ruan rumah. Di menit ke-84, Rode berhasil menuntaskan umpan silang Bastian Schweinsteiger dengan sempurna. 2-0 Bayern memimpin.
Di menit ke-90, gawang Akinfeev kembali kebobolan. Kerjasama Lewandoswki dan Arjen Robben berhasil membuat Gotze lolos dari kawalan bek-bek lawan. Tanpa kesulitan, ia pun bisa menaklukkan Akinfeev.
Gol ketiga itu menjadi penutup laga tersebut. Bayern 3, CSKA Moscow 0. Musnah sudah harapan wakil Rusia itu untuk lolos ke fase knock-out musim ini.
Susunan Pemain:
Bayern Munich (4-3-3): Neuer; Boateng, Dante, Bernat; Hojbjerg, Rode, Schweinsteiger, Gaudino (Weiser 73'); Muller (Robben 46'), Gotze, Ribery (Lewandowski 46').
CSKA Moscow (4-2-3-1): Akinfeev; Fernandes, Berezutsky, Ignashevich, Nababkin; Wernbloom, Natcho (Tosic 66'); Dzagoev, Eremenko (Milanov 82'), Musa (Efremov 90'); Doumbia.
Statistik Pertandingan Bayern Munich - CSKA Moscow:
Penguasaan bola: 73% - 27%
Shots (on goal): 26 (11) - 7 (1)
Corner: 8 - 5
Pelanggaran: 5 - 8
Offside: 8 - 1
Kartu kuning: 1 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:40Purbaya Tarik Utang Baru Rp 386 Triliun hingga Mei 2026
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:10Krisis Kesehatan di Gaza Makin Parah, Ribuan Nyawa Terancam
-
Liputan6 5 Juni 2026 20:07Melihat Langsung Koleksi Kendaraan Mewah Silmy Karim yang Disita KPK
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843097/original/050595500_1780664870-IMG_2203.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7844577/original/081229800_1780666500-timnas_indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5383135/original/032012200_1760622391-IMG_8063.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5630310/original/067752200_1778227999-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4253683/original/066694100_1670473907-edb2e216-5c29-419e-b564-85e68ad4c8b0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7843095/original/001355300_1780664869-IMG_2213.jpeg)
