
Bola.net - Bintang Bayern Munich, Arjen Robben, mengaku terkejut dengan taktik bertahan yang digunakan Real Madrid di leg pertama babak semifinal Liga Champions pekan lalu.
Laga tersebut sejatinya dilangsungkan di Santiago Bernabeu, markas El Real. Banyak yang mengira bahwa Los Blancos akan tampil ofensif agar bisa mendapatkan bekal bagus ketika bertandang di leg kedua. Namun, yang terjadi, mereka bermain cukup defensif dan mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang jawara Bundesliga tersebut.
Hasilnya memang bagus bagi Madrid. Skuat asuhan Carlo Ancelotti tersebut menang 1-0. Robben pun mengaku terkejut dengan taktik tersebut. Walau demikian, pemain asal Belanda tersebut yakin bahwa timnya bisa berjaya di leg kedua nanti.
"Kami semua terkejut dengan taktik bertahan mereka di Madrid. Kami harus fokus bermain ofensif dan mencetak gol. Namun, kami juga harus waspada dengan serangan-serangan balik mereka," keluhnya pada para reporter seperti dilansir Sportsmole.
"Kami semua cukup termotivasi. Kami tahu Madrid ingin raih 'Decima'. Kami masih lapar gelar dan kami tahu kami bisa menorehkan sejarah dengan tim ini. Jadi, kami sama termotivasinya dengan mereka. Dua tim ini memiliki target besar," sambungnya. [initial]
(sm/dim)
Laga tersebut sejatinya dilangsungkan di Santiago Bernabeu, markas El Real. Banyak yang mengira bahwa Los Blancos akan tampil ofensif agar bisa mendapatkan bekal bagus ketika bertandang di leg kedua. Namun, yang terjadi, mereka bermain cukup defensif dan mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang jawara Bundesliga tersebut.
Hasilnya memang bagus bagi Madrid. Skuat asuhan Carlo Ancelotti tersebut menang 1-0. Robben pun mengaku terkejut dengan taktik tersebut. Walau demikian, pemain asal Belanda tersebut yakin bahwa timnya bisa berjaya di leg kedua nanti.
"Kami semua terkejut dengan taktik bertahan mereka di Madrid. Kami harus fokus bermain ofensif dan mencetak gol. Namun, kami juga harus waspada dengan serangan-serangan balik mereka," keluhnya pada para reporter seperti dilansir Sportsmole.
"Kami semua cukup termotivasi. Kami tahu Madrid ingin raih 'Decima'. Kami masih lapar gelar dan kami tahu kami bisa menorehkan sejarah dengan tim ini. Jadi, kami sama termotivasinya dengan mereka. Dua tim ini memiliki target besar," sambungnya. [initial]
Baca Juga:
- Lawan Madrid, Guardiola Anggap Final
- Marcelo Minta Madrid Rileks Jelang Lawan Bayern
- Atasi Osasuna, Ramos Kini Fokus Pada Bayern
- Jamu Madrid, Neuer Targetkan Cleansheet
- Pizarro Khawatirkan Serangan Balik Madrid
- Robben Janjikan 'Neraka' Allianz Arena
- 'Setelah Barca, Kini Giliran Madrid Jadi Korban Munich'
- Guardiola: Madrid Dianggap Sudah Juara
- Guardiola Tanggapi Kritikan Terhadap Tiki-taka
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 00:40Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 23:40MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
