
Bola.net - Bayern Munchen dituntut menang minimal 4-0 saat menjamu Barcelona untuk lolos ke final Liga Champions 2014/15. Namun, menang cuma 3-2, Bayern tersingkir dari kejuaraan.
Bayern bahkan tertinggal 1-2 hingga jeda sebelum akhirnya mencetak dua gol di babak kedua untuk memenangkan laga.
"Banyak tim lain yang mungkin sudah menyerah ketika tahu harus mencetak lima gol di babak kedua. Namun, kami terus berusaha, terus menyerang," kata gelandang Bayern Sebastian Rode seperti dilansir situs resmi Bundesliga.
"Perjuangan kami dihargai oleh para suporter. Reaksi mereka menunjukkan bahwa kami bisa pergi dengan kepala tegak," pungkasnya.

(bun/gia)
Bayern bahkan tertinggal 1-2 hingga jeda sebelum akhirnya mencetak dua gol di babak kedua untuk memenangkan laga.
"Banyak tim lain yang mungkin sudah menyerah ketika tahu harus mencetak lima gol di babak kedua. Namun, kami terus berusaha, terus menyerang," kata gelandang Bayern Sebastian Rode seperti dilansir situs resmi Bundesliga.
"Perjuangan kami dihargai oleh para suporter. Reaksi mereka menunjukkan bahwa kami bisa pergi dengan kepala tegak," pungkasnya.

Tertinggal 1-2 di babak pertama, Bayern memang tak kehilangan semangat. Bayern lantas mendapatkan dua gol di babak kedua. Namun, itu tak cukup untuk meloloskan mereka ke final. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:01Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 17:00
IHSG Bergejolak, Dana Kelolaan Reksa Dana Sentuh Rp 685,78 Triliun
-
Liputan6 5 Juni 2026 16:20
IHSG Ditutup di 5.594, 626 Saham Tertekan
-
Liputan6 5 Juni 2026 16:10Richard Lee Segera Disidangkan
-
Liputan6 5 Juni 2026 16:00IHSG Tiba-Tiba Turun 4% Jelang Penutupan
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7832366/original/040684500_1780652601-1000001883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7830423/original/021594800_1780650626-525d950c-b503-4f69-9100-66705ef8a6b0.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
