
Bola.net - - Cristiano Ronaldo percaya bahwa namanya akan tercatat di sejarah Real Madrid, namun mengatakan bahwa ia tidak menganggap dirinya sebagai Galactico.
Pemain Portugal sudah mencetak 40 gol di semua kompetisi untuk membantu Madrid meraih final Liga Champions dua kali beruntun dan mengklaim gelar La Liga perdana sejak 2012.
Ronaldo mencetak gol kemenangan via adu penalti ketika Madrid juara Liga Champions melawan Atletico Madrid musim lalu dan juga mencetak gol dari titik putih ketika menghadapi lawan yang sama di final 2014.
Ronaldo kemudian menegaskan bahwa ia tak punya persiapan khusus menjelang laga final melawan Juventus malam nanti.
Cristiano Ronaldo.
"Saya bukan tipe pemain yang mempelajari video karena saya kira itu semua harusnya berjalan natural. Penting untuk tahu satu atau dua hal, namun tidak terlalu terobsesi dengan itu," tuturnya di Goal International.
"Contohnya, dalam penalti, berpikir mengenai sisi mana yang akan anda pilih, ketika anda di sana, ada banyak hal yang anda pikirkan dan satu momen untuk memutuskan. Dan itulah mengapa saya tak suka merencanakan apa yang saya lakukan."
"Penalti di final? Saya tidak takut. Saya senang mengambil resiko. Saya bisa mencetak gol atau meleset. Namun saya tidak akan gagal. Anda harus berpikir positif. Saya tak menganggap diri saya sendiri Galactico, namun saya menilai diri saya adalah seorang pemain yang menciptakan sejarah di Manchester, Madrid, dan tim nasional."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:47Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:27Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 15:00Belanja Rokok Bisa Mengurangi Gizi Anak
-
Liputan6 5 Juni 2026 14:27IHSG Merosot 3,3% pada Awal Sesi Kedua
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7807382/original/058296600_1780624124-diseminasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7770457/original/077150900_1780581684-Debt_collector_keroyok_anggota_Brimob.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337077/original/061981400_1609327524-20201230-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824588/original/098674800_1780643713-1001330902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824444/original/055507100_1780643609-IMG_1975.jpeg)
