
Bola.net - Inter Milan berhasil melangkah ke semifinal Liga Champions setelah bermain imbang 2-2 melawan Bayern Munchen, Kamis (17/4/2025) dini hari WIB. Hasil ini cukup membawa Nerazzurri lolos dengan agregat 4-3 berkat keunggulan 2-1 di leg pertama perempat final UCL.
Pelatih Inter, Simone Inzaghi tampak puas dengan performa timnya yang mampu menjaga ketenangan di situasi kritis. Pelatih asal Italia itu menyebut timnya menunjukkan karakter kuat sepanjang pertandingan.
"Ini malam yang indah, dan fans sangat membantu kami melawan lawan yang sangat kuat. Bayern memainkan dua laga hebat, tapi mereka berhadapan dengan tim yang ingin lolos dengan segala cara," kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.
'Kami melakukannya dengan sangat baik, saling membantu dan berkorban untuk tim. Dan itu satu-satunya cara mengalahkan tim seperti Bayern," lanjutnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Reaksi Cepat Jadi Kunci Kemenangan

Inter menunjukkan reaksi luar biasa setiap kali kebobolan oleh Bayern Munich. Dalam kedua laga, mereka langsung membalas gol lawan dalam waktu singkat.
Inzaghi memuji kemampuan timnya tetap tenang meski sempat tertinggal. Mental ini yang menjadi faktor penting kemenangan Inter.
"Kami juga tetap tenang, karena kebobolan saat permainan agak terganggu akibat cedera Mkhitaryan. Kami tetap dalam permainan, tetap jernih berpikir, lalu membalikkan keadaan," jelas Inzaghi.
Soal Kartu Kuning

Kepuasan Inzaghi semakin lengkap karena pemain-pemain yang berisiko terkena suspensi berhasil menghindari kartu kuning. Hal ini membuat mereka bisa tampil lengkap di semifinal.
Ada sedikit kebingungan ketika seseorang di bangku cadangan terkena kartu di menit akhir. Inzaghi pun memberikan klarifikasi.
"Tidak, itu Dimarco. Untungnya bukan saya atau Bastoni, kalau tidak kami harus menonton dari tribun di Barcelona," ungkap Inzaghi.
Target Lanjutkan Perjalanan di Liga Champions
Inzaghi menyadari betul beratnya tantangan melawan Bayern Munich. Dia mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang membuahkan hasil manis.
"Kami harus ingat siapa yang kami hadapi. Bayern Munchen sebelumnya menang saat main di San Siro, jadi kami tahu ini akan menjadi laga sulit. Tapi hasil ini adalah imbalan dari semua daya upaya kami. Kami lolos semifinal dengan kebanggaan besar," tambahnya.
Pelatih 47 tahun itu berharap bisa memulihkan semua pemain cedera untuk laga semifinal. Targetnya adalah melanjutkan perjalanan impresif di kompetisi ini.
"Kami masuk semifinal dengan kebanggaan besar, ingin perjalanan ini terus berlanjut. Sekarang kami berharap semua pemain cedera bisa kembali," tambah Inzaghi.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Musim Terbaik Lautaro Martinez di Liga Champions
- 5 Pelajaran dari Inter Milan 2-2 Bayern Munchen: Treble di Depan Mata, Lautaro Martinez Layak Ballon d'Or
- Sakit Dibobol Mantan! 6 Jebolan Bundesliga Bantu Inter Milan Singkirkan Bayern Munchen dari Liga Champions
- Empat Tim Tersisa di Liga Champions 2024/2025
- Bomber Argentina yang Bawa Inter Milan Raih treble: Dulu Diego Milito, Sekarang Lautaro?
- Rapor Pemain Inter Milan Saat Tendang Bayern Munchen dari Liga Champions: Digendong Lautaro Martinez!
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:30Prediksi Argentina vs Honduras 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 17:01Prediksi Curacao vs Aruba 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:50Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:47Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 06:48Sony Sonjaya Mengaku Siap Buka-bukaan
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709284/original/062279400_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
