
Bola.net - Pelatih CSKA Moscow Leonid Slutski menilai kekalahan 1-5 dari AS Roma di matchday 1 Grup E Liga Champions 2014/15 sebagai hasil yang sangat mengecewakan. Menurut Slutski, timnya terkoyak habis karena masalah mental.
CSKA dibantai Roma di Olimpico, Kamis (18/9). Babak pertama saja, CSKA sudah tertinggal 0-4 melalui gol Juan Manuel Iturbe, Maicon dan brace Gervinho. Setelah jeda, CSKA semakin menderita dengan own goal Sergei Ignashevitch. Tembakan Ahmed Musa pada menit 82 pun tak ubahnya sebuah gol hiburan semata bagi sang wakil Rusia.
"Kami mengawali laga dengan sangat buruk. Masalahnya bukan fisik, tapi mental. Andai tidak demikian, kalah pun kami takkan setelak ini," papar Slutski seperti dilansir situs resmi UEFA.
Bagi Slutski, rematch melawan Rudi Garcia ini resmi berakhir tragis.
Ketika masih menangani Lille, Garcia pernah menghadapi CSKA racikan Slutski di fase grup Liga Champions 2011/12. Waktu itu, pasukan Garcia ditahan imbang CSKA 2-2 di kandang sendiri pada matchday 1 dan tumbang 0-2 di Rusia pada matchday 5.
CSKA kemudian finis sebagai runner-up di bawah Inter Milan, sedangkan Lille berakhir sebagai juru kunci di bawah Trabzonspor. [initial]
(uefa/gia)
CSKA dibantai Roma di Olimpico, Kamis (18/9). Babak pertama saja, CSKA sudah tertinggal 0-4 melalui gol Juan Manuel Iturbe, Maicon dan brace Gervinho. Setelah jeda, CSKA semakin menderita dengan own goal Sergei Ignashevitch. Tembakan Ahmed Musa pada menit 82 pun tak ubahnya sebuah gol hiburan semata bagi sang wakil Rusia.
"Kami mengawali laga dengan sangat buruk. Masalahnya bukan fisik, tapi mental. Andai tidak demikian, kalah pun kami takkan setelak ini," papar Slutski seperti dilansir situs resmi UEFA.
Bagi Slutski, rematch melawan Rudi Garcia ini resmi berakhir tragis.
Ketika masih menangani Lille, Garcia pernah menghadapi CSKA racikan Slutski di fase grup Liga Champions 2011/12. Waktu itu, pasukan Garcia ditahan imbang CSKA 2-2 di kandang sendiri pada matchday 1 dan tumbang 0-2 di Rusia pada matchday 5.
CSKA kemudian finis sebagai runner-up di bawah Inter Milan, sedangkan Lille berakhir sebagai juru kunci di bawah Trabzonspor. [initial]
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 6 Juni 2026 07:47Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 08:21Polisi Ungkap Sosok Terduga Pembakar 3 Santri di Lombok Tengah
-
Liputan6 6 Juni 2026 06:48Sony Sonjaya Mengaku Siap Buka-bukaan
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7881098/original/029250500_1780708861-1005447955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709284/original/062279400_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
