
Bola.net - UEFA masih terus mencari cara terbaik untuk menyelesaikan musim ini. Badan tertinggi sepak bola Eropa itu meminta setiap liga tetap mengutamakan penyelesaian musim, meski tidak menutup kemungkinan beberapa opsi lain.
Sejak awal, UEFA menegaskan bahwa musim 2019/20 ini harus dituntaskan, entah bagaimana caranya. Mereka yakin pandemi virus corona bakal mereda di awal bulan Juni, dengan demikian liga bisa bergulir kembali.
Kendati demikian, seiring berjalannya waktu, sepak bola terbukti sulit mencari cara untuk kembali bergulir. Sebut saja Eredivisie yang bisa dihentikan total karena pemerintah Belanda melarang semua kegiatan olahraga sampai September, juga ada beberapa liga lain yang mengalami kasus sama.
Untuk itu, UEFA perlahan-lahan telah mengendurkan ketegasan mereka untuk menuntaskan liga. Jika memang kondisi tidak memungkinkan, mereka mengizinkan liga-liga mengajukan permintaan penghentian total.
Apa yang bakal terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sporting Merit
Pada pertemuan virtual teranyar yang melibatkan 55 negara anggota, UEFA tetap menegaskan bahwa musim 2019/20 harus dituntaskan. Namun, mereka juga membuka kemungkinan penghentian total dalam beberapa kasus khusus.
Menukil Sky Sports, andai musim ini tidak bisa diselesaikan, UEFA mengonfirmasih bahwa kualifikasi untuk UCL dan UEL harus ditentukan melalui 'sporting merit'.
Setiap liga harus menentukan bagaimana 'sporting merit' dalam pemahaman dan penerapan di kompetisi masing-masing dan harus disetujui oleh UEFA.
Sporting merit yang dimaksud adalah bagaimana liga menentukan klasemen akhir berdasarkan kompetensi setiap tim. Tentu setiap liga harus menentukan parameternya terlebih dahulu.
Pada bagian 4 regulasi UCL dan UEL, ada tertulis: "Agar memenuhi syarat untuk berpartisipasi di kompetisi, klub-klub harus terkualifikasi untuk kompetisi berdasarkan sporting merit."
Bagaimana Menentukannya?
Menentukan sporting merit bukan perkara mudah. Setiap liga harus transparan membagikan pertimbangan mereka, harus ada poin-poin objektif yang bisa digunakan untuk menilai kekuatan suatu tim.
UEFA menambahkan: "Sporting Merit harus didasarkan pada prinsip-prinsip objektif, transparan, dan tidak diskriminatif."
Kendati demikian, UEFA menegaskan behwa mereka punya hak untuk menolak atau meninmbang ulang pengajuan klub mana pun yang dikirim oleh liga-liga domestik jika ada sedikit protes ketidakadilan di masyarakat.
Intinya, UEFA sendiri bingung bagaimana cara terbaik menentukan tim-tim yang pantas bermain di UCL dan UEL musim depan andai musim tidak diselesaikan. Karena itulah mereka berulang kali menegaskan pentingnya penyelesaian musim.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- 23 Tahun Lalu: Berseragam Juventus, Zidane Permalukan Lini Belakang Ajax
- 5 Pemilik Klub Terkaya di Premier League, Mana yang Layak Menyandang Status 'Sultan'?
- Ucapan Selamat Puasa dan Jadwal Imsakiah dari Klub-Klub Top Eropa untuk Umat Muslim di Indonesia
- 5 Pemain Inggris Idola Michael Carrick, Ada Gazza dan Wazza
- Pavel Nedved: Si Meriam Ceko yang Menyesal tak Gabung Manchester United
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 06:07Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 05:49Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
-
Piala Dunia 22 Juli 2026 16:47Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 09:16Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
-
Piala Dunia 23 Juli 2026 07:27Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:38Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU, Usut Emas 74 Kg di Rumah Febrie
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:20Penampakan Artefak Indonesia yang Dibawa Direktur FBI saat Temui Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:15Direktur FBI Temui Prabowo, Bawa Artefak Indonesia yang Diselundupkan
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:05Presiden Prabowo Hadiri Puncak Harlah PKB Malam Ini
-
Liputan6 23 Juli 2026 08:00Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran: Disekap Hingga Disiksa
-
Liputan6 23 Juli 2026 07:27Bandung Siaga Kejahatan Jalanan, Ratusan Polisi Patroli hingga Pagi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293391/original/038831400_1783699399-pol5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304769/original/024518000_1784770063-IMG-20260723-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304768/original/016406100_1784770063-IMG-20260723-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304762/original/064173500_1784766584-IMG_8715.jpeg)
