Taktik Arbeloa Berjalan Sempurna

Taktik Arbeloa Berjalan Sempurna
Alvaro Arbeloa memeluk Federico Valverde usai sang gelandang membobol gawang Manchester City, Kamis (12/3/2026) (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Real Madrid tampil sangat meyakinkan saat menghadapi Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026. Bermain dengan rencana taktik yang jelas, Real Madrid menang 3-0 melalui hattrick Federico Valverde.

Kemenangan ini menjadi salah satu penampilan paling solid Real Madrid saat melawan tim besar dalam beberapa waktu terakhir. Struktur permainan yang disiapkan pelatih Alvaro Arbeloa berjalan hampir tanpa cela sepanjang pertandingan.

Real Madrid mengontrol jalannya laga sejak awal hingga akhir. Kombinasi disiplin bertahan dan agresivitas saat merebut bola kedua membuat Manchester City kesulitan mengembangkan permainan.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Struktur Pertahanan Real Madrid Sulit Ditembus

Struktur Pertahanan Real Madrid Sulit Ditembus

Pemain Manchester City, Antoine Semenyo (kiri), berebut bola dengan pemain Real Madrid, Fran Garcia dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Real Madrid menerapkan blok pertahanan menengah dengan dua garis yang sangat rapi. Sistem ini membuat ruang antar lini tetap rapat sehingga Manchester City tidak leluasa menciptakan peluang.

Organisasi pertahanan tersebut dilatih dengan detail oleh Alvaro Arbeloa. Setiap pemain memahami posisi dan perannya sehingga alur serangan Manchester City dapat diredam.

Data pertandingan menunjukkan dominasi Real Madrid dari sisi efektivitas. Manchester City hanya menghasilkan 0,59 expected goals, sedangkan Real Madrid mencatat 2,63 expected goals menurut FotMob.

Lini belakang Real Madrid juga tampil konsisten sepanjang laga. Antonio Rudiger dan Dean Huijsen bermain hampir tanpa kesalahan di jantung pertahanan.

Huijsen tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga efektif saat membangun serangan. Bek tersebut mencatat akurasi umpan 93,6 persen dari total 40 operan.

Ferland Mendy juga tampil solid di sisi kiri sebelum mengalami cedera. Selama babak pertama, ia tidak sekali pun dilewati dribel pemain Manchester City.

Federico Valverde Jadi Pembeda

Federico Valverde Jadi Pembeda

Pemain Real Madrid, Federico Valverde, merayakan golnya dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Real Madrid membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Federico Valverde. Gelandang Uruguay tersebut kembali mencetak gol tujuh menit kemudian untuk menggandakan keunggulan.

Valverde menutup penampilan luar biasanya dengan gol ketiga pada menit ke-42. Hattrick tersebut memastikan Real Madrid unggul nyaman sebelum turun minum.

Real Madrid sebenarnya memiliki peluang menambah gol pada babak kedua. Vinicius Junior mendapat kesempatan lewat titik penalti pada menit ke-58, tetapi tendangannya gagal berbuah gol.

Selain efektivitas di depan gawang, kerja keras Real Madrid saat menekan lawan juga terlihat jelas. Para pemain terus mencari momen pemicu pressing untuk merebut bola dari Manchester City.

Upaya tersebut membuat Real Madrid berkali-kali memenangkan bola kedua di berbagai area lapangan. Situasi ini membuat Manchester City sulit membangun serangan secara konsisten.

Hasil ini memberikan keuntungan besar bagi Real Madrid jelang leg kedua. Jika mampu mempertahankan performa yang sama, Real Madrid memiliki peluang besar melangkah ke perempat final Liga Champions.

Sumber: Managing Madrid