FOLLOW US:


Tersingkirnya Liverpool dari Liga Champions Disebut sebagai Hukum Alam

17-03-2020 09:15

 | Asad Arifin

Tersingkirnya Liverpool dari Liga Champions Disebut sebagai Hukum Alam
Pemain Liverpool James Milner (kiri) dan Takumi Minamino tertunduk lesu setelah Alvaro Morata mencetak gol ketiga Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 Liga Champions di Anfield, Kamis (12/3/20) dini hari WIB. © AP Photo

Bola.net - Liverpool harus mengakhiri kiprahnya di Liga Champions musim 2019/2020 ini pada babak 16 Besar. Menurut Sinisa Mihajlovic, tersingkirnya Liverpool adalah hukum alam.

Liverpool adalah unggulan di Liga Champions musim 2019/2020. Paling tidak, ada dua alasan mengapa The Reds menjadi unggulan. Pertama, status sebagai juara bertahan dan skuad yang tidak banyak berubah.

Kedua, Liverpool tampil begitu bagus di pentas domestik. Liverpool begitu konsisten di Premier League dan baru menelan satu kekalahan dari 29 laga yang dimainkan.

Namun, langkah Liverpool kandas di tangan Atletico Madrid. Setelah kalah 1-0 di leg pertama, Liverpool sempat berupaya bangkit pada leg kedua di Anfield. Hanya saja, Liverpool harus menelan kekalahan dengan skor 2-3.

1 dari 2

Manchester City Kandidat Juara Liga Champions

Sinisa Mihajlovic tidak merasa kaget dengan kegagalan Liverpool di Liga Champions. Sebab, cepat atau lambat, pasukan Jurgen Klopp disebut bakal terpeleset. Atletico pun dianggap layak lolos ke perempat final.

"Cepat atau lambat Jurgen Klopp bakal terpeleset. Itu adalah hukum alam dari performa luar biasa mereka," ucap Sinisa Mihajlovic dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

"Mereka menampilkan performa yang tidak pernah bisa diulang di Premier League sejauh ini dan mereka bakal menjadi juara. Liverpool mengejar gelar itu selama bertahun-tahun," ucap Sinisa Mihajlovic.

Tidak ada lagi Liverpool di Liga Champions, lantas siapa yang punya peluang besar menjadi juara? Sinisa Mihajlovic menjagokan Manchester City.

"Atalanta mencetak delapan gol melawan Valencia, mereka layak berada di perempat final dan bisa melangkah lebih jauh, tetapi favorit saya untuk memenangkan final masih Manchester City," ucap Sinisa Mihajlovic.

2 dari 2

Kelanjutan Musim 2019/2020

Musim 2019/2020 kini berada dalam ketidakpastian. Pandemi virus corona membuat kompetisi sepak bola di Eropa harus ditunda. Bukan hanya kompetisi lokal seperti Serie A dan Premier League, tetapi Liga Champions pun harus ditunda.

"Semua pihak harus punya pandangan yang sama. Tanpa kontroversi, atau alasan apa pun. Siapa yang menang, siapa yang kalah. Apa yang kita alami saat ini adalah pembelajaran," kata Sinisa Mihajlovic.

Pihak UEFA maupun otoritas di masing-masing liga belum mengambil keputusan. Ada banyak wacana yang berkembang, termasuk melanjutkan liga yang mungkin berakhir pada Juli dan menunda gelar Euro 2020.

Sumber: La Gazzetta dello Sport