
Bola.net - PSG jadi salah satu korban kedigdayaan Real Madrid di Liga Champions musim 2021/22 lalu. Juara Prancis itu mendapatkan harapan palsu untuk menundukkan si Raja Eropa.
Pertemuan dua tim top ini terjadi di babak 16 besar UCL 2021/22. Di atas kertas, skuad PSG lebih unggul karena memiliki bintang-bintang top seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Neymar.
Terbukti, PSG menang 1-0 dalam duel leg pertama di Paris. Mbappe mencetak gol tunggal, PSG pun digadang-gadang bisa menundukkan Madrid dan melangkah ke babak berikutnya.
Biar begitu, dua pekan setelahnya, PSG justru diapaksa mengakui nama besar Madrid di Liga Champions. Mereka takluk dengan skor 1-3 di Santiago Bernabeu.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sulit dipercaya
Kegagalan PSG itu pun dibicarakan kembali oleh salah satu pemain mereka, Ander Herrera. Gelandang senior ini mengakui bahwa hasil di Santiago Bernabeu sulit dipercaya.
Betapa tidak, saat itu angin berpihak pada PSG. Mereka dijagokan menang, bahkan sempat unggul 1-0 (agg. 2-0) terlebih dahulu di Bernabeu.
"Saya kira tidak [kekalahan di Bernabeu karena masalah mental]. Jelas ketika skornya 1-1 tim kami masih baik-baik saja. Namun, tidak banyak waktu antara skor 1-1 dan 1-2. Lalu jadilah 1-3," sambung Herrera.
"Saya tidak bisa berada di lapangan karena masalah dengan mata saya. Namun, saya bisa membayangkan rasa tidak percaya dari rekan-rekan."
Keajaiban Madrid

Menariknya, Herrera sempat kesulitan mencari alasan di balik kekalahan PSG dan penampilan ajaib Madrid di laga tersebut. Madrid tidak perlu main apik, tapi tetap bsia menang.
"Saya sempat kesulitan mencari-cari alasan. Saya pun harus sedikit mengakui bahwa Madrid punya aura spesial, bahwa Anda bahkan tidak bisa memberi ruang setengah meter," sambung Herrera."
"Biasanya tim harus main sangat baik untuk menang, Madrid tidak."
Seperti pemakaman
Kegagalan itu sepertinya sangat menghantam PSG. Mereka benar-benar layak menang dan sempat unggul, tapi segalanya berubah dengan cepat.
"Keeseokan harinya, rasanya seperti berada di pemakaman, bukan di ruang ganti. Sulit menemukan jawaban, sulit untuk bicara," tutup Herrera.
Sumber: AS, Bola, UEFA
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
-
Asia 23 Juli 2026 08:46Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:18RSPI Disiapkan Jadi Penyangga Layanan Kesehatan di Jakarta Utara
-
Liputan6 23 Juli 2026 16:05Putra Ferdy Sambo Dilantik Jadi Perwira Remaja Polri di Istana
-
Liputan6 23 Juli 2026 15:52Hotman Jawab Tudingan 30 Outlet Holywings Hasil TPPU Febrie Adriansyah
-
Liputan6 23 Juli 2026 15:52Menko Polkam Ungkap Pesan Prabowo Tentang Bahaya Narkoba
-
Liputan6 23 Juli 2026 15:48Istana Belum Bahas Pengganti Sudaryono sebagai Wamentan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305602/original/012733200_1784798325-IMG_2522.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305551/original/019290800_1784797519-IMG-20260723-WA0017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5352014/original/062526900_1758090393-vape_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300156/original/001773700_1784299348-65299532-31bb-4d3a-9661-bf22f4c4a599.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305521/original/033199400_1784796543-IMG-20260723-WA0075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304511/original/048687200_1784717620-bgn5.jpg)
