
Bola.net - Tensi sedikit memanas dalam konferensi pers jelang pertandingan Juventus melawan Manchester City. Pelatih Bianconeri, Thiago Motta, terlihat kesal dengan pertanyaan yang diajukan oleh seorang wartawan kepada pemain mudanya, Kenan Yildiz.
Pertanyaan tersebut seputar preferensi posisi bermain Yildiz. Wartawan tersebut ingin mengetahui apakah Yildiz lebih ingin bermain di posisi yang lebih dekat dengan gawang atau tetap di sayap kiri. Namun, cara penyampaian pertanyaan tersebut yang membuat Motta tidak senang.
"Anggap saja Thiago tidak ada di dekatmu sebentar," ujar wartawan tersebut. Mendengar hal itu, Motta langsung menyela, "Tidak mungkin, saya ada di sini!"
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Motta Menilai Wartawan Sudah Salah Sejak Awal
Motta merasa pertanyaan tersebut tidak sopan dan justru membuat Yildiz merasa tidak nyaman. "Pertanyaan sebelumnya sudah membuat pemain merasa malu," tegas Motta.
Motta menilai pertanyaan tersebut tidak adil karena mengabaikan peran pelatih dalam menentukan posisi pemain. "Bagaimana dia bisa berpura-pura pelatih tidak ada di sini? Pelatih ada di sini!" tegas Motta lagi.
Meski demikian, Yildiz menunjukkan sikap profesionalisme dengan menjawab pertanyaan tersebut dengan bijak. "Saya akan bermain di mana pun pelatih menginginkan saya!" jawab Yildiz yang langsung disambut baik oleh Motta.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 15 Mei 2026 23:24Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 Mei 2026 23:59Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Mei 2026 04:42Aston Villa vs Liverpool: Ollie Watkins Menggila, The Reds Merana
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Wesley Sneijder Prediksi Arsenal Akan Bernasib Seperti Inter Milan di Final Liga Champions Melawan PSG
PSG Siapkan Strategi Khusus Redam 'Haram Ball' Arsenal di Final Liga Champions
Terlalu Disiplin! Cristiano Ronaldo Minta Latihan Ekstra Hanya Gara-gara Segelas Sampanye
Legenda Liverpool Jagokan PSG Kalahkan Arsenal di Final Liga Champions
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5987209/original/056935200_1778881322-ollie_watkins_lawan_liverpool.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
