
Bola.net - Manajer Arsenal, Arsene Wenger memberikan opininya terkait perubahan sistem seeding Liga Champions. Mulai musim 2015/16, UEFA menetapkan bahwa tim penghuni pot 1 adalah mereka yang menjuarai tujuh liga kompetisi top Eropa di musim sebelumnya.
Hal ini tentu berbeda dengan sistem sebelumnya, yang menghitung pot unggulan berdasarkan prestasi di Eropa dalam lima tahun terakhir. Arsenal menjadi salah satu klub yang diuntungkan dengan sistem lama, mereka selalu menghuni pot 1 meski sudah cukup lama tak menjadi jawara Inggris.
Meski timnya kemungkinan besar akan melorot dalam pembagian seeding, namun Wenger mengaku tak terlalu mempermasalahkannya. Perubahan tersebut dianggap The Professor cukup masuk akal.
"Perubahan itu berarti kini menghadapi tim pot satu tak lagi selalu lebih sulit ketimbang pot tiga. Saya pikir hal itu tak mengubah apapun. Wajar jika UEFA mempertimbangkan perubahan sistem dari yang sekarang," ungkap Wenger dalam situs resmi klub.
"Sebelumnya, pembagian pot hanya tergantung dari hasil yang didapatkan di level Eropa dalam beberapa tahun terakhir, cukup logis saya pikir. Namun mereka beranggapan lain, kami tak sepenuhnya sepakat, namun bisa memakluminya. Bukan masalah besar bagi saya."[initial]
(afc/mri)
Hal ini tentu berbeda dengan sistem sebelumnya, yang menghitung pot unggulan berdasarkan prestasi di Eropa dalam lima tahun terakhir. Arsenal menjadi salah satu klub yang diuntungkan dengan sistem lama, mereka selalu menghuni pot 1 meski sudah cukup lama tak menjadi jawara Inggris.
Meski timnya kemungkinan besar akan melorot dalam pembagian seeding, namun Wenger mengaku tak terlalu mempermasalahkannya. Perubahan tersebut dianggap The Professor cukup masuk akal.
"Perubahan itu berarti kini menghadapi tim pot satu tak lagi selalu lebih sulit ketimbang pot tiga. Saya pikir hal itu tak mengubah apapun. Wajar jika UEFA mempertimbangkan perubahan sistem dari yang sekarang," ungkap Wenger dalam situs resmi klub.
"Sebelumnya, pembagian pot hanya tergantung dari hasil yang didapatkan di level Eropa dalam beberapa tahun terakhir, cukup logis saya pikir. Namun mereka beranggapan lain, kami tak sepenuhnya sepakat, namun bisa memakluminya. Bukan masalah besar bagi saya."[initial]
Baca Juga
- Chamberlain Terpukau Lihat Kemampuan Free Kick Alexis
- Gazidis: Arsenal Alami Kesulitan Besar Jika Wenger Pergi
- Chamberlain: Dominasi Arsenal di Timnas Berdampak Positif
- Dibekuk Chelsea, Szczesny Tolak Anggapan Arsenal Main Buruk
- Alexis Sanchez Yakin Arsenal Bisa Menangkan Trofi Apapun
- Wenger: Fabregas Terlalu Cepat Tinggalkan Barca
- Keown Sarankan Arsenal Buru Titisan Gilberto Silva
- Kontes Akurasi Ozil vs Cazorla vs Podolski, Siapa Menang?
- Chamberlain: Welbeck Sudah Hebat Sejak di MU
- Bomber Marseille 'Jual Diri' Pada Liverpool dan Arsenal
- Terlihat Berlatih di Inggris, Khedira Makin Dekat ke Arsenal?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Voli 6 Juni 2026 22:04Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
