
Bola.net - Maestro lini tengah Barcelona, Xavi, mengakui kehebatan Bayern Munich setelah timnya disingkirkan sang kampiun Jerman di semifinal Liga Champions 2012/13 dengan agregat telak tujuh gol tanpa balas.
Kalah 0-4 pada leg pertama di Allianz Arena, Barcelona butuh kemenangan minimal 5-0 saat ganti menjadi tuan rumah di Camp Nou pada leg kedua, Kamis (02/5). Namun, luka berupa empat gol yang mereka bawa dari Jerman justru diperparah oleh Bayern dengan tiga tikaman tambahan di Catalonia.
Barcelona sendiri tampil dengan skuad pincang menyusul absennya Carles Puyol, Eric Abidal, Javier Mascherano, Sergio Busquets dan Lionel Messi. Namun, Xavi tak mau menjadikannya alasan.
"Barisan pertahanan kami bermasalah dengan absennya Puyol dan Abidal. Mascherano, Busquets, serta Messi juga cedera. Namun, itu bukan alasan. Bayern memang lebih baik," papar Xavi kepada Canal+.
Tanpa gol di babak pertama, padahal Barcelona butuh gol cepat untuk melancarkan jalan menuju comeback, mereka justru dipukul oleh opener Robben setelah jeda, lalu disusul own goal Gerard Pique, serta penyelesaian Thomas Muller. Menurut Xavi, gol Robben lah yang menghancurkan asa Blaugrana, karena agregat sementara langsung berubah menjadi 0-5.
"Setelah gol Robben, segalanya jadi mustahil. Saya ingin memberi selamat kepada Bayern. Kami tidak berada dalam kondisi terbaik, tapi mereka memang pantas ke final," pungkasnya.
Dengan hasil ini, berarti Barcelona sudah dua musim berturut-turut kandas di babak semifinal. Musim lalu, mereka disingkirkan Chelsea, yang juga menandai berakhirnya era Josep Guardiola di Catalonia. [initial]
Martinez: Absennya Messi Mengejutkan
Kalah 0-4 pada leg pertama di Allianz Arena, Barcelona butuh kemenangan minimal 5-0 saat ganti menjadi tuan rumah di Camp Nou pada leg kedua, Kamis (02/5). Namun, luka berupa empat gol yang mereka bawa dari Jerman justru diperparah oleh Bayern dengan tiga tikaman tambahan di Catalonia.
Barcelona sendiri tampil dengan skuad pincang menyusul absennya Carles Puyol, Eric Abidal, Javier Mascherano, Sergio Busquets dan Lionel Messi. Namun, Xavi tak mau menjadikannya alasan.
"Barisan pertahanan kami bermasalah dengan absennya Puyol dan Abidal. Mascherano, Busquets, serta Messi juga cedera. Namun, itu bukan alasan. Bayern memang lebih baik," papar Xavi kepada Canal+.
Tanpa gol di babak pertama, padahal Barcelona butuh gol cepat untuk melancarkan jalan menuju comeback, mereka justru dipukul oleh opener Robben setelah jeda, lalu disusul own goal Gerard Pique, serta penyelesaian Thomas Muller. Menurut Xavi, gol Robben lah yang menghancurkan asa Blaugrana, karena agregat sementara langsung berubah menjadi 0-5.
"Setelah gol Robben, segalanya jadi mustahil. Saya ingin memberi selamat kepada Bayern. Kami tidak berada dalam kondisi terbaik, tapi mereka memang pantas ke final," pungkasnya.
Dengan hasil ini, berarti Barcelona sudah dua musim berturut-turut kandas di babak semifinal. Musim lalu, mereka disingkirkan Chelsea, yang juga menandai berakhirnya era Josep Guardiola di Catalonia. [initial]
Martinez: Absennya Messi Mengejutkan
Rosell: Selamat Bayern, Kalian Pantas ke Final
Pique: Messi Main Pun, Barca Tetap Kandas
Pique: Gol Pertama Runtuhkan Mental Barca
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 5 April 2026 00:54Link Live Streaming Atletico Madrid vs Barcelona di La Liga Hari Ini
-
Liga Inggris 4 April 2026 20:00Bayern Munchen Ikhlaskan Bintang Mereka Gabung Manchester United?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 5 April 2026 01:26 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:11 -
Liga Spanyol 5 April 2026 01:03 -
Liga Spanyol 5 April 2026 00:54 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:46 -
Liga Inggris 5 April 2026 00:37
HIGHLIGHT
- 6 Pencetak Gol Termuda Premier League: Dari Magis ...
- 5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri da...
- 10 Rekor Liga Champions yang Mungkin Tak Akan Pern...
- 5 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- 4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Lev...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546481/original/093900200_1775308550-Persebaya_vs_Persita.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500251/original/094132900_1770847449-000_974E3FU.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546473/original/070798600_1775308121-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546439/original/023859300_1775300639-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5546425/original/053839400_1775297732-Potret_penggawa_pada_45_menit_pertama.______PSMPERSIS_-__LaskarSambernyawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5546395/original/009180300_1775294144-Breath_of_Fire_IV_Steam_vs_GOG__Mana_yang_Lebih_Layak_Dibeli_.jpg)
