
Bola.net - Baru baru ini gelandang Barcelona, Xavi mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara dengan Panenka Magazine. Dalam momen tersebut, gelandang 33 tahun tersebut memberikan sejumlah opini kontroversial terkait sikap antipatinya terhadap sepakbola negatif.
Salah satu yang menjadi perdebatan adalah komentar sang gelandang terkait gelar juara Liga Champions yang diraih Internazionale di bawah asuhan Jose Mourinho di tahun 2010. Menurut Xavi, raihan trofi tersebut tak layak dikenang karena diraih dengan cara memainkan sepakbola defensif.
Kritikan Xavi pun merembet kepada sosok Roberto Di Matteo yang membawa Chelsea menjuarai Liga Champions pada tahun 2012. Menurutnya, apa yang dilakukan Di Matteo tak ada bedanya dengan Mourinho dan tak layak disebut sebagai sepakbola.
"Di Matteo sama saja dengan Mourinho. Dia memang membawa timnya memenangkan Liga Champions, namun bagi saya Chelsea tidak terlihat seperti bermain sepakbola," kritik pria bernama lengkap Xavier Hernandez Creus ini.
"Karena itulah saya senang bermain untuk Barca, kami memiliki filosofi kami sendiri." (pm/mri)
Salah satu yang menjadi perdebatan adalah komentar sang gelandang terkait gelar juara Liga Champions yang diraih Internazionale di bawah asuhan Jose Mourinho di tahun 2010. Menurut Xavi, raihan trofi tersebut tak layak dikenang karena diraih dengan cara memainkan sepakbola defensif.
Kritikan Xavi pun merembet kepada sosok Roberto Di Matteo yang membawa Chelsea menjuarai Liga Champions pada tahun 2012. Menurutnya, apa yang dilakukan Di Matteo tak ada bedanya dengan Mourinho dan tak layak disebut sebagai sepakbola.
"Di Matteo sama saja dengan Mourinho. Dia memang membawa timnya memenangkan Liga Champions, namun bagi saya Chelsea tidak terlihat seperti bermain sepakbola," kritik pria bernama lengkap Xavier Hernandez Creus ini.
"Karena itulah saya senang bermain untuk Barca, kami memiliki filosofi kami sendiri." (pm/mri)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 14:39Prediksi Bolivia vs Skotlandia 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 14:28Prediksi Qatar vs El Salvador 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 14:14Prediksi Panama vs Bosnia dan Herzegovina 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 13:55DPR Ungkap BGN Tak Pernah Konsultasi Pengadaan Motor hingga Sepatu
-
Liputan6 5 Juni 2026 13:48Ramai Pejabat Terseret Korupsi, Menkum Ingatkan ASN Jangan Main-Main
MOST VIEWED
Tim Terbaik Liga Champions 2025/2026: PSG Dominasi dengan 5 Pemain, Arsenal Sumbang 3
Penilaian Pedas: Arsenal Belum Masuk Level PSG, Bayern Munchen, dan Barcelona
Main 120 Menit di Final Liga Champions, William Saliba Kini Terancam Absen di Piala Dunia
Bukan Trofi Liga Champions, Marquinhos Sebut Pelukan untuk Gabriel sebagai Momen Terbaiknya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824588/original/098674800_1780643713-1001330902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824444/original/055507100_1780643609-IMG_1975.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7690730/original/050847900_1780488058-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5319810/original/091948000_1755575616-1000526552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/725520/original/Penjagaan-Daerah-140821.jpg)
