FOLLOW US:


Afrika Selatan

09-06-2010 17:23
Afrika Selatan
(c)afp
Afrika Selatan (c)afp

Bola.net - Afrika Selatan berlaga di Piala Dunia pertama di Benua Afrika. Tim nasional Afsel dituntut berprestasi tinggi di hadapan publik sendiri karena status mereka sebagai tuan rumah.

Afrika Selatan (Afsel) kembali diakui FIFA sebagai anggota pada tahun 1991 setelah dikeluarkan sejak 26 September 1961 akibat adanya rezim apartheid. Bafana Bafana memainkan laga pertamanya sejak berakhirnya masa hukuman mereka di tiga dekade terakhir, saat mengalahkan Kamerun 1-0 pada 7 Juli 1992.

Sejak itu Afsel pelan-pelan bangkit. Hasilnya, mereka membuat prestasi bagus dengan lolos beruntun ke putaran final Piala Dunia 1998 dan Piala Dunia 2002. Namun, langkah mereka tereliminasi di babak pertama penyisihan group. Tahun 2010, mereka kembali tampil di putaran final Piala Dunia 2010 dengan status tuan rumah.

Afsel sukses menembus semifinal Piala Konfederasi 2009, meski akhirnya mereka tumbang dari Brasil, Itu menjadi modal berguna bagi pasukan "Bafana Bafana". Setidaknya, mereka bisa melupakan kekecewaan lantaran gagal tampil di putaran final Piala Afrika.

Di Piala Dunia 2010 mereka harus bersaing dengan tim penghuni grup A lainnya: Prancis, Meksiko, dan Uruguay. Ketiga negara itu telah menjadi langganan tampil di Piala Dunia. Bahkan Prancis dan Uruguay pernah naik ke podium juara.

Hasil pertandingan uji coba mereka sebelum Piala Dunia ini belum memuaskan. Dari 11 laga terakhir di era kepelatihan Joel Santana, mereka hanya menang sekali dan hanya mencetak 10 gol. Itu membuat Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) kembali mengangkat Carlos Alberto Parreira sebagai pelatih. Carlos Alberto Parreira sempat mundur lantaran gagal membawa Afsel lolos ke Piala Afrika.

Selama ditangani Parreira, performa Mokoena dkk juga belum maksimal. Problem utama mereka adalah kurang tajamnya produktivitas, lemahnya soliditas tim dan kurangnya motivasi.

Afsel menargetkan lolos ke babak kedua. Status sebagai tuan rumah tidak akan banyak membantu, apalagi meringankan beban mereka. Karena itu tugas berat benar-benar menanti mereka. (bola/dod/cax)



Berita Terkait