FOLLOW US:


3 Alasan Kenapa Manchester United Terpuruk musim ini

06-11-2019 16:22

 | Aga Deta

3 Alasan Kenapa Manchester United Terpuruk musim ini
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer © AP Photo

Bola.net - Manchester United pulang dengan tangan hampa dari Vitality Stadium. Mereka takluk 1-0 dari Bournemouth pada pekan ke-11 Premier League hari Sabtu (2/11) malam.

Ini merupakan kekalahan keempat yang diderita United pada ajang Premier League musim ini. Kekalahan tersebut membuat pasukan Ole Gunnar Solskjaer terpuruk di peringkat ke-10.

Sejak awal musim, United memang kesulitan di Premier League. Mereka selalu gagal memenangkan dua pertandingan berturut-turut di liga.

Banyak yang diharapkan dari Solskjaer setelah kembali ke Old Trafford pada musim lalu. Namun, Setan Merah sekarang mengalami kemunduran yang cukup signifikan di bawah asuhannya.

Solskjaer bisa dibilang masih belum berpengalaman menangani klub sebesar Setan Merah. Namun, masih ada beberapa masalah lainnya yang menyebabkan United mengalami kesulitan pada musim ini.

Berikut ini tiga alasan mengapa Manchester United terpuruk pada musim ini seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 3

Kurang Konsisten

Kurang Konsisten
Penyerang Manchester United, Marcus Rashford. © AP Photo

Ketika Solskjaer ditunjuk sebagai manajer interim di Old Trafford, Manchester United mencapai tingkat konsistensi dalam permainan mereka. Semua pemain menyatu dan tim bermain bagsu. Namun, semuanya menjadi berantakan pada akhir musim dan United tidak pernah bisa pulih lagi.

United gagal meniru performa impresif mereka pada musim ini dan itu menjadi kutukan mereka. Para pemain ikut bertanggung jawab dan level performa mereka bervariasi setiap minggunya. Setelah memulai musim dengan kemenangan 4-0 atas Chelsea, United gagal mengumpulkan momentum dan sudah kalah 4 kali dan imbang 4 kali dari 11 pertandingan di liga sejauh ini. Beberapa pemain brilian dalam satu pertandingan tetapi menghilang di pertandingan berikutnya dan itu telah merusak peluang United. Akibatnya, Setan Merah gagal menunjukkan performa yang diharapkan.

Tim terbaik di dunia dirancang untuk konsisten dan tampil pada level yang sama setiap minggu. Sayangnya, United gagal melakukannya pada musim ini dan mereka harus menanggung akibatnya.

2 dari 3

Pergerakan di Bursa Transfer

Pergerakan di Bursa Transfer
Wakil ketua Manchester United, Ed Woodward (tengah). © AP Photo

Ketika Solskjaer menjanjikan perombakan besar-besaran di Manchester United, sudah jelas bahwa dia membutuhkan waktu untuk membuat semuanya bekerja dengan baik. Mengingat United sedang amburadul, semua orang berharap Setan Merah berinvestasi besar-besaran di bursa transfer dan memperkuat area yang tepat. Sayangnya, performa United di musim panas tidak mengesankan.

Setelah dikaitkan dengan sejumlah pemain, Manchester United hanya mendatangkan tiga pemain. Meski ketiganya merupakan tambahan yang bagus untuk tim, tetapi United mungkin membutuhkan pemain yang lebih banyak lagi sebelum awal musim.

Setan Merah menjual Marouane Fellaini pada bulan Januari dan kemudian kehilangan Ander Herrera secara gratis di musim panas. Gelandang adalah prioritas utama, tetapi United gagal mendapatkannya di musim panas. Itu akan menjadi keputusan yang sangat disesali oleh Solskjaer. United saat ini kekurangan gelandang sehingga penampilan mereka tidak maksimal.

Kesalahan lainnya adalah gagal menambah striker setelah melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez. Meskipun Solskjaer sudah tepat melepas mereka, tetapi tidak mendatangkan penggantinya sangat merugikan United. Dengan Anthony Martial dan Marcus Rashford yang bergantian cedera, Solskjaer hanya punya Mason Greenwood di bangku cadangan dan mengharapkan pemain berusia 18 tahun untuk menjadi pencetak gol utama bagi United sangat tidak realistis.

3 dari 3

Cedera

Cedera
Paul Pogba © AP Photo

Solskjaer sangat tidak beruntung dengan cedera belakangan ini. Bahkan sebelum awal musim, United kehilangan Eric Bailly karena cedera lutut yang membutuhkan operasi dan Pantai Gading itu diperkirakan tidak akan kembali tahun ini. Timothy Fosu-Mensah juga harus menjalani operasi ligamen dan hari kembalinya masih belum diketahui. Diogo Dalot absen dalam 5 pertandingan karena cedera pinggul pada awal musim. Dia kembali sebentar pada bulan September tetapi mengalami cedera pangkal paha dan absen sejak pertengahan Oktober. Axel Tuanzebe juga mengalami cedera punggung sebelum pertandingan Liverpool.

Anthony Martial absen dalam 9 pertandingan musim ini karena cedera hamstring sebelum kembali belakangan ini dan dia mungkin adalah pemain yang paling dirindukan United. Luke Shaw mengalami cedera hamstring pada akhir Agustus dan kembalinya dirusak oleh cedera otot pada pertengahan Oktober. Sampai sekarang, pemain Inggris itu sudah absen dalam 14 pertandingan.

Namun, kehilangan terbesar mereka adalah Paul Pogba. Pemain Prancis itu adalah jantung kreatif dari tim United dan taktik Solskjaer tidak berfungsi karena ketidakhadirannya. Pogba absen hampir sepanjang bulan September karena cedera pergelangan kaki. Dia kembali beraksi melawan Rochdale di Carabao Cup dan juga menjadi starter melawan Arsenal di Premier League. Namun, gelandang Prancis itu kemudian masuk ruang perawatan karena masalah pergelangan kaki dan belum kembali sejak saat itu. Dia sudah melewatkan 10 pertandingan sejauh ini.

Jika para pemain Solskjaer berada dalam kondisi yang fit sejak awal musim, mungkin perjalanan United pada musim ini sama sekali berbeda.

Sumber: Sportskeeda