FOLLOW US:


3 Area yang Harus Segera Diperbaiki Manchester United

31-08-2020 12:35

 | Aga Deta

3 Area yang Harus Segera Diperbaiki Manchester United
Bendera Manchester United © AP Photo

Bola.net - Manchester United ingin meningkatkan kekuatan skuadnya pada musim panas ini. Setan Merah tidak ingin tertinggal lagi dalam perburuan gelar Premier League pada musim depan.

Manchester United meraih hasil bagus di masa restart Premier League pasca pandemi corona. United nangkring di posisi tiga besar klasemen akhir di belakang Manchester City dan Liverpool.

Musim panas ini mereka memiliki kesempatan bagus untuk membangun dan menambah kedalaman skuat. Ole Gunnar Solskjaer butuh injeksi sejumlah pemain baru di beberapa posisi agar bisa jadi penantang juara musim depan.

Uang bukan masalah bagi Manchester United, yang notabene masuk deretan klub terkaya di dunia. Ed Woodward, Executive Vice Chairman United jadi sosok yang dikritik seiring lambatnya pergerakan klub di bursa transfer pemain.

Situs Sportskeeda menganalisis sejumlah titik lemah Manchester United. Mereka perlu melakukan peremajaan atau menambah kedalaman agar bisa kompetitif di musim 2020-2021. Simak ulasannya di bawah ini:

1 dari 3

Bek Tengah

Bek Tengah
Kapten Manchester United, Harry Maguire © AP Photo

Kedatangan Harry Maguire ternyata tak benar-benar menyelesaikan persoalan lini belakang Manchester United. Sisi pertahanan merek masih terlihat goyah.

Setan Merah membutuhkan mitra Maguire, terutama seseorang yang memiliki kekuatan di kaki kiri, karena itu akan membantu membangun permainan dari belakang dan juga memberikan lebih banyak keseimbangan ke lini belakang.

Opsi pertama yang bisa dipertimbangkan Manchester United dalam hal ini adalah bek tengah Borussia Dortmund, Dan-Axel Zagadou. Pemain asal Prancis itu dinilai punya kemiripan denga Samuel Umtiti.

Ia tipikal bek yang paten mengolah bola membuatnya menjadi bek tengah ideal di era modern.

Musim lalu, ia memiliki tingkat penyelesaian umpan 91,7%, penyelesaian umpan jauh 85,7% dan membuat 4,26 umpan per 90 ke sepertiga akhir.

Dia juga mencatat rata-rata 3,26 duel udara yang dimenangkan per 90 musim lalu, dengan persentase kemenangan 71,9. Dengan sisa kontrak dua tahun, Dortmund mungkin terbuka untuk menjual Zagadou dengan harga yang tepat.

Opsi lain yang dapat dipertimbangkan Manchester United untuk posisi ini adalah David Alaba.

Alaba tampil ciamik sebagai bek tengah musim ini dan merupakan bagian integral dari tim pemenang treble Bayern Munchen. Dia memiliki penyelesaian operan 90,6% dan rata-rata 9,98 umpan ke sepertiga akhir per 90, yang merupakan yang terbanyak untuk seorang bek tengah mana pun di lima liga teratas Eropa.

Pemain Austria itu hanya memiliki satu tahun tersisa di kontraknya saat ini dengan Bayern Munchen, bocorannya ia ingin mencicipi tantangan baru di Premier League. Ayo, United sikat!

Pau Torres juga cocok buat Manchester United. Pemain berusia 23 tahun itu menjalani musim menawan di klubnya Villareal, yang membantunya mendapatkan panggilan pertama ke tim nasional Spanyol pada November silam.

Dia diberkati dengan kecepatan kilat dan postur yang atletis. Saat ini ia merupakan bek tercepat di La Liga musim lalu, dengan kecepatan tinggi 34,9 km/jam. Torres sangat tenang dalam bertahan dan hanya menggiring bola melewati 0,2 kali per 90 musim lalu.

Klub seperti Barcelona dikatakan memantau situasinya. Sementara kontraknya masih tersisa empat tahun, ada klausul pelepasan senilai 45,5 juta poundsterling dalam kontraknya, nominal yang amat terjangkau buat United.

2 dari 3

Gelandang Jangkar

Gelandang Jangkar
Nemanja Matic © MUFC Official

Nemanja Matic menikmati kebangkitan di lini tengah untuk Manchester United sejak masa restart. Namun, pada usia 32 tahun, dia bukan prospek jangka panjang untuk Setan Merah.

Manchester United perlu menandatangani gelandang bertahan yang bisa dipasangkan dengan Pogba dan juga memberikan perlindungan untuk pertahanan.

Opsi pertama yang mungkin dipertimbangkan Manchester United dalam hal ini adalah gelandang William Carvalho.

Carvalho adalah opsi murah meriah untuk Setan Merah, tetapi bisa menjadi tambahan yang bagus untuk lini tengah Manchester United. Dia adalah pemain internasional Portugis yang memiliki kekuatan pertahanan yang luar biasa. Dengan membaca permainan yang sangat baik, dia juga memiliki kesadaran posisi yang luar biasa dan tahu bagaimana memecah permainan lawan.

Umpan-umpannya sangat luar biasa; ia memiliki 89% penyelesaian operan di La Liga musim lalu. Carvalho adalah sosok pemain defensif yang mengesankan dan memiliki fisik yang prima untuk sukses di Premier League.

Opsi lain yang bisa dipertimbangkan Manchester United untuk lini tengah bertahan adalah Eduardo Camavinga yang masih berusia 17 tahun. Gelandang Rennes adalah salah satu prospek muda paling cemerlang di Eropa dan telah dikaitkan dengan klub elite semacam Real Madrid.

Camavinga adalah salah satu percikan paling cemerlang di Ligue 1 musim lalu. Dia rata-rata berhasil mencetak 7,73 tekanan per 90 dan memenangkan 2,3 tekel yang dimenangkan per 90. Dia juga melakukan rata-rata 1,46 intersepsi per gim dan memiliki tingkat penyelesaian operan yang rapi sebesar 89%.

Opsi ketiga untuk lini tengah pertahanan tengah Manchester United adalah gelandang Atletico Madrid asal Ghana, Thomas Partey.

Jenderal lini tengah telah banyak dikaitkan dengan Arsenal, tetapi klub London tampaknya enggan membayar klausul pelepasan 45 juta poundsterling, banderol murah buat klub sekelas Manchester United.

Partey bermain terutama sebagai gelandang bertahan dalam sistem 4-4-2 Diego Simeone tetapi juga bisa menjadi gelandang box-to-box.

Dia rata-rata melakukan 2,3 tekel dan 1,5 intersepsi per pertandingan musim lalu dan merupakan pemenang pertarungan perebutan bola yang luar biasa. Ia juga dikenal karena dribblingnya; ia membuat rata-rata 1,8 dribel sukses per 90 musim lalu, melakukannya dengan tingkat keberhasilan dribel yang sangat tinggi yaitu 84%.

3 dari 3

Penyerang Sayap Kanan

Penyerang Sayap Kanan
Penyerang Manchester United, Marcus Rashford. © AP Photo

Trio lini depan Mason Greenwood, Marcus Rashford dan Anthony Martial tampil cemerlang sepanjang musim ini. Manchester United membutuhkan pemain serep di sayap kanan. Dan Daniels James belum siap menjadi starter.

Di sisi lain, Mason Greenwood lebih maksimal jika dimainkan sebagai ujung tombak. Ada beberapa winger kanan potensial yang bisa dibeli Red Devils.

Yang pertama dalam hal ini adalah Lucas Ocampos, pemain sayap Argentina, yang golnya membuat Manchester United tersingkir dari Liga Europa di babak semifinal.

Dia tampil luar biasa untuk Sevilla musim lalu; klub finis keempat dan memenangkan Liga Europa, dengan Ocampos mencetak 14 gol dan mengantongi tiga assist.

Ocampos bisa sangat langsung. Itu terbukti dari jumlah 2,7 tembakan per gim musim lalu serta 2,97 dribel sukses per 90. Ia juga dikenal karena kecepatan dan gerakan cerdasnya di sepertiga akhir, yang membuatnya menjadi ancaman di depan gawang.

Ismaila Sarr dari Watford juga opsi yang menarik. Sarr memiliki lebih banyak pengalaman berkiprah di Premier League daripada Ocampos, dan bisa menjadi pilihan yang jauh lebih murah mengingat Watford telah terdegradasi.

Dia berhasil mencetak lima gol dan empat assist di Liga Inggris musim lalu. Statistiknya menunjukkan bahwa pemain sayap itu bisa lebih produktif. Sarr menciptakan 3,23 aksi menciptakan tembakan per 90 dan mengelola 2,27 dribel per 90.

Aset paling berbahaya dari sang winger, bagaimanapun, adalah kecepatan dan pergerakannya yang luar biasa, sesuatu yang terutama terlihat pada musim lalu ketika Watford mengakhiri rekor tak terkalahkan sang juara Liverpool dengan kemenangan 3-0.

Pemain ketiga yang ideal untuk posisi ini adalah Jadon Sancho.

Sancho menjalani musim 2019-2020 yang luar biasa, mencetak 17 gol dan mengantongi 16 assist untuk Borussia Dortmund di Bundesliga. Dia memiliki statistik non-penalti yang menakjubkan 0,35 per 90 serta xA 0,32 per 90. Orang Inggris itu rata-rata mencetak 3,78 dribel dan 4,39 aksi pembuatan tembakan per 90 musim lalu.

Manchester United dan Dortmund sedang tawar-menawar untuk merealisasikan transfer sang wonderkid. Dortmund meminta biaya transfer lebih dari 100 juta poundsterling. Meskipun harganya terlihat mahal, mendatangkan pemain sekaliber Sancho hukumnya wajib bagi United yang mencoba kembali mendominasi Premier League.

Sumber: Sportskeeda

Disadur dari Bola.com (Ario Yosia/29 Agustus 2020)